Ilmu Perpustakaan Undip (Elva)

Assalamu’alaikum, halo para pejuang rantau ! Semoga selalu bahagia.

Perkenalkan, nama saya Elva Arviani Mukaromah atau biasa dipanggil Elva. Saat ini saya sedang menempuh pendidikan S1 Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro tepatnya di kota Semarang. Sudah 2 tahun sejak penerimaan mahasiswa baru tahun 2015 sampai sekarang saya menjadi pejuang rantau di kota lumpia ini heuheu doakan ya 1.5 tahun lagi bisa lulus tepat waktu aamiin.

Hmmmmm sebentar deh, tadi dari prodi apa mbak? Saya dari Ilmu Perpustakaan. Loh emang ada ya prodi itu? Kalau lulus mau jadi apa? Pasti suka baca buku ya? Emangnya nggak ada jurusan lain ya di Undip yang lebih keren gitu? Ah sayang banget kuliah di Undip cuma masuk di Ilmu Perpustakaan? Wah ternyata banyak yaa peluru-peluru pertanyaan yang diluncurkan ke saya hihi. Ya, selama 2 tahun ini saya pribadi sering banget disodorkan pertanyaan-pertanyaan seperti itu. Saat jadi mahasiswa baru sih pastinya kaget dan bingung cari alasan juga jawabannya tapi jangan sebut mahasiswa Ilmu Perpustakaan kalau sudah 2 tahun belajar tapi tetep nggak bisa nge-jawab *nahloh*

Oke, jadi waktu SMA dulu jurusan yang saya inginkan adalah Pendidikan bahasa Perancis di salah satu universitas lain di Semarang tetapi alangkah mengejutkan ketika pendaftaran jalur undangan ternyata hati saya berpaling yang pada akhirnya menjatuhkan pilihan pada Prodi Ilmu Perpustakaan Undip. Banyak yang kecewa sudah pasti. Bapak ibu kecewa? Hmm tidak sih, tapi sedikit menyayangkan .

Nah, itulah sedikit gambaran yang akan muncul ketika kalian memilih jurusan-jurusan yang belum begitu populer. Eitssss, tunggu dulu deh . Ternyata pola pikir saya tentang Prodi Ilmu Perpustakaan sendiri salah besar! Karena, setelah awal masuk perkuliahan Prodi ini juga banyak peminatnya tidak hanya dari pulau jawa bahkan luar pulau seperti Kalimantan, Sumatra. Di tahun 2015, Prodi menerima mahasiswa baru dari berbagai jalur seperti undangan, SBMPTN dan UM sebanyak 80 mahasiswa dan ternyata kuota tersebut ditahun 2017 ini justru naik menjadi kurang lebih 127 mahasiswa baru. Wow! Amazing! Se-antusias itukah masyarakat di luar sana khususnya calon maba yang memilih prodi ini atau bahkan lebih.  Jadi, pada intinya jangan pernah takut memilih jalan yang belum banyak dilalui kebanyakan orang karena jalan kita sudah ada yang mengatur dan hal itu tidak dapat disamakan. So, hidup itu pilihan bukan? Jadi, kita pribadi punya hak untuk memilih jalan mana yang akan ditempuh untuk menuju kehidupan yang lebih baik .

Oiya, setelah 2 tahun saya belajar di Prodi Ilmu Perpustakaan banyak sekali hal-hal yang didapatkan. Hmm tidak melulu tentang buku loh yaa tetapi pengalaman hidup yang sangat sangat sangat berharga . Sekaligus promosi nih yaa heheu di Prodi Ilmu Perpustakaan memiliki wadah/organisasi mahasiswa Ilmu Perpustakaan yang bernama Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan atau lebih dikenal HMPS ILPUS. Katanya nih, jadi mahasiswa itu jangan cuma kuliah-pulang kuliah-pulang aja tapi cobalah kembangkan diri dengan mengikuti kegiatan kampus seperti Himpunan atau UKM .  Banyak kegiatan yang di selenggarakan himpunan dan sudah ribuan pengalaman yang saya dapatkan seperti menjadi delegasi ke luar kota misalnya Malang, Yogyakarta dan dalam waktu dekat ini akan ada yang diberangkatkan lagi ke Makasar *kurang seru apa coba? wkwk* .

Belajar di Prodi Ilpus sebenarnya mempelajari 2 benda yaitu benda hidup dan benda mati. Manusia dan buku/koleksi lainnya. Tidak membutuhkan keahlian khusus untuk dapat masuk di program studi ini yang ada hanyalah niat dan mau belajar . Karena, mempelajari manusia atau buku-buku itu tidak semudah yang dibayangkan tapi juga tidak terlalu susah. Disini, kita belajar cara berinteraksi yang baik; komunikasi: cara memperlakukan benda mati yaitu buku atau koleksi lainnya. Prodi Ilpus masuk ke dalam jenis ilmu sosial. Biasanya, mata kuliah yang sering dipelajari adalah hafalan hmm ada sih yang hitungan tapi hanya satu mata kuliah yaitu statistika di semester 5. Contohnya itu mata kuliah Layanan Informasi dan Referensi di semester 3 yang tidak hanya membutuhkan hafalan tetapi juga pemahaman. Ya karena di mata kuliah ini pakainya logika dan selalu berkaitan dengan kehidupan kita sehari-hari misalnya sebagai agen penyedia informasi bagaimana cara kita melayani masyarakat dengan baik dan semua itu ada teorinya. Kemudian di semester 4 ada mata kuliah lanjutan dari Layanan Informasi dan Referensi yaitu Literasi Informasi. Literasi informasi adalah mata kuliah yang menurut saya cukup mengesankan karena di mata kuliah ini saya tidak hanya mempelajari buku tetapi lebih ke informasi. Contohnya, bagaimana cara kita menanggulangi hoax, menggunakan media dalam menelusur informasi dan sebagainya. Oiya karena berawal dari kesukaan pada mata kuliah ini, ketika ada perlombaan karya tulis nasional di Universitas Negeri Malang saya menulis tentang literasi informasi hehe curhat sedikit boleh kan yaa .

follow_intipjurusan_COMPRES

Jenis tugas yang sering diberikan biasanya menulis makalah dan dipresentasikan. Kelompok atau individu tergantung kemauan dosen tapi lebih seringnya sih kelompok. Contohnya mata kuliah perpustakaan perguruan tinggi yang pada saat itu saya dan kelompok mendapatkan tugas observasi di salah satu perpustakaan universitas swasta yang ada di Semarang . Hmm sebenarnya kalau ditugaskan observasi itu enak banget karena jadi tahu banyak perpustakaan khususnya di Semarang. Kalau menceritakan mata kuliah yang paling berkesan, hampir disetiap semester punya kesannya masing-masing hehe contohnya yaa waktu masih fresh alias masih muda soalnya semester 2 . Mata kuliah perpustakaan khusus mewajibkan mahasiswanya melakukan observasi di instansi seperti bank, rumah sakit yang memiliki perpustakaan khusus dan kami sekelas akhirnya memilih perpustakaan BPK Jawa Tengah sebagai tempat untuk melakukan observasi. Kesan lainnya itu mengadakan kegiatan di salah satu sekolah dasar negeri yang ada di Semarang dalam mata kuliah perpustakaan sekolah. Di prodi Ilpus menyediakan 2 konsentrasi yaitu perpustakaan dan kearsipan tetapi ada kabar dari prodi sendiri kalau konsentrasi kearsipan akan ditutup mengingat sumberdaya dosen dari latar belakang arsip masih sangat kurang.

Jadi ada yang beda nih di semester 5, bulan oktober kemarin baru saja saya dan teman-teman melaksanakan kegiatan wajib tahunan dari Prodi yaitu Kuliah Kerja Lapangan dengan 2 destinasi Surabaya-Bali. KKL ini adalah kegiatan wajib tahunan untuk setiap angkatan dengan tujuan mampu melihat dan belajar secara langsung kondisi yang ada di lapangan baik di perpustakaan atau instansi lainnya. Kemarin dengan 2 destinasi , saya dan teman-teman yang didampingi oleh bapak ibu dosen mengunjungi perpustakaan ITS, Petra dan gedong kertiye yang memiliki koleksi lontar asli Bali tidak hanya mengunjungi instansi tetapi KKL ini juga memberikan kesempatan untuk para pejuang rantau rehat sejenak dari serbuan tugas yang ada wkwk. Di bawah ini adalah penggalan cerita yang tercipta sewaktu KKL kemarin heheu oiyaa ini baru satu kelas yaa belum satu angkatan plus laki-lakinya.

Prodi Ilmu Perpustakaan sudah banyak mencetak alumni-alumni yang hebat diantaranya menjadi pustakawan di perpustakaan universitas, pustakawan perpustakaan umum, selain di perpustakaan ada juga yang menjadi dosen, bekerja di bank, stasiun televisi dan masih banyak lagi.


Tentang Penulis : Elva Arviani Mukaromah

Mahasiswi semester 5 di Ilmu Perpustakaan FIB-Universitas Diponegoro, pecinta warna ungu; penikmat senja dan menyukai kopi. Masih belajar untuk menulis dan mencintai buku. Sesekali membutuhkan piknik agar tidak panik.

Instagram: @elvaarvianii,

Tumblr: elvaarviani.tumblr.com,

Blog: elvaarvianii.blogspot.com

Kode Konten: X215

 

2 thoughts on “Ilmu Perpustakaan Undip (Elva)”

    1. Contoh teorinya misal, teori perilaku pencarian informasi. Litetasi informasi , teori tentang perpustakaan dsb . intinya disini lbh banyak hafalan (hafalan disini maksudnya tulisan dibanding hitung-menghitung)

Ayo komen disini untuk bertanya ke penulis ! Kami akan kirim balasan melalui email

Your email address will not be published. Required fields are marked *