PG PAUD UNY (Eka)

Hai sahabat intipers! Aku Eka Oktavianingsih, biasa dipanggil Eka. Saat ini aku sedang melanjutkan studi S2 ku di jurusan Pendidikan Anak Usia Dini di Universitas Negeri Yogyakarta dengan beasiswa LPDP. Beasiswa LPDP merupakan beasiswa yang paling diburu saat ini. Kegiatanku saat ini selain kuliah juga aktif di organisasi Keluarga Mahasiswa Pascasarjana UNY. Aku diamanahi menjadi ketua biro Penelitian dan Publikasi. Ketika akhir pekan aku membantu di salah satu PAUD inklusi di Kota Yogyakarta. Aku menjadi relawan di sana, setelah sebelumnya aku pernah menjadi shadow teacher di sana juga.

Dulunya aku juga kuliah S1 angkatan 2011 di jurusan PG-PAUD di kampus tercinta, UNY. Hehe. Pada kesempatan kali ini, aku mau sedikit berbagi pengalaman kuliah di jurusan PAUD buat para intipers yang pengen jadi guru.

Okay, mungkin ketika kalian mendengar kata jurusan PAUD langsung terbesit pikiran kalau kuliah di jurusan PG-PAUD bakal banyak diajarin nyanyi-nyanyi, tepuk-tepuk, nari-nari gitu. PG-PAUD sendiri merupakan kepanjangan dari Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Memang sih output dari jurusan ini adalah calon-calon guru PAUD yang ngajarin nyanyi dan tepuk-tepuk. Memang nggak sepenuhnya salah sih, tapi emang kita gak sepenuhnya belajar tentang itu. Kita sebagai calon guru harus mempelajari tentang psikologi anak, mulai tumbuh kembangnya, cara belajarnya, dan penanganan yang tepat pada anak-anak yang memiliki hambatan tertentu. Selain itu, kita juga belajar mengenai ilmu pendidikan, di mana kita harus menguasai dasar-dasar mendidik, metode, strategi, teknik, pendekatan, sampai media pembelajaran. Ya namanya juga calon guru, ya harus tahu bagaimana cara mengajar dan mendidik yang tepat. Oh iya, masih ada lagi, kita juga belajar tentang seni untuk anak usia dini, mulai seni rupa, seni musik, sampai seni tari. Wow banget kan, kita dilatih untuk bisa mengajar berbagai bidang ke anak. Opss, ada lagi, kita juga harus tahu aspek-aspek kesehatan dan fisik anak. Udah kayak dokter aja yah kita. Hehe. Emm, aku hampir kelupaan nih, ada mata kuliah wajib seperti bahasa Inggris, statistika, bahasa indonesia, agama, dan PKn. Mata kuliah wajib ini merupakan mata kuliah yang harus diambil oleh mahasiswa semua jurusan lho, keren nggak tuh.

Diskusi ketika di luar kelas

Dosen-dosen di jurusan PAUD juga sangat baik, open-minded, terbuka, inspiring, masih muda, dan sering memotivasi kita. Biasanya kita di kelas juga diperbolehkan sharing, diskusi, baik antar mahasiswa maupun dengan dosen. Pokoknya di kelas serasa singkat sekali jam perkuliahannya. Selain itu, beliau-beliau juga welcome ketika mau konsultasi masalah studi kita. Bisa lewat wa, mapun ketemu langsung. Asal kita sopan, maka beliau-beliau ini pasti juga bakal membantu kita guys.

Tugas-tugas kuliahnya juga sangat variatif, ada yang berbentuk makalah, presentasi, membuat APE (Alat Permainan Edukatif), magang, observasi di sekolah, proyek seni seperti pameran karya seni rupa 2 dimensi dan 3 dimensi serta pagelaran opera anak. Nah yang paling berkesan sih tugas terakhir ini ya guys, yaitu pagelaran opera anak. Pada mata kuliah esetetika gerak anak usia dini di semester 6, kita secara berkelompok diminta membuat sebuah tarian yang mengandung sebuah cerita yang mudah dipahami anak-anak. Selain membuat gerakan dan alur cerita, kita juga membuat instrumen musiknya. Nah setelah kita sekelompok membuat cerita, gerakan, dan instrumen musik, kemudian kami diminta menampilkan di depan dosen dan teman-teman sekelas. Setelah diberi masukan dosen, kami diminta mengajarkan karya kami kepada anak di TK tertentu yang pada akhirnya akan ditampilkan secara terbuka di Auditorium UNY. Selain belajar bagaimana cara mengajarkan tari kepada anak, kita juga belajar memanajemen waktu, kostum, dan yang berhubungan dengan pertunjukan. Serasa jadi anak seni tari kalau kayak gini, hehe.

Kegiatan Semarak Mahakarya KMP UNY 2016

Oh iya, pasti kalian penasaran kan kalau bedanya PAUD sama TK itu apa? Kalau lulus jurusan PG-PAUD itu bisa jadi guru TK nggak? Okay, akan kujawab satu per satu. PAUD sendiri merupakan kepanjangan dari Pendidikan Anak Usia Dini di mana PAUD terdiri dari SPS (Satuan PAUD Sejenis), TPA (Tempat Penitipan Anak), KB (Kelompok Bermain), TK (Taman Kanak-kanak), dan Pra SD (Sekolah Dasar). Namanya anak usia dini itu ya anak usia 0 sampai 6 tahun, jadi PAUD merupakan bentuk layanan pendidikan untuk anak usia 0 sampai dengan 6 tahun. So otomatis jika kita lulus dari jurusan PG-PAUD, kita bisa jadi guru/pendidik/pengasuh di SPS,TPA, KB, TK, dan Pra SD.

Wow peluangnya memang banyak banget kerja setelah lulus dari jurusan PAUD. Aku sendiri selama menjadi mahasiswa S1 juga sering magang di TK yang bagus. Setelah lulus pun banyak di antara kita menjadi guru di TK swasta yang kualitasnya bagus (Budi Mulia, Rumah Citta, TK Pedagogia UNY, etc) dan TK Internasional. Jadi tidak perlu khawatir ketika lulus dari jurusan PAUD S1. Pilihan lain juga ada lho, banyak di antara kita juga mengikuti program pemerintah yaitu seperti SM3T dan bekerja di Dirjen PAUDNI di Jakarta. Selain itu, kita juga bisa melanjutkan kuliah S2 kalau pengen jadi dosen. Peluang menjadi dosen PAUD memang sangat besar, mengingat masih sedikit lulusan S2 dan S3 PAUD, sedangkan kampus-kampus banyak yang membuka jurusan S1 PAUD. Jika kalian punya materi lebih, kalian juga bisa membuka sekolah PAUD lho mumpung sekarang kesadaran masyarakat akan PAUD sudah baik. Masyarakat juga sudah mulai mempertimbangkan kualitas PAUD yang akan menjadi sekolah untuk anak-anaknya. Now tunggu apalagi, jurusan PG-PAUD patut kalian pertimbangkan ya guys dalam kelanjutan studi! Good Luck 🙂

Tentang Penulis : Eka Oktavianingsih, S.Pd

Linkedin : Eka Oktavianingsih

Instagram : @ekaoktavia55

Blog : tangananakdesa.wordpress.com

Kode Konten : X178

Ayo tanya ka Eka disini ! Kami akan kirim balasan melalui email kamu. :)

Your email address will not be published. Required fields are marked *