Psikologi Unpad (Elsa)

Well, hey there, Intipers! Sudah bahagia belum hari ini?

Perkenalkan, saya Elsa Tamara Shalsabila, biasa dipanggil Elsa. Saya merupakan salah satu dari sekitar 600 mahasiswa aktif Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran yang sekarang tengah menempuh tingkat tiga (angkatan 2015).

 “Wah, Psikologi? Bisa baca pikiran dong, kak?”

“Tebak coba aku orangnya gimana, kak!”

“Waduh, takut ketahuan nih rahasia-rahasiaku, kak…”

Hmm hahaha jadi, Intipers, saya ingin mengklarifikasi beberapa asumsi yang salah di atas. Pertama, mahasiswa Psikologi itu tidak membaca pikiran orang, melainkan membaca perilaku yang ditunjukkan orang tersebut berdasarkan kondisi mental di baliknya. Kedua, mahasiswa Psikologi baru bisa mengidentifikasi kepribadian seseorang setelah melakukan pemeriksaan psikologis terhadapnya (kalau ingin hasil yang terpercaya dan akurat) atau setelah kenal cukup lama sehingga tahu bagaimana dia bersikap, mengatasi masalah, bersosialisasi, mempersepsikan dunia, dan lain sebagainya. Kalau baru ngobrol satu atau dua jam, kemungkinan hasil analisisnya seadanya saja.

Oh, anyway! Masuk Fapsi (Fakultas Psikologi) karena gak mau ketemu sama hitung-hitungan? Hey, hey… Coba luruskan lagi niatnya ya! Karena sebenarnya di Fapsi pun akan ketemu Statistik dan Psikometri yang hitung-hitungannya bahkan lebih rumit dibanding pelajaran Matematika saat masih sekolah, haha. Tapi terlepas dari itu, sebenarnya materi yang diajarkan di Fapsi UNPAD banyak hafalannya… dan enggak hanya dihafal, tetapi juga betul-betul dipahami supaya ilmunya dapat langsung diterapkan di lingkungan sekitar.

Ngomong-ngomong, gimana sih rasanya kuliah di Fapsi UNPAD? Seru gak? Susah gak? Wah, Intipers, jawabannya adalah… (menurutku) sangat seru, gak begitu susah, dan tiada hari tanpa merasa bahagia! Serius, loh! Dimulai dari zaman maba alias mahasiswa baru, akan langsung terasa kehangatan dan penerimaan lingkungan Fapsi UNPAD terhadap kamu sebagai maba. Jadi, di Fapsi UNPAD itu seluruh kegiatan harus berdasarkan teori dan dirumuskan tujuan beserta indikator-indikatornya. Nah, hal ini diterapkan sejak masa orientasi. Masa orientasi di Fapsi UNPAD itu berbeda setiap angkatannya, sesuai dengan kebutuhan angkatan itu sendiri dan berdasarkan hasil penilaian dari angkatan sebelumnya. Tetapi, yang pasti adalah maba selalu diajak bermain banyak permainan atau tantangan yang di baliknya sebenarnya mempunyai maksud dan tujuan tersendiri. Selain itu, maba juga akan dibimbing dan dipantau oleh kakak tingkat terkait perkembangan mereka dan/atau permasalahan yang mereka hadapi. Yup! Enggak ada yang namanya senioritas di Fapsi UNPAD! Justru yang ada malah junioritas kali ya karena kakak tingkat kerap kali dimintain tolong oleh adik tingkatnya baik itu sharing terkait dosen, mata kuliah, hingga curhat. And… yup! Setiap mahasiswa Fapsi UNPAD selalu terbuka dan selalu menerima untuk diajak curhat tanpa adanya penilaian negatif. Enak, bukan? Hahaha.

Nah, Intipers, semester lima merupakan semester paling sibuk di antara semester lainnya. Tugas-tugas yang diberikan berbobot sekali dengan waktu pengumpulan tugas yang hanya satu minggu. Tetapi don’t worry, hampir seluruh tugas di Fapsi UNPAD itu merupakan tugas kelompok. Bentuk tugas yang diberikan bermacam-macam, ada merangkum, diskusi, presentasi, hingga membuat penelitian. Ada satu mata kuliah bernama Psikologi Eksperimen Lanjutan dimana kami diajarkan bagaimana membuat suatu penelitian yang bersifat eksperimental. Contohnya, kelompok saya saat itu membuat dua penelitian mengenai pengaruh mengunyah permen karet terhadap atensi dan mengenai pengaruh time pressure terhadap kreativitas. Nah, kamu bisa banget loh mengirimkan hasil penelitianmu ini ke konferensi! Saya pun mengirimkan penelitian kedua saya ke konferensi internasional dan lolos sehingga waktu itu saya mendapatkan kesempatan untuk presentasi ke hadapan para peneliti lainnya baik dari Indonesia maupun negara-negara lain. Exciting, isn’t it?

Gambar 1. Setelah responsi (presentasi) hasil penelitian Psikologi Eksperimen Lanjutan

Enggak hanya itu, Intipers! Ada juga mata kuliah Interview dimana kami setiap minggunya diajarkan bagaimana mewawancara seseorang dengan baik, serta ada mata kuliah Observasi dimana kami diajarkan meningkatkan sensitivitas alat indera. Kelas Observasi ini menurutku seru banget karena kami diminta untuk mendengarkan segala suara yang terdengar dengan mata tertutup selama beberapa menit kemudian dicatat suara-suara apa saja yang terdengar. Tugas akhir mata kuliah ini adalah membuat penelitian yang menggunakan metode utamanya yaitu dengan observasi.

Well, hal lain tentang Fapsi UNPAD yang perlu kamu ketahui itu adalah kegiatan kemahasiswaannya yang menurutku mantab djiwa banget! Program kerja BEMnya bagus-bagus dan sangat bermanfaat, beberapa di antaranya adalah Student Career Center yang memfasilitasi kejelasan karir setiap angkatan mahasiswa Fapsi UNPAD, Psyweek yang menggaungkan kesetaraan pentingnya kesehatan mental dengan kesehatan fisik, Psycome yang terjun langsung ke masyarakat untuk mengajar anak-anak Sekolah Dasar, dan masih banyak lagi. Tak hanya itu, organisasi-organisasinya pun oke banget, Intipers! Jadi, di Fapsi UNPAD itu ada KK alias Kelompok Kegiatan, semacam ekskulnya fakultas gitu, Nah, ada banyak KK yang tersedia untuk mengisi waktu luang kamu setelah kelas, beberapa di antaranya adalah basket, TNT (fotografi), futsal, Scientific Gateway (cerdas cermat, debat, serta karya tulis ilmiah), Psymphonia (angklung), Persona (drama), dan lainnya.

Student Career Center 2016 saat Company Visit ke Rumah Sakit Jiwa Cisarua
Psycome 2017 di SD Talaga Mukti

“Kalau dosennya gimana, kak?”

Dosen-dosen di Fapsi UNPAD itu sangat baik, sangat ramah, sangat peduli, sangat terbuka, dan sangat inspiratif, Intipers! Metode mengajar mereka kebanyakan lecturing. Mereka selalu siap untuk membimbing mahasiswanya seperti dalam hal pembuatan jurnal ilmiah konferensi, skripsi, serta analisis statistik. Enggak hanya itu, mereka juga akan meluangkan waktu untuk mendengar curhatan kalian. For your information, ada fasilitas TPBK di Fapsi UNPAD sebagai tempat layanan konsultasi gratis untuk seluruh mahasiswa dari segala ilmu disiplin UNPAD oleh beberapa mahasiswa S2 Psikologi UNPAD dan juga dosen. Biasanya maba banyak menggunakan fasilitas TPBK ini, dimana mereka mengeluh kurang bisa mengikuti pembelajaran, bermasalah di interpersonal skill-nya, atau bahkan tentang masalah keluarga sekalipun.

“Kerjanya nanti jadi psikolog saja atau gimana, kak?”

Well, for your information, lulusan S1 Fapsi UNPAD sebenarnya belum bisa jadi psikolog, kecuali jadi asisten psikolognya. Kenapa? Karena lulusan S2-lah yang mendapatkan surat izin praktik psikologi yaitu sebagai psikolog dan S2-lah tempat mempelajari interpretasi dari suatu alat tes. Nah loh, lalu lulusan S1-nya jadi apa dong? Lulusan S1 Fapsi UNPAD bisa bekerja di bagian HRD perusahaan (jadi recruiter yang mewawancara para pendaftar, yang mengurusi gaji karyawan, yang memecat karyawan, yang mengatur perkembangan organisasi perusahaan tersebut), di KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia), seorang peneliti, trainer, penulis, guru, dan masih banyak lagi. Lingkup kerjanya amat, sangat luas! Jadi sebetulnya enggak perlu khawatir karena selagi masih ada manusia di dunia ini, lulusan Psikologi pasti akan selalu dibutuhkan.

Oh ya, Intipers! Satu budaya Fapsi UNPAD yang selalu membuat setiap mahasiswanya bahagia adalah dengan memberi afeksi. Bentuk afeksinya itu dengan menulis surat singkat yang dikasih bersamaan dengan barang atau makanan, bahkan bunga sekalipun! Jadi, gimana kami enggak bahagia? Hahaha.

So, Intipers, sudah bahagia belum hari ini? 🙂


Tentang Penulis: Elsa Tamara Shalsabila

Mahasiswa Fakultas Psikologi UNPAD yang juga sebagai penulis novel, editor majalah, dan translator. Sedang disibukkan dengan beberapa organisasi dan penelitian internasional.

Instagram: elsatamaras

LinkedIn: www.linkedin.com/in/elsa-tamara-shalsabila/

Kode Konten: X293

8 thoughts on “Psikologi Unpad (Elsa)”

  1. Makasih ya kak udah kasih info tentang psikologi, kebetulan aku kepingin masuk psikologi Unpad kak :)) kira kira ada dosen yang favorit ga? Siapatu? Terus mata kuliah yang susah tapi seru ada gak? Hehehehe satu lagi dong kak, kira kira alumni fapsi banyak yang hebat ya katanya?

  2. kak saya di sruruh masuk fkg tapi saya anak ips. trus saya haru punya plan b untuk kedepannya takut gak lolos tes. kak enak gak sih kuliah dijurusan yg kakak ambil.
    susah gak sih

Ayo komen disini untuk bertanya ke penulis ! Kami akan kirim balasan melalui email

Your email address will not be published. Required fields are marked *