PGSD UNESA (Dina)

Assalamualaikum sahabat..

Kenalan dulu yuk sama saya…

karena pepatah mengatakan, tak kenal maka tak sayang..hehe

OK. Perkenalkan Nama saya Dina Rosita, Biasanya sih dipanggil Dina, saya Asli Pulau garam Madura tepatnya kepulauan Saobi kecamatan Kangayan kabupaten Sumenep Madura..Bingung kan itu dimana? hihihi. Saat ini saya tercatat sebagai salah satu alumni pendidikan guru sekolah dasar (PGSD) Universitas Negeri Surabaya (UNESA), karena pada bulan Oktober 2016 kemarin saya sudah resmi mendapat gelar S1 PGSD. Aktifitas saya sekarang adalah mengajar di salah satu SD di Surabaya, lanjut S2 dan aktif di Komunitas Sosial Surabaya, Semacam bergabung dengan para relawan gitu.

400

Oke..Apa sih yang kalian pikirkan ketika mendengar jurusan PGSD?, atau misalnya ketika bertemu dengan Mahasiswa PGSD? jangan bilang kalian juga berfikir, Ah Jurusan PGSD itu gampang, kan hanya belajar pelajaran-pelajaran SD sambil nyanyi-nyanyi gitu..Asumsi seperti itu tidak salah sih, tapi ada banyak sekali kelanjutannya..nah untuk menambahkan asumsi tadi, saya akan mencoba menceritakan bagaimana pengalaman saya kuliah mengambil jurusan PGSD di UNESA.

Di UNESA, PGSD merupakan jurusan favorite ke 2 setelah Manajemen, peminatnya luar biasa sahabat, ribuan calon mahasiswa berbondong-bondong ke jurusan PGSD, dan yang diambil hanya 3 ratusan gitu, sebenarnya apasih yang membuat mereka tertarik pada jurusan PGSD, ada apa ya di jurusan PGSD?..hihihi, baca sampai selesai ya, saya kasih tau jawabannya dibawah.

Saya jelaskan dulu ya apasih Jurusan PGSD itu? jurusan PGSD merupakan jurusan yang menyiapkan mahasiswanya untuk menjadi guru SD, Karena mempersiapkan untuk menjadi guru SD, maka di jurusan PGSD ini mahasiswa akan diajarkan semua materi pelajaran SD, mulai dari Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA, IPS, PPKn, Olahraga, kesenian (seni musik, seni tari dan seni rupa), nah berarti asumsi yang tadi benar adanya, tapi…

follow_intipjurusan_COMPRES

Di semester pertama, semester 1 2 dan 3 mahasiswa PGSD tidak sepenuhnya dihadapkan pada materi-materi SD, melainkan kita harus mempelajari semua mata pelajaran diatas dari materi SD-SMA, contoh : Mata kuliah matematika kita tidak hanya belajar 1 + 1=2, tapi kita harus bertemu lagi dengan Al jabar, integral dan lainnya, mata kuliah Fisika dimana kita harus bertemu lagi dengan hukum newton dan praktikumnya, mata kuliah Biologi dengan berbagai praktikum hingga membuat laporannya. Kebayang gak sih, yang awalnya ingin menghindari ilmu-ilmu eksak, kemudian dipertemukan lagi oleh tuhan dengan cara yang sangat indah..yaitu melalui jurusan PGSD. untuk tugas yang sering diberikan dosen pada semester 1 2 dan 3 ini masih seputar makalah, presentasi, analisis buku gitu deh. jadi tidak terlalu ribet lah

Di semester lanjut, 4 5 dan 6 mahasiswa PGSD mulai mempelajari kurikulum dan teman-temannya, di semester ini benar-benar fokus pada pembuatan Perangkat pembelajaran yang baik dan benar, menganalisis materinya, bagaimana cara mengajarkannya, metode apa yang dipakai, dan media pembelajaran penunjangnya, tidak jarang kegiatan simulasi dilakukan. ketika kegiatan simulasi, akan terlihat bagaimana penguasaan kelasnya, cara menyampaikan materinya bagimana, ada ice breaking apa tidak, media pembelajarannya interaktif apa tidak, kalau misalnya ada kekurangan pastinya itu menjadi evaluasi bersama. Selain itu di semester ini ada juga mata kuliah seni (seni musik, seni rupa dan seni tari) untuk seni musik mahasiswa PGSD diberi bekal musik dasar, dari membaca not, bermain piano, angklung dan lainnya, untuk seni rupa biasanya melukis 2 dimensi dan 3 dimensi, membuat kerajinan dari bahan-bahan alam, hingga menganyam, membuat boneka dari kain flanel, sedangkan untuk seni tari mahasiswa PGSD harus menguasai berbagai jenis tarian anak atau tarian daerah, jadi nanti di akhir semester diadakan pagelaran seni musik dan seni tari sebagai tugas akhir mata kuliah. Selain itu, mahasiswa PGSD juga biasa menampilkan teater sendiri. Multitalenta banget, kan? Jadi jangan heran kalau kamu melihat cowok jurusan PGSD yang sedang menari, membuat kerajinan dari bahan alam, membuat boneka dari kain flanel, atau bahkan menyulam. Keren bukan?? hihihi terus kelanjutannya bagaimana?

Mahasiswa PGSD juga wajib menguasai ilmu kepribadian, kenapa begitu? karena guru SD merupakan senjata pembentuk kepribadian mendasar seorang anak, guru SD merupakan pondasi pembentuk kepribadian dan ilmu pengetahuan anak yang nantinya akan mereka gunakan ke jenjang selanjutnya, bayangkan nih ya, kalau misalnya guru SD belum mampu membentuk kepribadian yang baik anak didiknya, dan ilmu pengetahuan yang diberikan banyak sekali terjadi miskonsepsi, maka akan lebih susah tuh penanganannya.

Mata kuliah yang paling berkesan bagi saya pribadi adalah mata kuliah Seni tari dan Biologi, untuk mata kuliah seni tari kenapa berkesan bagi saya karena mata kuliah tersebut menuntut kita untuk menguasai tarian-tarian anak atau daerah, itu benar-benar membutuhkan waktu yang ekstra untuk belajar, setiap pertemuan benar-benar diisi dengan praktik menari jadi, mahasiswa dibagi menjadi beberapa kelompok dan masing-masing kelompok harus menampilkan 1 tarian anak/daerah, nah kami semua kesulitan untuk mempelajari gerakan tarian tanpa pelatih, alhasil banyak dari teman-teman yang sengaja mengambil guru tari dari jurusan tari, menyenangkan dan menantang banget kaann.. hihi, dan untuk biologi kenapa berkesan bagi saya, karena mata kuliah ini sangat menarik sekali, waktu lebih banyak digunakan untuk praktikum di lab IPA maupun di lingkungan sekitar kampus.

Selain wajib mengikuti berbagai mata kuliah, Mahasiswa PGSD juga wajib mengikuti kegiatan pramuka dan paskibra, dan puncak dari wajib pramuka adalah semua mahasiswa PGSD wajib mengikuti Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar yang biasanya dilaksanakan selama 1 minggu, sehingga nantinya ketika menjadi guru sudah mempunyai sertifikat untuk mengajar pramuka, selain yang wajib ada juga kegiatan lain seperti gymbond, rohis, dan komunitas menulis.

Mahasiswa PGSD juga wajib melakukan tugas lapangan yang biasanya kami sebut magang, seluruh mahasiswa di sebar ke berbagai sekolah dasar di Surabaya, untuk magang pertama kami ditempatkan di sekolah-sekolah yang masih dikatakan kurang, di magang ini kami mempelajari semua yang ada di sekolah dasar, mulai dari administrasinya seperti apa, pengadaan sarana dan perawatannya bagaimana, perpustakaan, sistem belajar mengajar, tenaga pendidiknya dan ekstrakurikuler yang ada, setiap selesai melakukan magang kita harus membuat laporan yang dilakukan secara kelompok juga, dan untuk magang ke dua kami ditempatkan di sekolah yang bisa dikatakan sudah bagus, yang dipelajari juga sama, akan tetapi di laporan nanti kami bisa menganalisis sebenarnya apa yang membedakan antara sekolah di magang 1 dan sekolah di magang 2.

Nah pertanyaan selanjutnya, apa yang ada di pikiran kalian ketika bertemu dengan mahasiswa PGSD?

Mahasiswa PGSD itu rapi banget, biasanya sih pakai rok, baju batik yang berseragam, dan sepatu pantofel.. Benar begitu?

benar sekali sahabat, mahasiswa PGSD tidak seperti mahasiswa jurusan lainnya yang memakai pakaian bebas saat kuliah, mahasiswa PGSD harus selalu tampil rapi mengenakan baju yang berkerah, NO Kaos, memakai rok atau celana yang biasanya dipakai guru-guru itu loh, dan pastinya memakai sepatu pantofel, NO sepatu karet, selain itu rambut juga harus tertata rapi tidak boleh di cat dengan berbagai model. kebijakan tersebut bukan tanpa tujuan, melainkan membiasakan mahasiswa PGSD dari awal agar nantinya setelah menjadi guru benar-benar menjadi contoh yang baik bagi siswa untuk selalu tampil rapi dan sopan, karena apa? Anak-anak usia sekolah dasar mereka melakukan sesuatu, memakai sesuatu sesuai dengan apa yang dilihatnya, anak SD itu benar-benar penonton, dan pemerhati yang baik dan aktornya adalah guru. SO, si aktor harus benar-benar mencerminkan kepribadian yang baik, dari segi tingkah laku dan cara berpakaian. saya pernah nih,  memakai rok yang panjang sekali sampai melebihi kaki, tidak beberapa lama lemudian, siswa mengatakan “Teacher, kok rok teacher beda dari guru-guru yang lain?, panjang banget teacher kayak roknya cinderella”.. nah percaya gak percaya, siswa SD memang benar-benar pemerhati yang baik, Ada noda sedikit di baju, jilbab yang dikenakan guru miring sedikit, atau penampilan lainnya yang tidak seperti orang biasanya pasti anak-anak akan mengatakannya, maka dari itu untuk menjadi guru SD juga perlu pembiasaan sejak masih menjadi mahasiswa.

Kenapa Harus Jurusan PGSD?

yang pertama, prospek kerja yang menjanjikan setelah lulus karena sekolah dasar itu jumlahnya banyak sekali, kesejahteraan guru yang semakin baik, tunjangan profesi guru yang lumayan besar, dan akan ada pensiun guru SD masal di Indonesia.

Sudah cukup jelas ya sahabat informasi yang saya berikan seputar jurusan PGSD, bagi adik-adik yang masih bingung kira-kira mau ambil jurusan apa ya? ke PGSD UNESA aja yuk!


Tentang Penulis : Dina Rosita

Alumni PGSD UNESA, Hobi jalan-jalan, sesekali membaca dan nulis cerita pribadi, kesibukan sekarang mengajar di SD Khadijah Wonorejo Surabaya, melanjutkan study S2 DIKDAS UNESA, Menjadi Relawan, Menghadiri majlis Sholawatan dan mengikuti Festival Albanjari Se Surabaya/ se Jatim.

Instagram :@ilmandina      

Facebook : Dina Ilman

Kode Konten: X235

Ayo komen disini untuk bertanya ke penulis ! Kami akan kirim balasan melalui email

Your email address will not be published. Required fields are marked *