Hello Good People
I am very glad to welcome you through intipjurusan.com, perkenalkan nama saya Khajjar Rohmah. Saya bisa dipanggil Khajjar, tapi teman-teman terdekat saya biasa memanggil Jarroh. Singkatan dari Khaj-JarRoh-mah. Siapa tau kalian mau jadi teman terdekat saya selanjutnya, 😀 (wkwkwkw). But honestly, saya lebih senang dipanggil Khajjar sih. Dipanggil Jarroh itu karena saya dulu SMA berasrama, yang namanya Hajar lebih dari satu. Ada Hajar Muslim, ada Hajar Aswad. Jadi untuk membedakan, saya dipanggil Jarroh. Karena sekarang udah gak tinggal satu asrama lagi, jadi panggil Khajjar aja yaa.
Oke sorry kalo kelamaan bahas nama, dikesempatan kali ini saya mau sharing tentang jurusan saya buat para lulusan SMA yang lagi bingung pilih-pilih jurusan. Siapa tau setelah membaca tulisan ini, kalian bisa terinspirasi, atau mungkin malah tambah bingung karena pilihan jurusannya jadi lebih banyak, LOL ^L^.
Jadi saya ini adalah mahasiswi Jurusan Ilmu Hubungan Internasional (HI) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) di universitas tertua, terbesar, dan terbaik di Kalimantan Timur. Universitas Mulawarman. Atau biasa disingkat Unmul. Saya mahasiswa baru di tahun 2013, jadi sekarang saya udah semester delapan. Insha Allah tahun ini bakal lulus. Jadi bantu doa yaa temen-temen.
Kalo pertama kali denger jurusan HI, apasih yang terlintas dipikiran kalian? Saya sering nemuin beberapa persepsi orang tentang jurusan HI. Jadi kalo saya ditanya kuliah dijurusan apa, setelah mendengar jawaban saya mereka pasti bilang gini, “Wah HI, pintar bahasa Inggris dong,”
“HI, bisa berapa bahasa asing?”
“HI kuliahnya pake bahasa Inggris yaa?”
“Kuliahnya sama mahasiswa asing?”
Oke saya jawab satu-satu. Pertama saya jelasin dulu apa itu HI. Dari materi yang saya dapat di semester satu secara teori, International relations is an academic discipline that focuses on the study of the interaction of the actors in international politics, including states and non-state actors and concerned with relations across boundaries of nation-states.
Yang saya garis bawahi itu adalah poin penting dari definisi HI. Jadi HI adalah sebuah interaksi aktor negara maupun non negara yang melewati batas negara. Aktor non-negara yang dimaksud contohnya people to people, business to business, NGO to NGO (Non Government Organization), MNC to MNC (Multi National Company) dan lain-lain. Sedangkan model interaksi dalam HI itu ada tiga, cooperation (kerjasama), competition (persaingan), and conflict (konflik/perang). Jadi hubungan internasional itu gak selamanya baik-baik aja. Sama kayak hubungan kita berdua, eaaa.
Terus ngejawab asumsi-asumsi di atas, di HI kita belajar tentang politik dan hubungan antar negara. Kita gak full belajar bahasa Inggris karena bukan Jurusan Sastra Inggris atau Pendidikan Bahasa Inggris. Dan idealnya anak HI emang udah harus mahir berbahasa Inggris. Kedua, bahasa asing itu tergantung passion masing-masing dan dipelajari secara mandiri. Di HI Unmul gak ada mata kuliah khusus tentang Bahasa negara lain. Yang kita pelajari adalah politik dan pemerintahannya. Contoh ada mata kuliah Politik dan Pemerintahan Jepang, bukan berarti kita belajar bahasa jepang. Tapi menurut informasi dari temen saya, kalo di univ lain ada sih matkul bahasa asingnya, contoh di HI Undip (Semarang) ada mata kuliah Bahasa Perancis. Jadi tergantung univnya masing-masing. Ketiga, kuliahnya sama mahasiswa asing? Enggak, emang kita pertukaran pelajar?!
Dalam ilmu HI kita juga diajarkan untuk menganalisis sebuah studi kasus. Karena kita bukan ilmu eksak, jadi kita menganalisis melalui fenomena internasional yang sedang terjadi, sebab-akibatnya, dampak kebijakan, kemudian kita interpretasi dengan salah satu pendekatan lewat teori HI. Sudah biasa nganalisis masalah-masalah internasional kan, jadi masalah aku dan kamu pasti lebih mudah diselesaikan, haha.
Apa ajasih mata kuliah yang dipelajari di HI? Di semester satu dan dua, kamu akan mempelajari ilmu-ilmu dasar, kayak Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sosiologi, Antropologi, Pengantar Ilmu Politik, Pengantar Ilmu Hubungan Internasional, Sistem Politik Indonesia, Sistem Hukum Indonesia, Sistem Ekonomi Indonesia, dan Statiska. Semester 3 dan seterusnya baru matkul (mata kuliah) yang HI banget kayak Teori HI, Ekonomi Politik Internasional, Komunikasi Internasional, Pemikiran Politik, Politik dan Pemerintahan (negara-negara), Diplomasi, Isu Isu Global, Manajemen Resolusi Konflik, Hukum Humaniter, Geografi Politik, dan banyak lagi.
Dari nama-nama matkul di atas pastinya udah tau dong kalo metode belajar di HI itu lebih banyak hapalan daripada hitungan. Jadi merdekalah kalian yang gak suka Matematika dan konco-konconya. Karena salah satu tujuan saya masuk FISIP juga untuk menghindari Matematika setelah terkunkung di jurusan IPA saat SMA. Dan biasanya lulusan IPA yang kuliahnya pindah ke rumpun IPS itu jadi mahasiswa pinter loo. Karena udah biasa serius mikir di IPA, jadi politik juga diseriusin. So, kalo kalian sempat ngerasa salah jurusan ketika SMA/SMK, jangan biarkan itu terulang lagi saat kuliah. Karena kuliah, intinya kalian harus suka dulu, kalo kalian udah suka kalian bakal happy ngejalaninnya.
Tugas yang sering diberikan dosen dijurusan HI itu kalo individu disuruh nulis essay atau paper, kalo tugas kelompok bikin makalah dan persentasi, sering juga kita dikasih tugas resume buku-buku HI yang bahasa Inggris, terus dipersentasikan. Jadi, anak-anak HI pada jago-jago juga jadi translator.
Terus asyiknya di HI juga ada praktikumnya loh. Di semester 4 kita ada praktik diplomasi, di praktik tersebut, kita akan dibentuk jadi beberapa kelompok negara dan ditunjuk sebagai diplomat yang sedang melakukan perjanjian internasional dalam sebuah konferensi.
Contohnya jaman saya dulu praktik diplomasinya bikin simulasi ASEAN Summit. Kami dibagi jadi 10 negara ASEAN. Dalam satu kelompok negara terdiri dari Presiden, Foreign Minister, Vice Foreign Minister, Trade Minister, Tourism Minister, Ambassador, Spokesman, dan Journalist yang akan menjadi delegasi dalam konferansi. Atmosfir suasana simulasi bener-bener dibuat seakan ini adalah konferensi ASEAN Summit beneran. Konferensi diadakan di hotel, ada Negara tuan rumah, ada konferensi pers, gala dinner, kita make pakaian formal dan fully speaking in English.


Nah untuk mengasah kemampuan ke HI-anmu kamu juga direkomendasiin banget buat ikut konferensi mahasiswa tingkat internasional. Kalo di HI itu sudah mafhum sama yang namanya MUN. atau Model United Nations. Itu adalah simulasi sidang ala PBB. Meski peserta MUN tidak hanya dibatasi untuk mahasiswa HI saja, tapi kebanyakan memang yang berpartisipasi dalam MUN adalah mahasiswa HI. Saya sendiri berkesempatan mengikuti salah satu MUN tingkat dunia, Harvard World Model Unied Nations (HWMUN) pada 14-18 Maret 2016 lalu, di Roma, Italia. Selain MUN juga banyak sih konferensi mahasiswa tingkat internasional lainnya. Dan baik sekali bagi mahasiswa HI minimal sekali untuk mengikuti konferensi internasional atau pertukaran pelajar ke luar negeri sebagai kuliah lapangan kita.

Gimana prospek lulusan mahasiswa HI? Yang paling tinggi pasti jadi the main actor of state lah ya. Pemimpin negara. Atau kalo mau linear kan ada Kementerian Luar Negeri. Bisa jadi diplomat, duta besar, atau staf KBRI di luar negeri. Kalo yang ditingkat regional yaa teman-teman bisa kerja di kantor imigrasi, konsulat asing, tour guide, bandara, jadi dosen, banker, jounalis atau entrepreneur. Intinya semua pekerjaan yang ada esensi HI-nya. Jadi apapun mesti go international. Jadi chef internasional, pengusaha internasional, artis internasional dll. Alumni-alumni HI rata-rata sukses menepati posisi di atas. Bahkan tokoh nasional juga banyak loh yang lulusan HI. Sebut saja Dino Patti Djalal, Retno Marsudi, Marty Natalegawa, Ahmad Fuadi, dan masih banyak lagi.
Dan enaknya di HI itu, setelah lulus S1 teman-teman bisa langsung aplikasikan ilmu, mau kerja atau lanjut S2. Gak perlu ambil pendidikan profesi lagi. Pilihan S2nya juga banyak, apalagi di kampus-kampus luar negeri. Kita bisa mengeksplorasi pilihan S2 kita yang linear sama HI. Misalnya International Communication, International Security and Economic Policy, dan lain-lain
Yang penting temen-temen temukan passion dulu kenapa kalian mau masuk HI. Jangan sampe salah jurusan. Karena saya sering nemuin mahasiswa HI yang ngerasa salah jurusan. Jadi mereka kayak nyasar gitu karena punya persepsi yang berbeda tentang HI sebelum mereka masuk. Mereka pikir HI itu bahasa inggris banget, ternyata politik banget.
Enak gak sih kuliah di HI? Saya dari awal masuk ngerasa kuliah di HI itu keren dan bergengsi banget. Mata kuliahnya juga selalu asyik karena kita selalu ngebahas tentang dunia internasional, bayangin di sudut kota Samarinda tapi kita bahas tentang negara-negara di Asia Pasifik. Dan masalah HI gak pernah selesai sebelum kiamat. Kita dituntut untuk selalu berpikir global, analitis, dan jangka panjang. Pokoknya rasain sendiri deh sensasi kuliah di Hubungan Internasional. Sampai ketemu di HI !!! ^_^
Penulis merupakan mahasiswa semester VIII Jurusan Hubungan Internasional di Universitas Mulawarman. Kegiatan yang digemari adalah membaca, menulis dan travelling. Penulis aktif sebagai Ketua Umum Lembaga Pers Mahasiswa Sketsa Unmul, sebuah unit kegiatan mahasiswa yang bergerak dibidang jurnalistik dan pers.
Contac person:
Facebook : Khajjar Rahmah
Instagram: @khajjarrohmah
Linked In: Khajjar Rohmah
Website : www.khajjarrohmah.my.id
Kode Konten : X179
ka waktu masuk hi itu pake jalur apa? terus susah ga ka buat masuk nya? kalo yang belum terlalu lancara bahasa asing ada kemungkinan buat keterima ga ka?
Halo Kurnia 👋😃. Saya masuk lewat jalur SBMPTN yaa. Yah namanya seleksi ya gampang2 susah. Mesti tetep optimis, usaha maksimal dan berdoa. Insha Allah lulus. Bahasa asing selain English gak mempengaruhi kelulusan kok. Masih ada peluang belajar setelah keterima. Oke Nia? Sukses!
Assalamualaikum kak.
Gimana kalo kita pengen masuk hi tapi belum terlalu menguasai bahasa asing apa masih bisa masuk hi. Tolong jawab kak makasih wss
Walaikumsalam Nurul. Thanks for your question. Kamu mesti percaya that nothing impossible di dunia ini. Masih ada kemungkinan, yang penting kamu mau usaha dan belajar. Kalo bahasa asing, terutama yaa bahasa inggris yaa. Karna itu yng diujikan dalam tes seleksi masuk baik sbmptn dan mandiri. Kalo bahasa lain diluar itu, gak diujikan kok. So, dont worry 😃😃😃. Just try it!
Hallo kak Khajjar. Saya semakin tertarik untuk masuk HI setelah membaca tulisan kk. Semua hal yg diuraikan diatas termasuk kedalam passion saya. Mengenai dunia politik,hukum, dan bahasa inggris. Mohon maaf sblmnya jika komentar sy akan menjadi komentar yg sgt panjang dan banyak pertanyaan atau mungkin selipan curhat😂kira2 jurusan HI ketat gak ya ka? Kalau dibandingkan dgn jurusan ekonomi lebih ketat mana persaingan nya? Sy siswi SMK jurusan Akuntansi.Rencana mau murtad jurusan😁 krn akuntansi bukan passion sy! Walau tmn2 sy bilang nilai akuntansi sy termasuk bagus sehingga gamasalah klo sy kuliah jurusan akuntansi (pdhl sy butuh kerja keras untuk dpt nilai A dimapel ini) Tapi.. masalah passion yg sering mengganggu sy. Apakah kesempatan ngambil jurusan HI jalur tes mandiri lebih terbuka atau sebaliknya jika dibanding sbmptn?Jujur sy kesulitan sbg siswi smk untuk mengejar materi sbmptn krn ada beberapa mapel yg sama sekali tdk dipelajari. Jgnkan saintek,akuntansi yg masuk kedalam soshum saya tdk mempelajari ttg sosiologi dan geo.Begitupun dgn matdas.Dan saya pernah baca, jurusan HI membutuhkan uang yg tidak sedikit. Selain itu apakah mahasiswa2 HI semuanya fluent english? Krn sy termasuk org yg suka bahasa inggris tp hanya suka mendengar, kalau disuruh conversation masih gugup padahal klo disuruh writing saya tau dgn baik apa yg harus sy tulis(walaupun masih agak lemah d grammar✌) kira2 akan mengalami kesulitan ga ka saat kuliah nanti? Untuk tambahan, saya lebih suka menghafal dibandingkan menghitung. Walaupun saya tau setiap jurusan mempunyai klimaks masing2.
Udah saya jawab lewat DM ig kan 😃😃. Sukses yaa Nafia, semoga keterima di HI UIN Jakarta 💪💪❤