Assalamualaikum Sahabat Intip Jurusan,
Apa Kabar nih para pencari jurusan kuliah? Sebelum melangkah lebih jauh, perkenalkan nama saya Anesya Octaviana Putri yang selanjutnya biasa disapa Aneca atau Anesya, saya adalah seorang mahasiswi angkatan 2015 yang sebentar lagi siap menerjang semester 6 di Prodi Pendidikan Arsitektur UPI. Loh emang ada ya kuliah Pendidikan Arsitektur? Belajar apasih Pendidikan Arsitektur itu? Mungkin pertanyaan – pertanyaan itu yang seringkali muncul, nah kali ini saya akan coba ceritakan apasih Pendidikan Arsitektur UPI itu.
PENDIDIKAN ARSITEKTUR
Pendidikan Arsitektur sendiri merupakan program studi yang berkonsentrasi pada 2 hal, yaitu pada kemampuan merancang dan kemampuan mengajar. Mungkin ada beberapa anggapan bahwa jika berkuliah di jurusan yang memiliki marker “Pendidikan” maka yang dipelajari hanya bagaimana mentransfer ilmu kepada orang lain. Sebenarnya, di prodi pendidikan arsitektur juga diajarkan bagaimana kita merancang sebuah lingkungan sehingga lingkungan tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat, hal – hal yang dirancang juga tidak berbeda dengan teman arsitektur murni seperti merancang kawasan perumahan, merancang bangunan bertingkat, hingga merancang kawasan resort.
Namun yang menjadi point tambah adalah ketika belajar tentang bagaimana merancang, adik adik disini juga akan dibekali dengan cara adik adik menangani orang lain, bagaimana cara efektif untuk mengajarkan ilmu yang adik adik sudah dapatkan di bangku kuliah pada orang lain. Maka dari itu, kemampuan berbicara akan menjadi senjata utama selain kelincahan tangan *ciaelaah. Tapi jangan takut, seiring berjalannya waktu kalian semua akan terbiasa berbicara dan menggambar kok hehe.
Tapi kak kalau kita ambil pendidikan arsitektur nanti kerjanya malah jadi guru smk doang dong? Jadi begini, meskipun sasaran utama dari hadirnya Pendidikan Arsitektur itu memenuhi kebutuhan indonesia tentang pengajar SMK jurusan Teknik Gambar Bangunan (TGB), sebenarnya tidak menutup kemungkinan kok bagi adik adik yang pengennya terjun langsung ke lapangan, karena itu tadi kita juga dibekali dasar dasar menggambar yang bisa membuat kita survive meskipun berlatar belakang pendidikan.
Nah pertanyaan yang selanjutnya muncul adalah belajar apa aja sih kak di pendidikan arsitektur? Wuihh banyak sekali adik adik sekalian. Ketika pertama masuk, kalian akan mengenal yang namanya gambar arsitektur dan gambar teknik, yang selanjutnya akan menjadi dasar yang terdasar dari segala proses mata kuliah lainnya. Di mata kuliah ini kalian akan diajarkan mulai dari penarikan garis yang benar, cara menulis yang benar, bagaimana ngegambar dengan proporsi yang enak sehingga pada akhirnya gambar kalian akan sedap dipandang, serta hal hal dasar lain dari proses menggambar.
Selain itu, di tingkat awal ini akan diajarkan juga beberapa mata kuliah seperti material bangunan, psikologi pendidikan, bimbingan konseling, dan beberapa mata kuliah dasar seperti matematika, bahasa indonesia, fisika dan kawan kawannya.
Ada juga mata kuliah yang menurutku seru di tingkat awal, namanya Praktek Batu dan Beton. Di mata kuliah ini akan diajarkan bagaimana proses membangun sebuah rumah, pekerjaan apa saja yang biasa dilakukan ‘tukang’ jadi kalian bakal ngerasain yang namanya motong kayu pake gergaji, ngaduk semen pake cangkul, nyusun bata, sampai proses memasang keramik rumah. Pokoknya di mata kuliah ini jangan harap baju kalian bersih deh hahaha tapi disitu loh serunya, siapa sangka kalau cewek ternyata lebih jago ngaduk semen dibanding cowok .

Naik ke tingkat kedua kalian akan mulai belajar bagaimana proses merancang itu dan seperti apa struktur kontruksi sebuah bangunan itu, makin kompleks kan dari sebelumnya? Tapi semakin kompleks itu malah semakin seru. Di tingkat ini adik adik akan mengenal yang namanya mata kuliah Nirmana, Studio Perancangan, Struktur Kontruksi Bangunan dan Perencanaan Tapak, dimana ke ‘asyik’-annya akan kalian rasakan sendiri. Pokoknya di semester ini bakalan sering keluar pertanyaan ‘Semalem begadang?’ dan pertanyaan lainnya seperti ‘Hari ini udah mandi apa belom?’.


Tapi tetep ada mata kuliah pendidikan kok seperti kurikulum, pengelolaan pendidikan, penelitian pendidikan, sampai ke pendidikan sosial dan budaya. Nah di mata kuliah tersebut adik adik akan merasakan bagaimana sih mengelola kurikulum sehingga tujuan dari sekolah dan tujuan dari pembelajaran dapat tersampaikan secara baik ke peserta ajar. Pokoknya gak kalah asyik dengan kuliah arsitekturalnya.
Selain Kuliah di kelas, adik adik juga akan banyak menemukan kegiatan perkuliahan di luar kelas seperti mengunjungi proyek proyek pembangunan, menggambar di pinggir jalan hingga studi banding disana sini, sehingga materi kuliah yang biasanya hanya dilihat dari buku dapat terbuktikan dengan melihatnya secara langsung. Seperti yang sudah dilakukan beberapa minggu kebelakang, saya berkunjung ke proyek pembangunan yang berada di Jakarta. Disana kita dapat melihat bagaimana proses pembangunan bangunan tingkat seperti apartemen, bagaimana proses pengawasannya, serta melihat secara langsung hasil buah keajaiban para tukang yang piawai*ciaelah lagiii.
Berbicara soal konsentrasi yang ada di Pendidikan Arsitektur, sebenarnya masih agak blur karena setau saya pendidikan arsitektur itu memiliki 3 konsentrasi yaitu desain, sosial dan struktur. Namun karena semuanya merupakan aspek penting dalam arsitektur maka kami ambil saja semua sehingga ketiga aspek tersebut kami pelajari juga. Toh buat bekal bersama juga kan hehehe.
Pertanyaan selanjutnya adalah ‘Kak, kalo udah lulus kerjanya apasih?’ Hmm seperti yang sudah disebutkan diawal bahwa tujuan utama dari hadirnya jurusan ini adalah untuk mencetak guru guru masa depan harapan bangsa *ciaelaah part2. Namun sangat terbuka lebar pula bagi adik adik untuk dapat bekerja sebagai seorang arsitek karena ilmu ilmu yang di dapat juga sebagian besar adalah ilmu ilmu yang dipelajari calon arsitek, selain itu kalian juga berkesempatan untuk menjadi seorang Kontraktor, ataupun seorang Interior Designer sekalipun.
Selain kuliah, kalian juga dapat mengasah minat dan bakat kalian disini, bagi yang pengen mengembangkan kemampuan desain kalian, kalian bisa ikut yang namanya sayembara dan workshop, bagi yang suka nulis bisa juga ikut seminar dan konferensi, bagi yang suka ngomong seperti saya kalian bisa mencari kesempata – kesempatan untuk berbicara di muka umum. Atau kalian suka organisasi, bisa banget masuk berbagai macam kepanitiaan yang ada di kampus. Pokonya bakal banyak banget kesempatan kalian buat mengembangkan diri disini. Tapi tentu aja gak ada yang bisa ngalahin rasa
senang karena tugas besar yang sudah rampung hehehe.
Kegiatan Persiapan Ospek Fakultas (Kiri), Sekejap Sebelum Pengumpulan Tugas Besar Perancangan ( Kanan).
Mungkin itu yang bisa saya sampaikan sekarang ini, kalau ada pertanyaan bisa calling – calling lah ya baik di kolom komentar maupun di sosial media saya. Kalau begitu saya pamit yaa, dadah adik adik! Saya tunggu di Pendidikan Arsitektur UPI okay?
TENTANG PENULIS: Anesya Octaviana Putri Taufik
Mahasiswi hampir tingkat akhir Pendidikan Arsitektur UPI yang suka sekali berbicara dan membaca. Memiliki kesibukan berkuliah dan mempersiapkan kehidupan yang layak untuk masa depan. Mulai belajar untuk bisa menulis buat bahan nanti skripsian.
Blog : anesyaoctav.blogspot.com
Instagram : @anesyaop
Kode Konten: X323
