Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat IPB (Efi)

Hallo Intipers! Hallo juga community developers!

Perkenalkan nama saya Efi Susiyanti, biasa dipanggil Efi. Saya kuliah di Institut Pertanian Bogor (IPB) jurusan Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia angkatan 2015. Saat ini saya sedang menempuh semester 5 di IPB. Sebelumnya, sudah pernah denger atau tahu tentang jurusan ini? Nah, kali ini saya akan menjelaskan dan berbagi pengalaman selama kuliah di jurusan ini. Oh iya, di IPB sendiri menyebut jurusan dengan istilah departemen ya. Langsung aja yuk kita intip tentang jurusan yang satu ini, Intipers!

Sekilas Tentang KPM

KPM memiliki kepanjangan Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat. Singkatan ini dipakai oleh mahasiswa Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat kalau memperkenalkan diri atau ditanya jurusannya apa. Baru kalau lawan bicaranya nggak paham, biasanya menyebutkan nama departemennya secara lengkap.

400

Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat (KPM) berada di Fakultas Ekologi Manusia, IPB. Fakultas Ekologi Manusia IPB sendiri merupakan satu-satunya fakultas ekologi manusia yang ada di Indonesia. Balik lagi ke KPM ya, Intipers. Kalau sekilas mengetahui jurusan ini, pasti yang terbayang adalah komunikasinya karena ada kata komunikasi di jurusan tersebut ya. Sebenarnya di KPM ini nggak hanya belajar tentang komunikasi lho. Kita juga akan belajar tentang pengembangan masyarakat. Terus, hilangkan semua pemikiran kalau nanti kuliah di KPM IPB bakalan seperti jurusan komunikasi di perguruan tinggi lainnya. Karena Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat IPB berbeda banget sama jurusan komunikasi di perguruan tinggi lainnya. Justru kita akan banyak terjun langsung ke masyarakat. Nah, kemampuan ilmu komunikasi kita inilah yang akan sangat membantu ketika terjun ke masyarakat. Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat  sendiri dibagi menjadi tiga divisi keilmuan yaitu Divisi Komunikasi dan Penyuluhan, Divisi Sosiologi Pedesaan dan Pengembangan Masyarakat, serta Divisi Kependudukan, Agraria, dan Ekologi Politik. Wah… so complicated ya, Intipers. Masih penasaran? Lanjutkan bacanya ya, Intipers.

Belajar Apa Aja di KPM

Sesuai dengan nama jurusannya di sini kita akan belajar ilmu-ilmu komunikasi dan pengembangan masyarakat. Bisa dibilang, jurusan ini semacam FISIPnya IPB. Hehe. Kita akan belajar tentang ilmu sosial yang telah dikelompokkan dalam tiga divisi yang telah saya sebutkan sebelumnya. Kita nggak bisa milih mau belajar apa ya, Intipers. Karena semua mata kuliah dari tiga divisi di KPM ini akan kita pelajari semua.

follow_intipjurusan_COMPRES

Nah, di Divisi Komunikasi dan Penyuluhan KPM kita akan belajar mata kuliah seperti Dasar-dasar Komunikasi, Komunikasi Kelompok, Komunikasi Massa, Media Siaran, Komunikasi Bisnis, Komunikasi dan Manajemen Lintas Budaya, Pendidikan Orang Dewasa, serta Ilmu Penyuluhan. Di Divisi Sosiologi Pedesaan dan Pengembangan Masyarakat, kita akan belajar mata kuliah seperti Sosiologi Pedesaan, Pengembangan Masyarakat, Perubahan Sosial, Kelembagaan Organisasi dan Kepemimpinan, Gender dan Pembangunan. Terakhir, di Divisi Kependudukan, Agraria, dan Ekologi Politik kita akan belajar mata kuliah seperti Pengantar Ilmu Kependudukan, Kajian Agraria, Antropologi Sosial, Ekologi Manusia, Pengelolaan Kolaboratif Sumberdaya Alam, Politik Sumberdaya Alam, dan lainnya. Nah, selain itu ada juga mata kuliah tentang Metodologi Penelitian Sosial lho, Intipers. Berasa kuliah di FISIP kan ya? Hehe.

Buat kalian yang suka banget buat terjun ke masyarakat, ngobrol sama mereka, mengamati kondisi masyarakat, kalian pas banget masuk ke jurusan ini. Kenapa? Karena di KPM hampir semua mata kuliahnya langsung praktikum turun lapang. Kita akan pergi ke suatu lokasi dan mengaplikasikan berbagai teori yang telah kita pelajari. Buat yang suka cas cis cus di depan kamera atau microphone, kita juga bisa tetap menyalurkan kesukaan kita lho. Di KPM ada beberapa mata kuliah seperti Media Massa yang praktikumnya melakukan siaran radio dan membuat video iklan layanan masyarakat. Seru ya! Komunikasinya dapet, pengembangan masyarakatnya pun dapet.

Hampir semua permasalahan sosial dapat diselesaikan di jurusan ini, Intipers. Misal tentang illegal fishing yang lagi booming banget nih. Kita bisa belajar tentang ilmunya mulai dari penyebab, dampak sampai regulasi yang mengatur di mata kuliah Politik dan Sumberdaya Alam. Apalagi sekarang lagi trend banget masalah lingkungan yang berkelanjutan ya, Intipers. Semua itu bisa kita dalami dengan belajar ilmunya di KPM.

Di KPM Tugasnya Apa Aja Sih

Karena di IPB hampir semua mata kuliah ada jam praktikumnya, maka mata kuliah di KPM juga seperti itu. Tugas selama praktikum sebagian besar melakukan analisis, baik analisis bacaan seperti artikel, jurnal, dan lainnya atau analisis video seperti film dan video pendek. Selain itu, seperti yang sudah saya jelaskan kalau KPM sering turun lapang maka ada juga tugas turun lapangnya. Tugas turun lapang ini biasanya sebagai tugas akhir mata kuliah berupa makalah dan video. Makalah disusun berdasarkan hasil wawancara, pengamatan, dan studi pustaka kita selama turun lapang, sedangkan videonya menjelaskan selama proses turun lapang tersebut. Oh iya, ada juga poster yang akan dipublikasikan saat Expo ya, Intipers. Selain itu, ada beberapa tugas mata kuliah tertentu yang berbeda dengan tugas mata kuliah lain. Misalnya mata kuliah Media Siaran yang tugasnya buat siaran radio dan iklan layanan masyarakat. Pokoknya, di KPM kita akan diajarkan untuk bisa semuanya, multitalenta. Hehe.

 

Salah satu tugas yang paling berkesan bagi saya yaitu turun lapang, Intipers. Turun lapang di KPM berbeda dengan turun lapang pada umumnya. Nah, dari pihak koordinator mata kuliah akan memberikan topik pada masing-masing kelompok. Tentu topiknya sesuai dengan yang telah kita pelajari selama mengikuti mata kuliah itu ya. Selain itu, turun lapang ini juga merupakan turun lapang gabungan dengan satu angkatan yang lebih tinggi atau lebih rendah satu tahun dengan kita. Misalnya pada saat itu kelompok saya turun lapang gabungan dengan kakak tingkat. Jumlah kelompok saya pada saat itu enam orang dan ditambah dengan kelompok kakak tingkat empat orang. Jadi totalnya ada sepuluh orang. Saat itu kelompok saya mendapatkan topik tentang modal sosial, sedangkan kelompok kakak tingkat mendapatkan topik kelembangaan. Nah, tugas kami melakukan turun lapang dengan melihat fenomena sosial di masyarakat terkait modal sosial dan hubungannya dengan kelembagaan. Kami harus wawancara langsung ke masyarakat sampai terkumpul data yang sebenarnya. Selama turun lapang kita akan hidup di tengah-tengah masyarakat lho, Intipers. Mencari rumah sendiri untuk ditinggali, membuat perizinan sendiri kepada pihak-pihak yang terlibat, mengurus makan secara mandiri, dan masih banyak lagi. Kemampuan kita sosialisasi di masyarakat akan semakin terasah dan membaik. Bagaimana? Tertarikkah?

Turun Lapang Berasa Liburan

Dari tadi cerita tentang turun lapang aja ya tapi belum tahu lokasinya di mana, hehe. Turun lapang di departemen KPM dilaksanakan di pedesaan atau di lokasi tertentu, Intipers. Tergantung mata kuliah yang mengadakan turun lapang tersebut. Kita bisa turun lapang di pedesaan, di pegunungan, atau bahkan di gedung perwakilan rakyat. Menarik, bukan?

Misalnya salah satu turun lapang yang saya dan teman-teman KPM lakukan, Intipers. Kami melakukan turun lapang di Hutan Pendidikan Gunung Walat untuk mata kuliah Kajian Agraria. Nah, terknisnya hampir sama seperti turun lapang yang saya jelaskan sebelumnya. Kita akan diberikan topik tertentu dan melakukan pengamatan serta wawancara untuk mengumpulkan data berdasarkan penelitian tentang topik tersebut. Atau turun lapang ke Desa Malasari Kecamatan Nanggung pada mata kuliah Sosiologi Pedesaan. Pada saat itu topik yang kelompok saya dapatkan tentang kebudayaan. Pokoknya seru banget deh, Intipers!

Biasanya turun lapang akan dilaksanakan di daerah Bogor dan sekitarnya. Turun lapang akan dilaksanakan sekitar 2-3 hari, Intipers. Selain itu juga ada yang namanya survei lokasi, perizinan, dan lain-lain sebelum kita turun lapang agar tahu medan terlebih dahulu. Selain melaksanakan tugas, turun lapang juga sebagai sarana untuk liburan lho. Kita bisa menikmati keindahan alam pedesaan yang masih jauh dari hiruk pikuk kesibukan serta lingkungan yang masih terjaga kelestariannya.

 

Karier Lulusan KPM

Setelah lulus dari KPM, kita akan mendapatkan gelas S.KPm. Lulusannya fleksibel banget, bisa kerja diberbagai bidang seperti kerja di bidang riset sebagai peneliti, tenaga pendidik, kerja di media massa seperti televisi, koran, dan lainnya, kementerian, perbankan, perusahaan swasta seperti menjadi Corporate Social Responsibility (CSR), atau kerja di NGO. Hal ini karena selama kita kuliah di KPM, dibekali berbagai macam ilmu dan keterampilan. Wah, banyak banget ya peluang kariernya.

Nah, itu tadi penjelasan serta cerita pengalaman dariku tentang jurusanku ya, Intipers. Semoga setelah membaca tulisan ini dapat menambah pengetahuan Intipers tentang Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, IPB. Informasi lebih lanjut bisa buka web SKPM IPB atau langsung ketemuan sama aku di IPB, yuk! Hehe. Terima kasih.


Tentang Penulis: Efi Susiyanti

Mahasiswi semester 5 Prodi Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat – FEMA IPB. Hobi traveling, nulis, ngeblog, dan baca buku. Sesekali ngegambar buat melampiaskan kekesalan dan kesibukan. Lebih banyak menghabiskan waktu di luar daripada di kamar. Saat ini sedang sibuk kuliah sambil bekerja sebagai pengajar dan freelancer.

Twitter : @efisynti

instagram : @efisusiyanti

FB: Efi Susiyanti

Blog : eefisusiyanti.wordpress.com

Kode Konten: X218

7 thoughts on “Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat IPB (Efi)”

    1. kalau untuk sbmptn dan snmptn itu masuknya saintek ya karena ipb semua jurusannya harus dari ipa hehe good luck btw.

Ayo komen disini untuk bertanya ke penulis ! Kami akan kirim balasan melalui email

Your email address will not be published. Required fields are marked *