Teknik Lingkungan UINSA (Akbar)

Haiii sobat intipers…Assalamualaikum…Salam Lestari…

Sobat Intiper tau gak sih, kalau kata orang mahasiswa Teknik Lingkungan itu anaknya perhatian dan romantis-romantis,hehe..bener gak sih ???  yukkk kita simak bareng-bareng sedikit ulasan berikut.

Nah, sebelum saya membahas jauh tentang seluk beluk apa saja yang ada di prodi Teknik Lingkungan yang katanya mahasiswanya perhatian.., yuuuk sobat intipers kita kenalan  dulu..! Perkenalkan nama saya Ridlo Barkah Jembar Pinanggih, dikampus saya akrab dipanggil si pede Ridlo, hehe.., saya mahasiswa semester 4 angkatan tahun 2016 Prodi Teknik Lingkungan, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. Sebagai mahasiswa Teknik Lingkungan angkatan ketiga, kami mendapat gelar ENV 3 (envi), yaitu sebuah gelar yang disematkan kepada mahasiswa baru untuk setiap angkatan sebagai budaya warga Teknik Lingkungan setelah dinyatakan lulus dalam program Pengkaderan Himpunan Mahasiswa Teknik Linkungan (HMTL).

Membahas sedikit tentang sejarah kemunculan TL atau Tekling (sapaan akrabnya) ini termasuk jurusan yang masih muda di kampus UINSA yaitu baru berdiri pada tahun 2014. Dengan adanya jurusan umum (IPTEK) dikampus agama Sunan Ampel maka sejak tahun 2014 silam IAIN Sunan Ampel berubah nama menjadi UIN Sunan Ampel yang lebih dikenal dengan UINSA Surabaya. Dengan adanya perubahan ini, maka kampus Uinsa yang awalnya merupakan kampus agama islam, sejak itu melandaskan konsep pengajaranya dengan mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan teknologi (sains) dengan berpijak pada nilai-nilai keislaman (Al-Qur’an dan Hadist) yang mana hal ini terlihat dari mascot Uinsa yaitu dua gedung kembar bertingkat di halaman utamanya (Twins Tower) yang melambangkan Integrasi ilmu pengetahuan modern(sains) dengan basicnya sebagai kampus agama yang berlandaskan nilai keislaman. Secara khusus konsep integrasi ini lebih ditekankan didalam lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi yang terdiri dari 6 program studi, yaitu Biologi, Arsitektur, Ilmu Kelautan, Matematika, Sistem Informasi, dan Teknik Lingkungan itu sendiri.

di-web

Hmmm..mungkin itu aja ya sejarah singkat kemunculan adanya TL di kampus Uinsa(hihi), nah sobat intipers pasti penasaran kan kenapa tulisan diatas ada yang ngatain kalo mahasiswa Teknik Lingkungan kok bisa anaknya perhatian dan romantis, siapa sih yang bilang ?? emang ada hubunganya ?? haahaha,,yang bilang pastinya yang nulis dongg(hehe), jadi gini sobat intipers kita sebagai mahasiswa Teknik lingkungan eh maksudnya saya, sering banget tuh ketika didalam masyarakat ditanyain “sekarang kuliah dimana mas ?” biasanya sih kalo saya jawab “kuliah di Uinsa Surabaya, dulunya IAIN” kebanyakan dari mereka pasti bilang “ambil jurususan apa ? Tarbiyah ya ?”, mungkin salah satu jurusan yang sudah ada sejak lama dan terkenal di masyarakat dari kampus IAIN salah satunya emang Fakultas Tarbiah Keguruan. “bukan kok pak/bu, saya ambil jurusan Teknik Lingkungan” dan kebanyakan dari mereka yang bertanya biasanya menunjukkan ekspresi bingung “memangnya ada ya jurusan seperti itu mas ? jurusan apa itu mas ? masih baru ya ? ngurusi sampah kah ? terus nanti mau kerja jadi apa kalo sudah lulus?” masih banyak lagi dari itu dan mayoritas masyarakat juga masih asing ketika mendengar jurusan Teknik Lingkungan. Tidak jarang kebanyakan dari mereka berasumsi kalo TL cuma belajar tentang sampah..sampah..dan sampah. Memang tidak sepenuhnya salah apa yang menjadi persepsi mereka, karena sampah juga merupakan salah satu kajian umum yang harus dipelajari oleh mahasiswa Teknik Lingkungan. Tetapi jurusan TL sediri membahas lebih kompleks tentang apa saja masalah yang ada di dalam lingkungan dan bagaimana solusinya untuk mengatasi hal tersebut melalui rekayasa teknik. Bukan hanya sebatas sampah, jurusan TL mempelajari lingkungan secara global kompleks baik lingkungan dalan bentuk fisik maupun lingkungan sosial masyarakat mulai dari bidang kesehatan lingkungan, sosiologi & hukum lingkungan, ekonomi teknik, statistik lingkungan, aktivitas penyebab polusi(udara, air, tanah, dan suara), perencanaan teknis proyek, amdal, pengolahan air baik air limbah maupun air bersih hingga perencanaan teknis pembangunan instalasi lumpur tinja(IPLT). Jadi semua yang berhubungan dengan aktivitas manusia yang berkaitan dengan lingkungan akan dibahas tuntas diprodi TL.

Maka dari itu kenapa diatas saya katakan kalo mahasiswa teknik lingkungan anaknya perhatian dan romantis-romantis, ya…karena sampah aja yang notabene anggapan kebanyakan orang dinilai tidak berguna dan menjadi salah satu masalah utama lingkungan, masih diperhatikan dan dipelajari dengan serius dan lama,,apalagi kamu yang lebih berharga daripada sampah, air limbah dan lumpur tinaja, pastinya bakalan diperhatiin secara khusus dan mendalam lebih dari itu….eeeeaaakkk, hehe. Bisa dibilang mahasiswa TL itu idaman keluarga(hihi),..yang bilang si penulis lho ya, benar nggaknya nanti kembali pada diri masing-masing.

(foto: Kegiatan penanaman pohon mangrove di area ekowisata Wonorejo, Surabaya)

Didalam prodi TL sebenernya apa saja mata kuliah yang dipelajari ? Apa bedanya sama Teknik Sipil ? Terus prospek kedepanya seperti apa sih ?. Nah, kalo kita ngomongin masalah mata kuliah mungkin sebagian orang akan berbeda persepsi dengan apa yang akan saya uraikan, dalam artian setiap orang pastinya punya passion dan kecintaan yang berbeda-beda terhadap mata kuliah satu dengan yang lain. Kalo menurut saya pribadi, untuk sejauh ini mata kuliah yang paling saya sukai yaitu berkaitan dengan observasi terjun secara langsung ke lapangan, misalnya: mata kuliah kesehatan lingkungan dimana kita sebagai mahasiswa TL melakukan survey kedalam masyarakat untuk melihat, menilai dan melakukan sosialisasi terkait masalah didalam lingkungan yang berpengaruh terhadap kesehatan dan memicu timbulnya penyakit. Selain itu juga ada mata kuliah pengantar teknik lingkungan, dimana kita dikenalkan secara langsung ke Pusat Penelitian Lingkungan Hidup untuk mempelajari berbagai kajian tentang renewable energy yang ada dan berpotensi besar untuk dikembangkan di Indonesia. Masih banyak lagi sih untuk mata kuliah yang melakukan observasi lapangan secara langsung karena TL kajianya pasti tentang lingkungan yang membutuhkan penelitian secara langsung bukan hanya sebuah teori. Nah, kesemuanya itu tentunya menambah pemahaman dan wawasan pengetahuan juga memberi kesempatan kepada mahasiswa turut aktif berpartisipasi dan berkontribusi didalam masyarakat. Itu beberapa mata kuliah yang menyenangkan dan mengasyikkan menurut saya (eh menyenangkan semua kok, hehe). Ya , walaupun ada beberapa mata kuliah yang menyenangkan + menegangkan, tapi saya rasa itu juga sebagai suatu hal yang wajar dalam dinamika dunia perkuliahan mahasiswa karena setiap orang punya keahliah dan kelebihan masing-masing disetiap bidangnya, yang terpenting kita mau bergerak dan berubah “because, passion without action is nothing”. Seperti yang dijelaskan didalam kitab suci Al-Qur’an bawasanya “Indeed, Allah will not change the condition of a people until they change what is in themselves.” (Ar-Ra’ad:13).

(foto: aksi bersih-bersih sampah di pesisir pantai Kenjeran Surabaya)

Jurusan TL lebih memfokuskan dalam mengatasi berbagai masalah yang ada di lingkungan, walaupun terdapat mata kuliah anak teknik sispil, seperti menggambar teknik, rekayasa struktur dan material, ilmu ukur tanah perpetaan,dll yang kesemuanya dibutuhkan didalam keprofesian TL sebagai pegangan seorang engineer dalam melakukan perencanaan dan pengaplikasiannya di lapangan. Terus prospek kedepanya seperti apa sih ? Nah, kalo kita bicara tentang prospek masa depan keprofesian TL, seorang engineer TL mempunyai jaringan yang luas dari berbagai macam bidang studi yang dipelajari berkaitan dengan lingkungan, mulai dari konsultan perencanaan dibidang lingkungan, dibidang pemerintahan dapat bekerja di Kementrian Lingkungan Hidup, ESDM, Kelautan. Sedangkan dibidang swasta ada banyak perusahaan dan industri besar yang membutuhkan tenaga lulusan jurusan teknik lingkungan terutama yang bergerak dibidang pertambangan, petrokimia dan perminyakan. Beberapa contoh perusahaan misalnya PT Pertamina, Chevron, Biofarma, Unilever, Aneka Tambang dan lain sebagainya.

Gimana sobat intipers, tertarik untuk melanjutkan kuliah di jurusan teknik lingkungan ??? Masih terbuka lebar kok,,peluang pekerjaan yang berkaitan dengan lingkungan, karena hidup manusia tidak akan bisa terlepas dengan lingkungan dan selalu berkembang secara dinamis dengan lingkungan. Maka disitulah peran dari seorang engineer lingkungan sangat dibutuhkan untuk memecahkan, mencari solusi dan melakukan rekayasa teknis terhadap masalah yang timbul di lingkungan. So, there is a place in history waiting for you, selain itu luruskan niat juga sobat intipers…, kita bekerja bukan hanya semata-mata untuk materi belaka, tapi juga bermanfaat untuk orang lain utamanya kelestarian lingkungan, apalagi Indonesia sangat majemuk dengan segala keberagamanya jangan sampai lingkungan yang indah ini hanya tinggal cerita untuk anak cucu karena sudah rusak dan tercemari. Mungkin sekelumit cerita diatas berkaitan dengan jurusan TL dapat menjadi gambaran bagi sobat intipers yang lagi bingung menentukan jurusan kuliah. Ohhh..iya sobat, yang terpenting sebagai generasi muda Indonesia tetap jadilah pelopor kelestarian lingkungan dimanapun kalian belajar ya sobat.…(hehe)

Salam Lestari…, Tetap Lestari dan Selalu Lestari….!


Tentang Penulis: Ridlo Barkah J.P.

Mahasiswa semester 4, Prodi Teknik Lingkungan SAINTEK–UINSA, aktif organisasi kepemudaan dan keilmuan, suka berimajinasi, berkreasi, observasi dan rekreasi. Sedang berusaha menggapai ridho-Nya.

Ig : @ridlo_barkah.jp   Fb: @ridlo barkah   Twitter: @jp_ridlo

Kode Konten: X315

6 thoughts on “Teknik Lingkungan UINSA (Akbar)”

  1. assalamualaikum kak
    mau nanya
    aku kan pingin banget masuk fakultas saintek. tpi ada masalah d pljrn fisika sama kimia cz waktu d aliyah jarang bgt merhatiin. kira” klo aku masuj teknik lingkungan bs jalan gk ya

  2. Assalamualaikum kak
    Kak saya pengin ngambil prodi teknik lingkungan,saya anak IPA,saya pengin nanya ,untuk mengambil prodi teknik lingkungan harus pinter di mapel apa saja kak ? Saya kurang di fisika,kimia,juga b.inggris ,nilai rapot juga g terlalu bagus. Nanti bakal berpengaruh banget ga kuliah di teknik lingkungan ?

  3. Assalamualaikum kak
    Kak saya pengin ngambil prodi teknik lingkungan,saya anak IPA,saya pengin nanya ,untuk mengambil prodi teknik lingkungan harus pinter di mapel apa saja kak ? Saya kurang di fisika,kimia,juga b.inggris ,nilai rapot juga g terlalu bagus. Nanti bakal berpengaruh banget ga kuliah di teknik lingkungan ?
    Terima kasih

  4. Assalamualaikum ka
    Saya mau ambil jurusan teknik Lingkungan,tapi saya anak ips,apa ada kesempatan buat anak ips ngambil prodi teknik lingkungan..
    Sedangan teknik lingkungan lebih dominan k ipa..
    Saya sangat tertarik dengan teknik lingkungan ka,tpi masalah nya saya anak ips

  5. Assalamualaikum ka
    Saya mau ambil prodi teknik lingkungan,tapi saya anak ips,apa ada peluang buat anak ips masuk k prodi teknik lingkungan…
    Sedangan teknik lingkungan lebih dominan k jurusan IPA

Ayo komen disini untuk bertanya ke penulis ! Kami akan kirim balasan melalui email

Your email address will not be published. Required fields are marked *