Peternakan Universitas Bengkulu (Andika)

Apa kabar sobat intipers! Hai sobat ternak

Perkenalkan, saya Andika Wahyu Noor Pratama, panjang banget yah, tapi kalian cukup panggil saya Andika, atau Wahyu juga boleh deeh. Saya saat ini adalah mahasiswa Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu, angkatan 2015. Oke, kali ini saya mau berbagi sedikit cerita nih sama sobat intipers tentang jurusan saya yang sedikit “liar” haha *kebun binatang donk*. Semua tentang saya dan jurusan saya akan dikupas secara tajam setajam.. jeng jeng bukan infotainment yah.. oke semoga artikel saya dapat memotivasi teman-teman dan bermanfaat ya.

SEPERTI APA SIH JURUSAN PETERNAKAN ITU?

Pasti sobat intipers pada penasaran kan seperti apa sih Jurusan Peternakan itu? Apa aja sih yang dikerjakan? Kalo mau beternak ngapain kuliah, banyak kok peternak yang sukses. Yah, sekelumit pertanyaan yang saya sendiri sebagai anak peternakan agak kebingungan jawabnya gimana? Hehe. Lanjut yah, Jurusan Peternakan adalah salah satu jurusan yang berada dibawah naungan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu guys. Mulai berdiri sejak tahun 1993 sampai sekarang. Di sini, ilmu ekonomi kepake banget loh, karena peternakan identik dengan keuntungan dan kerugian.kami juga mempelajari bagaimana cara memanajemen keuangan, dan masih banyak lagi. Actually, banyak orang-orang berfikir peternakan itu identik dengan feses, kotor dan liar. Padahal peternakan gak melulu kayak gitu kok. Penasaran kan ada apa aja sih keseruan di dalam dunia peternakan? Tetap lanjut baca ya. J

APA AJA SIH YANG DIPELAJARI?

Jurusan Peternakan itu punya cakupan yang luas guys, kalo kalian berfikir bahwa peternakan selalu berhubungan dengan ternak, kalian salah. Di Jurusan Peternakan, mahasiswa mendapatkan pendidikan dasar di semester awal sama seperti saat kita SMA. Jadi di awal kuliah, kalian masih menemukan pelajaran, Matematika, Bahasa Inggris, Fisika, Kimia dll. Saat kami memasuki semester ketiga, kami baru mulai memasuki dunia peternakan yang sesungguhnya, mata kuliah seperti Produksi Ternak Potong dan Nutrisi Ternak Dasar adalah yang paling banyak menyita waktu di semester tiga, bahkan salah satu dosen ku pernah berkata kayak gini “Welcome to the real world of Animal Science”. Pertama dengernya sih, alah palingan beternak lagi, beternak lagi, haha. Ternyata benar, kami disuruh merawat sapi, kambing, dan domba dan seluruh keperluannya loh guys. Eh ternyata gak itu aja loh, untuk menghasilkan ternak yang gemuk, kami juga diajarkan ilmu meramu pakan ternak biar sehat. Nah di semester empat memasuki ilmu manajemen guys, kebayang gak sih betapa ribetnya ngurusin ternak pake ilmu manajemen. Cerita sedikit yah, aku orangnya agak malesan berhadapan dengan hitung-hitungan. Nah, pas deadline pengumpulan laporan mata kuliah Manajemen Ternak Potong dan kerja aku malah sama sekali gak ngumpul laporannya. Bahkan aku disuruh menemui dosen pengampunya diruangannya, tapi aku malah kabur, hehe. Alhasil nilai yang aku dapatkan juga gak memuaskan banget sih, hehe. Nyesel juga sih, karena apapun ilmu yang diajarkan dosen tu bermanfaat banget guys, jadi jangan disia-siakan ya. Nah balik lagi nih ke laptop *haha*, ada satu mata kuliah ni yang jadi momok bagi mahasiswa peternakan tiap tahunnya, tepatnya di semester lima yaitu Produksi Hijauan Pakan. Hah? Hijauan, gak salah tuh? Iya jadi penjelasannya ternak butuh makan, dan makanan ternak adalah hijauan, nah disinilah letak fungsi dari mata kuliah ini. Anyway sekilas gak ada yang salah sih ama mata kuliah ini, tapi kok bisa sih jadi momok yang mengerikan bagi mahasiswa peternakan? Jadi, kita tuh masing-masing kelompok diberi lahan seluas 12 x 5 m *gede kan, lumayan bisa buka warung manisan, hehe* nah tugas kita tuh adalah menanam pakan ternak yang disebut Setaria sphacellata *ribet banget sih namanya* atau sering juga disebut rumput setaria. Nah lahan yang telah dibagi secara Cuma-Cuma digemburkan secara manual loh *kebayang kan betapa capeknya* serasa capek banget tiap nge gemburin lahan padahal ada traktor loh tapi kami disurruh menggunakan kemampuan kami sendiri, seketika itu juga kami mengingat perjuangan ayah dan bunda dalam mengais rejeki *air mata pun menetes, hehe*. Semua rumput-rumput liar dibersihkan, setelah bersih baru deh ditanami rumput. Pernah satu pertanyaan terbesit dibenakku (nyabutin rumput trus nanam rumput lagi) haha.  By the way setelah melalui perjuangan keras tersebut kami harus berjuang lagi buat ngukur rumput seminggu sekali sampai panen tiba. Duh kebayang deh susahnya, namun hasil yang didapat sesuai dengan perjuangan kita guys.

TUGAS APA YANG SERING DIBERIKAN

follow_intipjurusan_COMPRES

Di jurusan peternakan, kami selalu akrab dengan yang namanya tugas. Tugas yang paling sering dikasih sama dosen tuh antara lain membuat laporan dan makalah. Fyi, laporan biasanya kami buat seminggu setelah selesai melaksanakan praktikum. Namun, yang membuat kami sedikit keteteran adalah mata kuliah yang berpraktikum nih guys, karena mata kuliah yang mewajibkan membuat laporan ada sebanyak 5 atau 6 mata kuliah disetiap semesternya. Nah, berarti kami harus mengumpulkan 5 sampai 6 laporan sekaligus di minggu depannya, kebayang gak sih betapa ruwetnya pikiran kami kala itu, dan yang menambah ruwetnya laporan tersebut adalah, laporan yang kami buat wajib ditulis tangan. Hadeh *ampe kriting nih jari*, dan satu lagi, laporan tidak boleh dikumpul terlambat loh, kalo terlamabat maka nilainya juga terlambat, saking takutnya terlambat banyak dari kami yang datang ke kos asisten dosen dan mengumpulkannya langsung, karena asisten dosen lebih enak di nego ya say, hehe. Hal yang paling berkesan bagi saya adalah, saya tipikal orang yang suka mengerjakan sesuatu ketika deadline sudah dekat (kayaknya rata-rata mahasiswa gitu deh), nah di saat-saat seperti itulah “the power of kepepet” muncul, satu kosan bisa penuh 10 – 15 mahasiswa yang mengerjakan laporan, dan satu laporan tidak boleh sama dengan laporan lain yang membuat kami tambah pusing, ahaha. Tak jarang juga kami baru menyelesaikannya sampai subuh tiba (kayak serangan fajar gitu). Namun, waktu yang sempit itu dapat kami gunakan untuk saling membantu teman satu sama lain, walaupun hari-hari sebelumnya masih panjang, tapi entah mengapa saya sendiri sangat senang jika membuat laporan rame-rame bareng teman (biar sama-sama telat kali yee) haha

MATA KULIAH PALING BERKESAN

Ada dua mata kuliah yang sangat saya gemari di Peternakan yaitu Biologi dan Dasar Genetika Ternak. Kedua mata kuliah ini saling berhubungan erat. Sejak sma saya memang menyukai Biologi, dan ini menjadi salah satu alasan yang pada akhirnya saya memilih Peternakan. Mata kuliah Dasar Genetika Ternak, bisa dibilang adalah salah satu mata kuliah momok bagi sebagian teman-teman saya. Ada-ada saja alasan mereka, terutama pada satu bahasan, mereka sangat malas sekali menjodoh-jodohkan tanaman (Hukum Mendel) *mendingan jodohin diri sendiri, hehe*. Bahkan ada satu teman saya yang sempat kebingungan dengan mata kuliah yang satu ini, “Dasar Genetika Ternak namun kebanyakan mempelajari genetika tumbuhan, haha. Namun bagi saya sih asik-asik saja, saya sangat melahap materi tersebut. Dan memang tidak salah, nilai yang saya dapatkan juga sangat memuaskan, saya mendapatkan nilai A dengan rata-rata tertinggi. Hihihi

KEGIATAN DAN TUGAS LAPANGAN

Belajar di Jurusan Peteranakan identik dengan lapangan. Penguasaan materi tanpa diimbangi dengan lapangan seperti sayur tanpa garam di peternakan. Di mata kuliah Produksi Ternak Perah kami dibawa untuk melakukan praktek lapangan,

disini kami diajarkan cara mengidentifikasi ternak jantan yang bagus untuk dijadikan pejantan unggul. Di mata kuliah Produksi Ternak Potong dan Kerja, kami juga pernah mendapatkan tugas untuk mengunjungi peternakan sapi potong disekitar Bengkulu. Disinalah ketrampilan kami bertambah, kami belajar bagaimana cara menjadi penyuluh yang baik, berbagi ilmu dengan peternak dan mendata berbagai hal tentang peternak tersebut mulai dari data diri peternak, jumlah ternak, penghasilan, dll.

SEBARAN ALUMNI

Sejauh ini, alumni Jurusan Peternakan dari Universitas Bengkulu sudah banyak melanglang buana ke luar daerah bahkan ke luar negeri loh guys, ada yang ketika lulus langsung membuka peternakannya sendiri, ada yang menjadi manager di sebuah perusahaan ada yang bekerja di dinas peternakan bahkan ada juga yang lanjut S2 dalam dan luar negeri loh. Sebaran alumni Jurusan Peternakan cukup bervariasi yah, itu menandakan bahwa lulusan Peternakan mampu ditempatkan dimana-mana, wow hebat kaan. Sekarang udah pada tau kan seperti apa Jurusan Peternakan yang sedang saya geluti ini, banyak lagi hal menarik nih guys. Jangan lupa dibaca yaah.


Tentang Penulis: Andika Wahyu Noor Pratama

Mahasiswa semester 5 Prodi Peternakan – FP Unib, energetik, agak aneh, hobi, membaca, menonton, makan dan menulis. Sebentar lagi akan melaksanakan Praktek Kerja Industri untuk pertama kali.

Ig: @dikandika0712

Kode Konten: X242

Ayo komen disini untuk bertanya ke penulis ! Kami akan kirim balasan melalui email

Your email address will not be published. Required fields are marked *