PGSD UM (Erina)

Salam dari pelurus generasi penerus! Sebelumnya, perkenalkan nama saya Erina Budi Purwantiningsih. Saya mahasiswi PGSD Universitas Negeri malang angkatan 2015. Seperti ulasan jurusan serta kampus yang ditulis teman-teman sebelumnya, kali ini saya akan sedikit membuka pintu pengetahuan kalian mengenai prodi saya yakni Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Malang. Apa itu prodi PGSD? Bagaimana prospek kedepannya? Serta beberapa bahasan lain yang semoga memberikan bantuan wawasan bagi rekan-rekan yang akan mengambil prodi ini selanjutnya. So, lets open your mind.

Blitar, Jatim: Universitas Negeri Malang adalah sebuah universitas Negeri di kota malang Jawa Timur. Selain memiliki kampus induk yang megah di Jalan Semarang No. 5 atau yang lebih akrab “kampus ngarepe matos” karena memang berdiri di depan sebuah mall besar di jantung kota Malang, Universitas Negeri Malang juga memiliki kampus peranakan atau kampus cabang yang ada di Jalan Ki Ageng Gribig No 45 Sawojajar Malang (PP 2) dan kampus di Jalan Ir. Sukarno No. 1 Kota Blitar (PP3).

PP2 dan PP3 merupakan kampus yang dikhususkan untuk jurusan KSDP yang meliputi prodi PGSD dan PGPAUD. PP2 juga sebagai kampus ‘utama’ dalam pelaksanaan segala kegiatan dan administrasi jurusan KSDP FIP UM.

Selebihnya, mari berkenalan lebih lanjut dengan PP3 Universitas Negeri Malang J

di-web

PP3 UM seperti yang dijelaskan sekilas di atas, merupakan kampus cabang Universitas Negeri Malang  di Kota Blitar Jawa Timur yang menaungi prodi PGSD. PP3 UM dipimpin oleh Ka-PP3 (Koordinator Program Pelaksana 3) Ibu Sutansi M.Pd dan sebelumnya dipimpin oleh Bapak Alif Mudiono, S.Pd, M.Pd  .

PP3 berdiri di kota budaya dan pariwisata yang menjadikannya strategis dalam hal pembelajaran. Mahasiswa PP3 juga bisa menambah wawasan kebudayaan dan tradisi yang ada di Kota Blitar selain hanya pengetahuan di bangku perkuliahan. Mengingat di Blitar juga banyak dilakukan kegiatan kebudayaan seperti Grebeg Pancasila, Blitar Jadoel, Theather Kebangsaan, dan lain sebagainya. Sehingga didapat poin plus bagi mahasiwa PGSD PP3 sendiri.

Selain itu dalam pengembangan bakat dan minat mahasiswa PP3, terdapat pula berbagai kegiatan kemahasiswaan seperti Banjari, MP3 PP3, Spion duty, UAM Musik, Karawitan, dan lain sebagainya.

Saya saat praktik mengajar

Lalu, apa keunggulan mahasiswa Prodi PGSD?

Mahasiswa PGSD yang menjadi bakal pendidik adalah pelurus generasi penerus. Bermodal keterampilan general di berbagai bidang ampu, seperti kemampuan menguasai pembelajaran kelas, penanganan laku siswa, public speaking, statistika, komputer, kepramukaan, musik, tari, kerajinan, karya tulis, pengelolaan laporan dan lembar evaluasi, administrasi, olah raga, bahkan keterampilan penanganan Anak Berkebutuhan Khusus turut menyumbang keunggulan produk PGSD. Profil lulusannya pun harus mengacu pada Standart Kompetensi Guru Kelas (SKGK) yang dikeluarkan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dengan kecakapan beragama, pelaksanaan dan penilaian proses pembelajaran di kelas, penguasaan materi pembelajaran, handal dalam menerapkan didaktik metodik dan penelitian tindakan kelas, serta lihai berkomunikasi empatik dalam kehidupan masyarakat. Selebihnya, mahasiswa PGSD juga dituntut menguasai lima pokok ajar yakni Bahasa Indonesia, Matematika, PKn, Ilmu Sosial, Ilmu Alam, dan berbagai mata pelajaran pendukung lainnya.

Hal pokok dalam menempuh pendidikan di PGSD, tentu utamanya “laku agung” perlu selalu dijunjung. Tidak hanya dalam perkuliahan, namun juga di kehidupan sehari-hari. Hal ini demi terciptanya generasi pelurus yang mumpuni dan siap mendidik siswanya kelak. Selama 5 semester saya menempuh pendidikan ini, saya berusaha mengimbangi antara kecakapan akademik dan non akademik. Sembari kuliah, saya juga menjadi pengajar di salah satu lembaga bimbingan belajar di Kota Blitar. Hal ini saya tempuh untuk melatih skill mengajar yang saya peroleh di bangku perkuliahan. Selain itu, saya juga bisa mendapatkan tambahan uang untuk kuliah saya. Di sela-sela waktu, saya sering menyempatkan diri untuk menulis juga.

Mengenai tugas-tugas yang harus tuntas dalam perkuliahan PGSD, penguasaan utama selain pada teori serta praktis pengajaran dalam kelas juga terdapat tugas di luar ruangan seperti kemah wajib atau dikenal dengan Kursus Mahir Dasar (KMD). Kegiatan ini dilakukan karena sebagai guru SD nantinya juga wajib bisa menguasai dasar-dasar pengajaran kepramukaan. Saya sendiri menempuh KMD di  semester 5 awal selama 7 hari 6 malam kemah di lapangan Kwarcab Kota Blitar. Dari kegiatan KMD tersebut saya mempelajari banyak hal utamanya yaitu berkarakter luhur untuk bangsa yang agung.

Lantas, mata kuliah apa yang paling berkesan?

All of things there were amazing. But i loved  arts a lot. Pembelajaran seni adalah paling saya gemari. Selian sebagai “oase” diantara pengajaran tentang ilmu-ilmu keguruan serta pelaksanaan pembelajaran yang tepat di kelas, pengajaran seni yang meliputi seni sastra, seni gambar, dan seni musik menjadi favorit tersendiri. Mempelajari not-not angka lalu membuat lagu serta alat musik sendiri, setelahnya mahasiswa harus menjadi aktor dan aktris video clip lagu ciptaannya sendiri. Dalam seni sastra, mahasiswa diajarkan mengungkapkan nilai, norma, dan moral dengan kemasan kata yang cantik untuk siswa sekolah dasar serta langkah apresiasi karya. Dan dalam seni gambar, mahasiswa diajarkan menggambar banyak hal mulai dari seni gambar abstrak, karikatur, cerita berseri, dan gambar imajinatif yang mengandung unsur pembelajaran tentunya penuh kreasi. Sedangkan mengenai seni tari yang biasanya pada semester 3, mahasiswa PGSD akan belajar menjadi koreografer tari, pengajaran tata rias tari, tata panggung tari, serta menjadi penari. Dan saat puncak mata kuliah seni tari, akan diadakan gebyar seni tari tahunan dimana mahasiswa yang menempuh mata kuliah ini akan melakukan pentas tari di aula terbuka kampus.

Gebyar Seni Tari Kreasi Mahasiswa PGSD UM tahun 2016

Lantas, dengan memilih PGSD, bagaimana prospek kerja ke depannya?

Sebuah pertanyaan yang kerap saya dapatkan. Alasan utama saya memilih PGSD pada saat pendaftaran SNMPTN 2015 lalu adalah karena kecintaan saya pada dunia pendidikan. Bagi saya menjadi seorang guru adalah panggilan hati untuk mengabdi pada kemajuan pendidikan di Indonesia. Selain itu pekerjaan guru juga mulai tampak “jaya” di kehidupan masyarakat mengingat pemerintah sangat memperhatikan kondisi pendidikan khususnya guru di era kini. Mulai dari tunjangan untuk guru, pembangunan sekolah di daerah terpencil, serta pemenuhan sarana prasarana penunjang pendidikan. Keren, bukan?

Jadi, lepas kesahmu dan tambat semangatmu! PP3, ande!


Tentang penulis : Erina

Erina Budi Purwantiningsih, mahasiswa PGSD PP3 Universitas Negeri Malang tahun 2015. Pecandu literasi dan penulis buku.

Instagram: @erinabudi_

blog: erinaningsih.blogspot.com

Fb: www.facebook.com/erina.ningsih

Kode Konten: 279

2 thoughts on “PGSD UM (Erina)”

Ayo komen disini untuk bertanya ke penulis ! Kami akan kirim balasan melalui email

Your email address will not be published. Required fields are marked *