Psikologi UII (Pena)

Hello! Saya Putri Pena Adelia, biasanya dipanggil pena (iya, pena. bukan, bukan pulpen). Saat ini saya sedang kuliah di jurusan psikologi di Universitas Islam Indonesia (Psikologi UII). Alasan saya ngambil kuliah psikologi ini karena emang tertarik aja, this is my passion. Pokoknya dari jaman SMP  udah bercita-cita jadi psikolog.

Saya memang udah tau apa passion saya dari jaman SMP, saya gak mengalami kegalauan ketika milih jurusan kuliah, pokoknya psikologi! Sayangnya, gak semua orang bisa menemukan passion-nya sedini itu, mungkin sekarang ini diantara kalian pasti ada aja yang masih galau, apalagi anak-anak SMA yang udah mau lulus itu, galaau mau masuk jurusan apa pas kuliah nanti.

Nah, disini saya akan mencoba memberikan setitik pencerahan biar kalian gak terlalu galau, saya akan berbagi informasi tentang gimana sih kuliah di jurusan psikologi itu. Mungkin nih ya, ada beberapa di antara kalian yang pengen masuk psikologi tapi ragu-ragu, biasanya sih mikirnya…

“jadi psikolog serem nanti bisa baca pikiran orang”

400

“kalo kuliah psikologi nanti bisa kerja apa?”

atau

“psikologi? belajar jadi dukun dong?”

follow_intipjurusan_COMPRES

dan lain sebagainya…

ini adalah ekspresi mahasiswa psikologi ketika disuruh baca pikiran orang. kita tuh gak bisa baca pikiran orang! plis deh! 🙁

 

perlu di ketahui, belajar psikologi itu memang sedikit absurd sih haha. Iya memang, kita mempelajari hal-hal yang sebenarnya tak kasat mata (nah loh ga jelas kan?!). Bandingin kalo sama kedokteran, mereka kalau belajar jelas, tau bagian-bagian organ tubuh, tau letak otak dimana, jantung dimana, nah kalau psikologi? jiwa itu dimana? pikiran itu seperti apa? gak ada wujudnya, gak keliatan. Serem ya, tapi seru sih. Okaay daripada kalian makin menerawang-nerawang psikologi itu kayak apa, kuliahnya belajar apa aja, mending langsung aja deh ya gimana sih sebenarnya gambaran kuliah di jurusan psikologi itu?

  1. Santai

ga seperti anak teknik yang penuh dengan hitungan atau seperti anak kedokteran yang penuh dengan hafalan, psikologi itu ilmu nyantai, ilmu yang penuh khayalan dan imajinasi. Mahasiswa psikologi lebih banyak memerlukan kemampuan menganalisis. Jadi, kalau kamu menyadari bahwa kamu punya kemampuan analisis yang baik, kamu bisa tuh mempertimbangkan untuk masuk jurusan psikologi.

Ini adalah foto pas lagi jalan-jalan ke bandung, loh kok malah foto jalan-jalan yang di masukkin sih? Tenang, ini gak cuman jalan-jalan. Ini ceritanya lagi kuliah mata kuliah kode etik psikologi. Kita diajak dosen untuk berkunjung ke rumah sakit jiwa, ke sekolah dan juga ke Dinas Psikologi TNI yang ada di Bandung. Asik kan kuliahnya?

  1. Fenomena tentang manusia

ini serunya belajar psikologi, kita belajar tentang kejadian-kejadian unik,tak biasa, dan mecengangkan  yang dialami manusia. Psikologi akan menjawab pertanyaan-pertanyaan kamu kayak

“sebenarnya telepati itu ada gak sih?”

“kenapa sih ada orang tega melakukan pembunuhan?”

“kenapa orang bisa jalan dalam keadaan tidur?”

dan lain sebagainya. kalau kamu suka bertanya dengan pertanyaan yang sejenis kayak gitu, kamu sepertinya cocok masuk psikologi.

  1. Banyak cabang-cabangnya

psikologi itu banyak banget cabangnya, tapi kalau di kampusku ada 5 aja konsentrasi psikologi, yaitu psikologi klinis, psikologi industri dan organisasi, psikologi perkembangan, psikologi sosial, dan psikologi islami.

psikologi klinis itu intinya belajar tentang penyakit psikologi dan macam-macam terapinya. Di psikologi klinis kamu akan menemukan banyak kasus-kasus yang menarik dan seru, kayak psikopat dan skizofernia (kalo kamu gak tau apa itu skizofernia, skizofernia tuh itu loh yang suka linglung gak jelas dan sering disebut oleh orang awam dengan sebutan “orang gila”). Kamu juga akan mengenal banyak terapi-terapi seperti terapi kognitif, terapi perilaku, terapi yang berhubungan dengan alam bawah sadar dan lain-lain. Salah satu mata kuliah favoritku berasal dari cabang psikologi ini, mata kuliah favoritku itu psikologi faal, gimana gak favorit ? di mata kuliah ini kita membahas tentang bagaimana pikirkan itu dapat mengontrol kondisi tubuh kita dan sebaliknya (I think it’s fun!).

Kalau psikologi industri fokusnya ke perusahaan dan organisasi. Di psikologi ini kita akan membicarakan tentang karyawan, seperti bagaimana meningkatkan kesejahteraan karyawan, bagaimana cara meningkatkan kinerja karyawan dan lain-lain. Kita juga akan  membahas tentang cara rekruitmen dan seleksi karyawan,  mengatur gaji karyawan (iya,kita loh yang ngatur), dan masih banyak lagi..

Kalo di psikologi perkembangan intinya kita  belajar jadi orang tua yang baik, ini yang paling aku suka, bikin baper soalnya sambil bayangin gimana pas berkeluarga nanti ehehe. Salah satu mata kuliah favoritku di kampus berasal dari cabang psikologi perkembangan, yaitu mata kuliah psikologi keluarga, di mata kuliah ini kamu akan diajarkan bagaimana cara memilih pasangan yang baik dan benar (asik banget gak tuh?), kita juga diajarkan bagaimana cara membangun visi misi keluarga, sampai ke bagaimana cara mengasuh anak.

di psikologi sosial juga asik, ada baper-bapernya juga soalnya kita akan belajar tentang teori cinta, kamu akan tau apa itu cinta yang sempurna #eaa,  ada juga mata kuliah psikologi gender yang berarti kamu bisa tuh belajar memahami lawan jenis kamu lewat mata kuliah ini (asik banget kan?!), di cabang psikologi sosial kita juga akan belajar tentang konflik dalam kelompok, psikologi politik dan lain-lain.

Nah, terakhir ada psikologi Islami. Ini nih yang bikin UII beda dari kampus yang lain, cuma ada di UII cabang psikologi islami. disini kamu akan mempelajari islam dari sudut pandang psikologi dan mempelajari psikologi dari sudut pandang islam..menarik banget..kamu akan mengenal islam lebih dalam lagi..lebih bermakna dan lebih filosofis..kamu juga akan belajar bagaimana menyelesaikan permasalahan psikologis dengan cara-cara yang sudah diajarkan dalam islam, seperti dengan puasa zikir dan lain-lain. Subhanallah! oh iya, kalau kamu memilih cabang ini, kamu bakal ketemu dengan mata kuliah psikologi mimpi loh (nah loh?! gimana tuh kuliahnya?tidur kah?!),

  1. pratikum oh pratikum !

Kuliah psikologi memang gak terlalu berat, tapi pasti ada lah kesulitan kesulitan tertentu dan apakah kesulitan ituu ? kamu nanti akan dihadapkan oleh jeng jeng jeng PRATIKUM. OH NO ! ini aja saya belum ngerjain laporan pratikum sama sekali -_- #curhat. kalo di kampusku sih, di semester 4 ini pratikumnya itu 2 kali seminggu, dan ada laporan pratikum yang harus dibikin. Kamu akan sibuk nyari teori dari buku-buku dan jurnal-jurnal asing untuk bikin laporan. Deadline 2 hari buat bikin laporan per bab nya, cuma 2 hari terus akan ada revisinya dicoret-coret kayak skripsi, udah direvisi kan, terus kita dibenerin, abis itu lanjut lagi bab selanjutnya, revisi lagi, gitu aja terus sampai selesai. pokoknya melelahkan deh. ini aja saya ngetik dalam keadaan badan demam, pilek dan bersin-bersin terus gara-gara semalem hujan-hujan ke perpustakaan demi nyari sumber teori. nyari sumber teori itu memang agak susah, karena ilmu psikologi ini tergolong ilmu baru dibandingkan ilmu lain, masih sangat sulit mencari sumber bacaan maupun jurnal.

  1. prospek kerja

Prospek kerja psikologi ini luas banget. Menurutku sih anak psikologi bisa kerja dimana aja, selama masih ada manusia disana, hehehe.

untuk kamu yang tertarik dengan psikologi klinis, kamu bisa jadi psikolog di rumah sakit jiwa dan rumah sakit biasa (apalagi sekarang lagi banyak banget dibutuhin soalnya tenaga psikolog masih terbilang kurang di Indonesia).

Dan buat kamu yang tertarik dengan psikologi industri,kamu bisa kerja di bagian HRD, psikologi industri merupakan cabang ilmu psikologi yang prospeknya paling cerah sih menurutku dan kamu bisa mendapatkan gaji yang besar kalau kerja di bidang psikologi industri ini. pokoknya kalau kerjaan yang berasal dari cabang psikologi industri dan organisasi itu gajinya gede-gede. Misalnya job hunter, ini tugasnya kita nyariin karyawan buat perusahaaan. biasanya, perusahaan kan ga mau ribet ngelakuin wawancara dan tes buat cari karyawan. nah, makanya ada pekerjaan yang namanya job hunter. Selain itu ada vendor, ini mirip sama job hunter, tapi lebih keren dan gajinya jauh lebih besar. Bedanya dengan job hunter, vendor ini kerjanya nyari orang untuk ngisi posisi jabatan yang lebih tinggi kayak direktur atau kepala apa gitu. ini keren pokoknya dan upah yang didapat bukan main hehe.

Kamu juga bisa buka jasa konsultasi loh, ntah itu kamu mau buka tempat konsultasi karier, konsultasi masalah anak dan keluarga atau yang memang khusus konsultasi pennyakit psikologis.

udah ya gitu aja dulu, saya ga menyarankan buat masuk psikologi sih, tapi cuma ngasih informasi aja siapa tau dapat membantu keresahan dan kegalauan anda dalam memilih jurusan hehe. intinya apapun yang kamu pilih, pastikan kamu ga akan bosen atau cape ngejalaninnya. karena ini beda sama SMA, kamu akan belajar tentang “satu hal” yang sama setiap harinya selama 4 tahun dibangku perkuliahan. So, make sure you follow your passion !

 


Tentang penulis : Putri Pena Adelia

Mahasiswa Prodi Psikologi- FPISB UII. Hobi menulis, hang out dan berdiskusi. Saat ini sedang bekerja sebagai assistant educator dan sesekali menulis di blognya, psychologyandfun.blogspot.com.

Instagram : @penadlia

blog : psychologyandfun.blogspot.com

Kode konten : X205

2 thoughts on “Psikologi UII (Pena)”

Ayo komen disini untuk bertanya ke penulis ! Kami akan kirim balasan melalui email

Your email address will not be published. Required fields are marked *