Perpustakaan dan Informasi Undip (Ardi)

Hallo Intipers, Salam Sejahtera Untuk Kita Semua !!!

“Tak Kenal Maka Tak Sayang” pepatah tersebut mungkin sering kita dengar sehari-hari ya. Maka dari itu, ijinkan saya untuk memperkenalkan diri terlebih dahulu. Hai… Nama saya Yudhit Ardi Satria biasanya sih sering dipanggil Yudhit kalau di kampus tapi ada juga teman yang manggil saya dengan nama Ardi. Saat ini, saya berstatus sebagai mahasiswa aktif di salah satu PTN yang ada di Kota Semarang yaitu Universitas Diponegoro atau yang sering disingkat UNDIP. Saya di terima di UNDIP pada tahun 2014 dengan mengambil program studi D3 Perpustakaan dan Informasi yang artinya saat ini saya sudah memasuki semester 7 (udah mahasiswa tua hehehe) dan tengah mengambil TA atau Tugas Akhir (Istilah nya Skripsi kalau di S1).

Ngomong-ngomong tentang jurusan Ilmu Perpustakaan, di Undip sendiri jurusan ini masuk ke dalam Fakultas Ilmu Budaya loh (ciee bangga jadi anak berbudaya wkw). Jurusan Perpustakaan dibagi menjadi 2 jenjang yaitu jenjang S1 dan Jenjang D3. Untuk Jenjang S1 Program Studi nya bernama Ilmu Perpustakaan dengan Peminatan Kearsipan dan Perpustakaan. Sedangkan untuk jenjang D3, Program Studi nya bernama Perpustakaan dan Informasi namun pada tahun 2017 sih katanya udah berubah jadi Sekolah Vokasi (maaf kurang update berita kampus hehe). Nah, kali ini saya akan bercerita tentang Apa Sih Jurusan Perpustakaan itu?. So, stay tune on my story yesss…… 

“Perpustakaan PERPIN” merupakan kegiatan Sukarela yang diadakan
Oleh Mahasiswa Prodi D3 Perpustakaan dan Informasi 2014
Bertempat di CFD Kawasan Simpang Lima Semarang

BeTeWe bicara tentang Perpustakaan. Hhmm…. terlintas sebagian dalam benak masyarakat Indonesia, Perpustakaan adalah sebuah tempat atau ruangan untuk menyimpan buku-buku dari mulai yang terbaru sampai yang jadul, tempatnya orang kutu buku berkumpul, biasanya terletak dipojokan, terus gak boleh berisik dan gak boleh bawa makanan serta minuman dari luar, oo ya satu lagi biasanya penjaganya galak (hahahaha ya ampun ngenes banget ya). Itu contoh pemikiran orang jaman dulu tentang perpustakaan. sekarang perpustakaan udah modern bro dan jauh lebih asik loh selain sebagai sarana edukasi fungsinya pun juga sebagai sarana rekreasi. Selain itu beberapa Perpustakaan modern juga dilengkapi dengan fasilitas yang wahid seperti Wifi Gratis (buat kamu pemburu wifi gratisan pasti seneng banget), tempat bermain anak, bioskop 6D (di Perpustakaan Provinsi Yogyakarta) dan masih banyak lagi. Desain dan bangunan nya pun gak kalah dengan gedung-gedung perkantoran, itu bertujuan agar pemustaka merasa nyaman dalam mencari informasi dan ingin terus mengunjungi perpustakaan. Problematika saya selama kuliah yaitu dari awal saya diterima di jurusan ini sampai saat ini, orang-orang masih sering bertanya “kamu kuliah jurusan apa?” saya jawab “Perpustakaan dan Informasi” sontak muka mereka langsung kaget kayak abis liat setan (wkwk lebay ya). Ada juga yang bertanya “trus nanti kerjanya apa? Jadi penjaga perpustakaan?”. Saya sih memaklumi, jurusan saya ini masih banyak orang belum mengerti, berbeda dengan jurusan elit seperti ekonomi, hukum, teknik ataupun kedokteran. Ketika menjadi mahasiswa baru pun, saya masih gak percaya dan bahkan bingung dengan jurusan perpustakaan begitu juga teman-teman saya, karena satu angkatan saya yakin jurusan ini rata-rata adalah pilihan ke dua mereka dan juga saya (hahahaha). Memasuki semester dua saya mulai merasa seperti salah jurusan karena saya masih kikuk dengan materi yang saya terima dan juga orang-orang terdekat selalu bertanya “mau jadi apa kamu setelah lulus nanti” itu yang membuat mental saya menjadi down. Namun memasuki semester tiga dan selanjutnya, lama kelamaan saya mulai merasa nyaman karena mendapat dukungan dari dosen-dosen tentang prospek lulusan perpustakaan.

Bro and Sist tau gak, Perpustakaan itu adalah bidang ilmu yang mengkaji tentang cara pengumpulan bahan pustaka, pengorganisasian, pengawetan bahan pustaka, dan penyebarluasan informasi yang ada di suatu perpustakaan kepada masyarakat dalam bentuk tercetak maupun digital. di dalam jurusan ini intinya kita diajarkan bagaimana kita melayani pemustaka dengan baik yang berkunjung ke perpustakaan untuk mencari informasi yang dibutuhkan. Asumsi masyarakat selama ini, penjaga perpustakaan kurang ramah malah cenderung galak. Sebagai mahasiswa perpustakaan, pendapat seperti itu harus kita hapus dengan cara memberikan pelayanan prima kepada mereka. Selain itu kita juga wajib membantu pemustaka yang kesusahan mencari informasi, nah selain bekerja, kita juga dapet pahala kan karena membantu orang yang kesusahan (hahaha).

follow_intipjurusan_COMPRES

LKMMPD 2015 Jurusan Perpustakaan dan Informasi

Next, saya akan bercerita lagi nih tentang apa aja sih yang dipelajari dalam jurusan Perpustakaan ini. Dalam jurusan Ilmu Perpustakaan ini, kalian akan diberikan materi tentunya ya seputar dengan dunia perpustakaan. Eitss… tapi jangan salah, jangan kalian berspekulasi belajarnya monoton ya atau tentang nata buku doang. Di sini saya diberikan materi tentang pengklasifikasian suatu buku menurut bidang ilmu, pengkatalokan, cara merawat bahan pustaka, pelayanan kepada pemustaka hingga belajar tentang IT juga loh karena perpustakaan modern sekarang sudah berbasis IT. Selain itu mata kuliah tentang statistika, mata kuliah promosi dan kerjasama, sampai dengan mata kuliah desain interior juga saya dapatkan. Sebagai contoh saja, saat semester satu saya mendapatkan mata kuliah umum dan mata kuliah pengantar tentang ilmu perpustakaan, masuk semester dua saya mendapatkan mata kuliah lanjutan dari pengantar ilmu di semester satu, semester tiga sampai dengan semester lima baru saya mendapatkan mata kuliah tentang berbagai disiplin ilmu yang berkaitan dengan Ilmu perpustakaan yang berbasis IT. Selama perkuliahan, saya diberikan banyak praktik dari mulai semester tiga, bahkan praktik nya pun sampai terjun ke lapangan langsung. Melakukan penelitian atau observasi ke lapangan dan membuat laporan itu juga saya lakukan sebagai penunjang pembelajaran di luar kelas.

Lanjut ya gaes… tadi kan udah saya jelasin masalah mata kuliah apa yang didapatkan, nah sekarang saya akan sharing masalah tugas yang diberikan dari dosen nih (hahaha seketika ngakak) ada beberapa macam tugas sih dari mulai yang gampang sampai yang bikin nguras otak dan tenaga. Kok bisa sih?…. Namanya juga sekolah dan belajar apalagi mahasiswa, ya harus kuat dong menghadapi tugas. Tugas yang diberikan dosen itu bermacam-macam ada yang gampang, ada yang sedikit susah sampai yang susah buangettttt juga ada. Tugas yang paling sering diberikan sih biasanya tugas kelompok membuat makalah lalu dipresentasikan di depan kelas. Nah makalah ini biasanya bersumber dari kita observasi ke lapangan (enak kan bisa sekalian jalan² wkwk), melihat kejadian di lapangan lalu kita rangkum menjadi sebuah makalah dan di buat dalam bentuk power point lalu di presentasikan di depan kelas. Selain membuat makalah, tugas lainnya yang diberikan dosen adalah praktikum. Ada beberapa mata kuliah praktikum tentang penerapan IT di dalam perpustakaan, jadi yang hobi nya berhubungan dengan IT, kalian gak bakal nyesel deh masuk jurusan ini.

BTW, disamping itu ada gak sih tugas yang paling berkesan selama kuliah? Hahahahah … jawabannya “banyak banget”. Menurut aku, tugas yang paling berkesan itu saat semester empat dan lima, dimana itu adalah saat semester terberat dalam hidup (ahhrgg -_-). Tugas di semester empat yang paling berkesan adalah tugas praktikum tentang Database Perpustakaan dan Automasi Perpustakaan. kebayang kan anak Ilmu Budaya di kasih tugas tentang IT (kepala mulai keluar asap). Lalu di semester lima, tugas yang paling berkesan adalah tugas mata kuliah Kerjasama dan Promosi Perpustakaan. tugas ini menuntut kita untuk melakukan kegiatan kerjasama dan promosi buku. kita disuruh dosen untuk membentuk kelompok masing² kelompok berisikan 3 anggota lalu mencari Partner kerja penerbit seperti Gramedia, Yudhistira dll untuk mau berkejasama dengan kita dalam hal penjualan buku. setelah itu kita disuruh menjualkan semua produk mereka dengan cara membuka stand dan berpromosi kepada orang-orang. Mungkin itu sih tugas yang paling berkesan selama saya kuliah, jadi jurusan ini gak monoton kan belajarnya (hahahah).

Setelah saya bercerita panjang x lebar tentang apa itu Jurusan Perpustakaan dan sebagainya, sekarang saya akan bercerita tentang propsek kerja dan para alumni di jurusan saya. Prosepek kerja di jurusan ilmu perpustakaan juga diperhitungkan loh. Apalagi sekarang di Indonesia ada Undang-Undang tentang Perpustakaan dan Pustakawan. Dan taukah kamu ? setiap instansi pemerintah sekarang mewajibkan untuk menyisakan ruangan yang digunakan untuk sebuah perpustakaan. So.. kamu gak perlu khawatir bakal kerja dimana, kamu bisa kerja sekalipun di kementrian-kementrian yang ada di Indonesia karena di setiap Kementrian sekarang ada perpustakaannya. Kamu bisa kerja di perpustakaan milik pertamina (saya tahu karena saya pernah observasi di perpustakaan Kantor Cabang Pertamina di Semarang), di Perpustakaan Universitas, menjadi Dosen Ilmu Perpustakaan (kalau saya sih belum tertarik menjadi dosen wkw) atau kamu bisa kerja di kantor Perpustakaan kota atau provinsi atau bahkan PERPUSNAS (Perpustakaan Nasional RI) di Jakarta. sebagai contoh Para Alumni di jurusan saya, mereka ada yang bekerja di Perpustakaan Provinsi Yogyakarta dan bahkan menurut cerita dosen saya, ada yang bekerja di Perpustakaan DPR RI (wihhhh Keren bet). Intinya takdir yang menentukan adalah Tuhan dan semua pekerjaan itu sama. Sebuah Jurusan juga belum menentukan anda pasti kerja sesuai dengan jurusan tersebut atau tidak.


Tentang Penulis : Yudhit Ardi Satria

Mahasiswa Tingkat Akhir Prodi Perpustakaan dan Informasi – FIB UNDIP. Hobi, Bermain Piano. Saat ini sedang menyelesaikan Tugas Akhir untuk mendapatkan gelar A.Md (Ahli Madya.

Instagram : Yudh.as

Kode Konten : X189

 

5 thoughts on “Perpustakaan dan Informasi Undip (Ardi)”

  1. ka bedanya d3 perpus ama s1 perpus apa
    peminatan klo di d3 ada ga
    peminatan s1 perpus tuh sama di semua univ, atau di undip cmn 2 pemintan doang
    banyak itungan ga di jurusan ini

  2. Halo Miii.. Trimakasih atas pertanyaan nya
    – bedanya D3 dengan S1 adalah , D3 lebih ke praktek nya sedangkan S1 lebih pada teori . Tapi kajian Ilmu nya tetap sama .

    – D3 tidak ada peminatan

    – setau saya , peminatan disetiap universitas berbeda, tergantunf dari universitas tersebut . Kalau di Undip, Peminatan S1 ILPUS hanya ad 2 yaitu kearsipan dan Perpustakaan

    – kalau matakuliah sedikit sih. Cenderung tidak ada malahan.

  3. Kak, mau nanya. Pas matkul IT bakal belajar koding dan kawan2nya gak??

    Duh, doain saya ya biar siap ngadepinnya.

Ayo komen disini untuk bertanya ke penulis ! Kami akan kirim balasan melalui email

Your email address will not be published. Required fields are marked *