Manajemen Universitas Darma Persada (Annissa)

Assalamu’alaikum Wr, Wb.

Apakah teman-teman pernah mendengar kampus swasta dengan kualitas Jurusan Bahasa Jepang yang lumayan terkemuka di Indonesia? Yup.. Universitas Darma Persada, namanya. Aku menjalani program S1-ku di kampus ini. Kampusku beralamat di Jalan Radin Inten II, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, 13450. Aku memang kuliah di kampus tersebut, namun tidak mengambil jurusan yang paling populer yang tadi aku sebutkan di awal. Aku mengambil Jurusan Manajemen dengan ilmu ekonomi seadanya yang aku punya. Bayangkan saja, aku semacam anak sains dengan minat yang mengarah ke jurusan social – ekonomi tepatnya, hingga pada akhirnya tersesat juga di ilmu ekonomi.

Mengapa aku bilang tersesat? Karena di Sekolah Menengah Atas (SMA) untuk penjurusan, aku dijerumuskan ke kelas sains, tanpa ada minat sama sekali di ilmu sains. Seiring berjalannya waktu aku mulai mengikuti arusnya, namun setelah lulus dan mulai bingung memilih jurusan kuliah, aku kembali dengan minatku beberapa tahun yang lalu. Setelah menimbang-nimbang ingin kuliah dimana dan jurusan apa, aku sambil mencari pekerjaan. Agar aku bekerja sambil kuliah saja, pikirku. Setelah beberapa minggu aku bekerja sebagai waitress di perusahaan makanan siap saji, “Pizza Hut”, aku jadi berpikir aku ingin sekali menjadi manajer restoran. Inilah latar belakang kenapa aku memilih jurusan manajemen, mengambil kampus swasta, dan mengambil kelas karyawan. Agar jam kuliah dapat menyesuaikan jam kerja, pikirku.

Ketika mendengar kata manajemen, teman-teman pasti berpikiran bahwa akan melulu belajar tentang me-manage. Ternyata tidak, di sini saya belajar banyak tentang hal baru, bagaimana cara menganalisis laporan keuangan, bagaimana cara kita memandang masalah ekonomi mikro dan makro di Indonesia, dan bagaimana cara untuk “masuk” dan mengerti tentang lembaga keuangan di Indonesia. Ini lebih  menarik dari apa yang aku bayangkan, pikirku. Dan persepsi orang mengenai seseorang yang mengambil jurusan manajemen akan menjadi manajer atau HRD, tok. Bagi saya tidak sepenuhnya benar. Di jurusan ini aku mempelajari juga bagaimana cara untuk menjadi entrepreneur yang baik di mata kuliah Kewirausahaan. Sang dosen akan menjelaskan betul rincian kiat-kiat menjadi wirausaha yang baik, dengan tidak melulu memandang untung besar adalah tujuan utama menjadi wirausaha. Namun yang terpenting adalah kita harus terus mengikuti kemana arus pasar berjalan, dan paham betul mengenai apa yang sedang in dimata calon konsumen.

Untuk macam jurusan yang ada di jurusan manajemen, memang kebanyakan memiliki nama depan atau belakang manajemen, seperti manajemen sumber daya manusia, manajemen keuangan, manajemen pemasaran, manajemen resiko, manajemen strategik, ekonomi manajerial, manajemen bisnis jepang, manajemen mutu, dan manajemen rantai pasokan. Dari beberapa nama-nama mata kuliah yang mengandung manajemen ini, yang menjadi favorite-ku adalah manajemen pemasaran dan manajemen bisnis jepang. Alasan kenapa aku menyukai mata kuliah manajemen pemasaran adalah selain dosennya yang super kece Bapak Dr Firsan Nova yaitu penulis buku best seller PR War, dan Crisis Public Relations, mata kuliah ini juga mengajari kita gimana caranya untuk jadi pengusaha yang memandang luas apa itu pemasaran, yang jelas jadi tahu dan paham teori dasar pemasaran yaitu 7P. Apasih 7P itu? 7P itu 7 komponen dalam pemsaran yang terdiri dari product, price, place, promotion, people, physical evidence, dan process. Alasan selanjutnya kenapa aku menyukai mata kuliah manajemen bisnis jepang yaitu, aku jadi seperti masuk ke dimensi lain, dimana aku berada di negara Jepang dan mengerti bagaimana mereka menjalani bisnisnya dengan sangat apik dan konsisten untuk menjaga kualitas produk yang telah diciptakan. Oiya, di kampusku ini untuk setiap jurusan di semua fakultas menerapkan trilingual bahasa, jadi selain ada mata kuliah Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, ada juga mata kuliah Bahasa Jepang. Bahkan diterapkan sampai 2 semester.

Lalu untuk setiap tugas yang diberikan dari dosen, biasanya dosen lebih sering memberikan tugas untuk membuat makalah, beberapa dosen sering memberikan instruksi mahasiswa untuk mengerjakan sendiri makalahnya, dengan maksud mahasiswa benar-benar menjelaskan masalahnya dengan bahasa dan sudut pandang-nya sendiri, tanpa bantuan copy-paste dari google. Biasanya mahasiswa yang ketahuan menjiplak jawaban dari google, akan mendapatkan nilai yang kurang maksimal.

 

Dari total 147 SKS yang aku ambil di kampus, aku memiliki beberapa mata kuliah yang paling berkesan. Mata kuliah yang pertama yaitu Seminar Ekonomi dan Bisnis Asia, mata kuliah ini mengajak saya dan teman-teman lain di kelas untuk berpikir kritis dan seperti ikut serta dalam setiap contoh kasus yang diambil oleh dosen. Di akhir semester mata kuliah ini, kami diinstruksikan untuk membuat makalah dan mempresentasikan perusahaan di negara Asia yang kita pilih masing-masing sebagai bahan pembelajaran, semisal mengapa perusahaan itu bisa bertahan sampai saat ini, kenapa perusahaan itu bias collapse, atau mengapa perusahaan itu bisa sampai melakukan impor ke negara-negara tetangga. Mata kuliah kedua yang menjadi favorite-ku yaitu Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya. Mata kuliah ini mengajarkan kita untuk mengetahui  ada lembaga keuangan selain Bank yang mungkin pernah kita dengar namun hanya sekilas, contohnya asuransi, pegadaian, koperasi dan lain sebagainya. Mata kuliah ini juga mengajarkan bagaimana cara kita untuk bertransaksi dengan negara lain.

Ada 3 konsentrasi dalam jurusan manajemen, yaitu Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Keuangan, dan  Manajemen Pemasaran. Kebetulan karena cita-cita dan minatku lebih ke arah sumber daya manusia, maka aku mengambil konsentrasi Sumber Daya Manusia.

Ketika saya memutuskan untuk mengambil konsentrasi sumber daya manusia, lalu saya mengambil mata kuliah Praktek Kerja Lapangan (PKL) dengan studi kasus di perusahaan yang saat ini saya bekerja, yaitu PT Telkom Akses Jakarta Utara.

Untuk alumni Universitas Darma Persada di jurusan manajemen beberapa yang saya tahu yaitu mengambil program master di kampus lain dan menjadi dosen di kampusku, menjadi karyawan di beberapa perusahaan lumayan ternama dan menjadi entrepreneur dengan ilmu yang sudah didapatkan dari kampus. Aku sendiri masih belum menentukan akan kemana setelah baru saja dinobatkan lulus dari kampus ini, menjadi apapun aku nanti, semoga saja ke depannya aku bisa menjadi master, karyawan ataupun entrepreneur yang amanah terhadap ilmu yang dimiliki.

Untuk menutup artikel ini, saya ingin mengutip quotes yang bagiku cukup menarik “Mahasiswa tak perlu dipandang sebagai juru selamat atau ratu adil yang kedatangannya perlu dinantikan. Mahasiswa juga tidak perlu dipandang eksklusif sehingga harus selalu berjuang sendirian. Mari berkolaborasi untuk Indonesia yang lebih baik” (Okki Sutanto, Mahasiswa dan Kolaborasi, Kompas, Selasa, 27 Desember 2011, hal. 7).

Wassalamu’alaikum, Wr, Wb.


Tentang Penulis :

Annissa Damayanti Putri, Alumni Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen – Universitas Darma Persada angkatan 2013. Hobi menulis, bernyanyi, dan sesekali mengisi waktu dengan menonton film box office dan main PES. Saat ini bekerja sebagai Drafter di PT Telkom Akses Jakarta Utara.

Instagram : @annissadamayanti

Kode Konten : X194

67 thoughts on “Manajemen Universitas Darma Persada (Annissa)”

    1. Menurut saya, manajemen itu cara mengelola dan mendayagunakan yang dikembangkan secara maksimal di dalam dunia kerja untuk mencapai tujuan organisasi dan untuk pengembangan individu itu sendiri.

  1. Assalamualaikum, kak. Kalau di jurusan manajemen, kira2 banyak itungannya gak? Soalx aku kurang di perhitungan, tp trtarik pngen kuliah d jurusan itu. Kata org sih, kalau jadi mahasiswi manajemen, harus sediakan kalkulator. Krn banyak hitungannya. Bnr gk sih?

    1. Alaikumsalam Dilla. Hai, salam kenal =)
      Aku jawab 1 1 ya.

      Kalo menurut aku di setiap matkul pasti ada hitungan hehe. nah untuk lebih spesifiknya, di jurusan manajemen memang ada hitungan, seperti di matkul akuntansi biaya, akuntansi manajemen, matematika bisnis, statistik bisnis, dan matkul lain yg belum aku sebutkan. Kalo untuk calculator, iya pasti kita menggunakan calculator saat hitung jawaban, karena saat uts ato uas kita ga diperbolehkan menggunakan handphone, tapi boleh menggunakan calculator.

      Akupun dulu begitu, agak gak suka sama hitung-hitungan. Saran aku, kamu jangan takut sama hitung-hitungan di setiap matkul yg ada di jurusan manajemen, asal kamu hadir dan mencatat semua cara, hitung-hitungan itu bisa di pelajari lagi 🙂

  2. Assalamualaikum kak klo manajemen itu kan ada banyak ya, aku masih bingung mau ngambil yg mana tapi aku punya cita2 klo nanti ingin mendirikan usaha sendiri dan meneruskan usaha org tua kira2 manajemen yg cocok itu yg mana ya kak manajemen bisnis atau pemasaran klo boleh tau apa sih bedanya? Terimakasih 🙂

    1. Alaikumsalam Laila..
      Kebetulan kalau di kampusku hanya ada Jurusan Manajemen, namun untuk nanti penjurusannya akan ada Manajamen SDM, Pemasaran atau Keuangan.

      Namun untuk menjawab pertanyaan kamu, berarti aku harus melihat keluar dari kampus aku. Untuk perbedaannya aku coba jelasin ya, di Manajemen Bisnis semua mata kuliah yg terkandung hampir sama dengan Manajemen di kampusku, seperti ; Materi Ekonomi Dasar (Teori Ekonomi atau Ekonomi Mikro/Makro), Matematika Bisnis, hingga pada Mata Kuliah konsentrasi seperti Manajemen Pemasaran, Manajemen Keuangan, Manajemen SDM, dan Manajemen Produksi. Materi yang dipelajari akan sama dengan Manajemen umumnya.

      Kalau Manajemen Pemasaran fungsinya memutuskan, merencanakan, dan pengawasan pada aspek pemasaran suatu perusahaan yang berkaitan dengan konsep pemasaran.
      Lengkapnya kamu akan bisa mensosialisasikan produk atau jasa yang ditawarkan perusahaan agar lebih dikenal,
      memperoleh customer atau konsumen, menambah jumlah pelanggan atau konsumen, mampu bersaing dengan perusahaan pesaing dan dapat memperoleh keuntungan atau laba.

      Saran aku, kalau cita-cita kamu untuk mengembangkan usaha orang tua kamu, kamu mendalami ilmu manajemen pemasaran. InshaAllah kamu akan bisa mengelola usaha tersebut dengan baik, karena kamu paham betul kiat-kiat mengembangkan usaha.

      Semoga jawaban aku berkenan 🙂

  3. Alaikumsalam Laila..
    Kebetulan kalau di kampusku hanya ada Jurusan Manajemen, namun untuk nanti penjurusannya akan ada Manajamen SDM, Pemasaran atau Keuangan.

    Namun untuk menjawab pertanyaan kamu, berarti aku harus melihat keluar dari kampus aku. Untuk perbedaannya aku coba jelasin ya, di Manajemen Bisnis semua mata kuliah yg terkandung hampir sama dengan Manajemen di kampusku, seperti ; Materi Ekonomi Dasar (Teori Ekonomi atau Ekonomi Mikro/Makro), Matematika Bisnis, hingga pada Mata Kuliah konsentrasi seperti Manajemen Pemasaran, Manajemen Keuangan, Manajemen SDM, dan Manajemen Produksi. Materi yang dipelajari akan sama dengan Manajemen umumnya.

    Kalau Manajemen Pemasaran fungsinya memutuskan, merencanakan, dan pengawasan pada aspek pemasaran suatu perusahaan yang berkaitan dengan konsep pemasaran.
    Lengkapnya kamu akan bisa mensosialisasikan produk atau jasa yang ditawarkan perusahaan agar lebih dikenal,
    memperoleh customer atau konsumen, menambah jumlah pelanggan atau konsumen, mampu bersaing dengan perusahaan pesaing dan dapat memperoleh keuntungan atau laba.

    Saran aku, kalau cita-cita kamu untuk mengembangkan usaha orang tua kamu, kamu mendalami ilmu manajemen pemasaran. InshaAllah kamu akan bisa mengelola usaha tersebut dengan baik, karena kamu paham betul kiat-kiat mengembangkan usaha.

    Semoga jawaban aku berkenan 🙂

  4. Assalamualaikum..
    halo kak,aku mau nanya aku disaranin sm mamaku buat masuk jurusan manajemen ini. aku juga berminat untuk masuk sih tapi aku gak tau apa apa tentang manajemen kaya jenis2 nya terus,makro mikro,matematika bisnis dll. nah pertanyaannya kita bakal diajarin dr awal bukan dr yang kita gak tau apa apa sampe jadi tau apa apa? dan gaperlu jago tentang manajemen/ wajib tau dasar buat masuk jurusan manajemen? makasih kak

    1. Wa’alaikumsalam. Halo Farah ?
      Aku jawab ya. Yup bener banget! Kamu ga perlu jago di awal tentang apa itu manajemen.

      Seperti yg kamu tau, Manajemen ini masuk ke ilmu ekonomi, dan ekonomi itu masuk ke ilmu pengetahuan sosial alias IPS, aku ini SMA nya IPA lho hehe.. tapi alhamdulillah bisa “membumi” dengan ekonomi hehe
      Tentang makro dan mikro itu ga susah kok, super duper gampang! Serius deh aku! Bedanya itu mikro mempelajari tentang usaha kecil, dan disini bisa jadi sudut pandang kita difokuskan mendapatkan laba besar. Tapi kalo di makro kita akan mempelajari tentang perekonomian di luar negara kita juga, dan sudut pandang yg luas tentang apa itu ekonomi makro sebenarnya. Pokoknya seru deh!

      Bener banget! Kamu akan diajari dari dasar apa itu manajemen, semua tentang manajemen sdm, pemasaran ato keuangan. Semuanya bakal dipelajari satu satu dari hal hal ato bahkan kasus yang paling simpel. Jadi jangan lupa juga untuk melek tentang ekonomi di Indonesia, karena bisa jadi dosen kamu bakal ngajak diskusi tentang suatu masalah perekonomian yang sedang terjadi di negara kita ato bahkan negara lain.

      Selamat mempelajari manajemen ?
      Semoga jawaban aku berkesan ya!

      Wassalamu’alaikum wr wb..

  5. Assalamualaikum kak anissa 🙂 kak kalau hitungan(matematika)di manajemen itu seberapa banyak kalau dipersenkan?misalnya hitungan nya 90% dan teori 10%.soalnya saya agak lama menyerap pelajaran yang ada hitungan nya kak,tapi saya semangat buat ambil manjemen kak.

    kalau boleh kasi saran dong kak gimana caranya biar cepet nyerap pelajaran yang berhubungan sama manajemen biar bisa dapat nilai bagus ?(pengalaman kakak juga boleh 🙂 ) maaf ya kak kepanjangan :'(

    1. Wa’alaikumsalam Neny ?
      Hitungan matematika itu palingan hanya ada di matkul matematika bisnis, nah mungkin maksud kamu hitung-hitungan rumus, ya?
      Menurut aku itu, kalau dipersenkan antara teori dan rumus, sekitar 40% untuk hitungan, nah 60%-nya untuk teori.
      Dan hitungannya itu ngga susah lho, Neny ?
      Gampang.. asal kamu mencatat rumus yg diberikan dosen, dan jangan sungkan untuk tanya kalau memang kamu masih bingung dengan rumusnya.

      Tips dari aku, jaga catatan kamu, (jangan kayak aku suka hilang-hilangan hehe). Dan.. misal hari ini kamu habis pelajarin 1 matkul yg menurut kamu agak sulit, coba kamu ulangi lagi di hari yg sama. Pelajarin lagi, baca-baca lagi. Cara termudah untuk mempelajari sesuatu itu, kamu harus lebih sering-sering dekat dengan sesuatu itu, dengan sering dekat, kamu akan terbiasa, dengan terbiasa kamu akan bisa. Itu ilmu pasti untuk bisa di suatu bidang–menurur aku sih hehe..

      Semoga jawaban aku bermanfaat untuk kamu, Neny ?

  6. Assalamualaikum ka aku mau nanya aku sekarang duduk di kelas 3 SMA Berbasis pondok modern ka
    aku pengen masuk kuliah jurusan management ka tapi karna aku di pondok kalau hitung2an aku kurang ka karna trlalu di fokuskan di pelajaran pondok ka
    trus pendapat kaka gmn saya bisa atau tidak masuk jurusan ini ?

    1. Wa’alaikumsalam Iis.
      Menurut aku, hitung hitungan di management itu ngga terlalu rumit kok ?
      Karena di awal matkul kita pasti akan di ajarkan sampai bisa, dan menurut aku catatan itu paling penting di manajemen. Asal kamu mencatat lengkap dan kamu belajar, semuanya akan mudah ? (sotoy yak).

      Jadi.. ngga masalah kalau kamu diperhitungan ngga terlalu jago, karena semuanya masih dalam tahap yg bisa dipelajari kok ?

      Semoga berkenan sama jawaban aku..

  7. Assalamualaikum kak, jadi menurut kakak lebih enak ambil konsentrasi manajemen pemasaran atau manajemen sdm, soalnya aku masih bingung kak

    1. Wa’alaikumsalam Thia.
      Hi Thia. Sebelumnya kamu belum pernah tanya ya? Tapi aku jadi bingung saranin kamu ke sdm ato pemasaran, karena belum tau permasalahan dan minat kamu ke arah mana.

      Jadi begini.. kalau kamu senang “mengatur” atau senang memimpin organisasi, kamu bisa ke sdm.
      Tapi kalau kamu lebih senang untuk mengetahui apa itu brand, produk, cara terbaik untuk memasarkan produk, kamu bisa ke pemasaran.

      Menurut aku, semua kembali lagi ke minat kamu. Karena kalau kamu senang dengan apa yg kamu pelajari, nanti akan lebih mudah untuk mempelajarinya, tanpa ada berat hati untuk menjalaninya.

      Selamat memilih ?

  8. Assalamualaikum kak, orangtua sy ingin saya masuk jurusan manajemen. Tapi saya gak punya gambaran mengenai jurusan tsb ditambah sya kurang PD dgn potensi sy di bidang tsb apalagi yang berhubungan dengan sosial, menurut kakak apakah seseorang di luar potensi tsb ttap bisa berkecimpung di dunia manajemen? Sebelumnya terima kasih atas informasinya

    1. Wa’alaikumsalam Annisa, Annissa manggil Annisa ehehe

      Kalau dari case yg aku baca tentang permsalahan kamu, dengan kamu ngga PD dengan potensi kamu, apa kamu sebenarnya minat di bidang manajemen?

      Aku kasi 2 case aku gambaran ya,
      Case pertama kamu ngga yakin sama potensi kamu, tapi kamu minat di manajemen. Ini masih bisa dipertimbangin, karena kalau kamu belum yakin dengan potensi, itu karena kamu belum mencoba dan belum tau banyak tentang manajemen. Contohnya gini deh, gimana kamu tau kamu suka masak ato ngga, kalo kamu aja belum pernah nyoba masak?. Intinya, kita tau apa yg kita yakinin bisa, setelah kita tau tentang “manajemen”.
      Case kedua, kamu ga yakin sama potensi kamu, dan ngga minat di manajemen. Aku rasa ini jangan dipaksakan, karena kamu akan susah ngejalaninnya kalau kamunya aja ga minat. Yg ada nanti kamu akan berat ngejalaninnya.

      Saran aku, kamu coba cari tau lebih dalam tentang manajemen. Apa di dalam materi manajemen yg bikin kamu penasaran dan tertarik untuk tau lebih dalam?
      Kalau setelah tau tentang manajemen, tapi kamu masih belum tertarik. Jangan dipaksakan. Karena ini tentang kuliah, kamu akan belajar tentang itu melulu selama 4 tahun. Itu juga akan nentuin masa depan kamu.

      Tapi kembali lagi ke pilihan kamu, coba diskusikan kembali dengan orang tua kamu ya ?

      Semoga jawaban aku berkenan..

  9. assalamualaikum kak, saya kan ingin masuk jurusan manajemen bisnis karena saya ingin kerja di kantoran dan punya usaha sendiri. tapi saya kurang terhadap hitungan dan lebih mudah memahami materi. sedangkan pilihan kedua saya yaitu ingin masuk ke jurusan HI karena di HI itu termasuk saya banget gitu. tapi saya udah bilang ke orang tua ingin masuk jurusan manajemen dan orang tua saya mengizinkan dan memang saya sangat ingin masuk jurusan manajemen tapi, tiba2 sekarang saya tertarik juga ke jurusan HI terus saya berbicara kepada orang tua tapi mereka tidak mengizinkan. saya bingung antara milih jurusan manajemen atau HI, disisi lain saya sangat ingin masuk manajemen tapi saya takut nantinya dipertengahan tidak mampu.
    mungkin kakak bisa kasih solusi buat saya

    1. Wa’alaikumsalam Dhika.

      Aku coba kasih pendapat menurut pandangan aku ya.
      Aku jelasin lagi, jadi banyak bgt yg tanya apa manajemen selalu belajar tentang hitung-hitungan? Jawabannya ngga. Karena di manajemen juga banyak materinya lho, sekitar 40% hitungan, 60% teori. Dan menurut aku, hitung-hitungannya bukan yg susaaaah bgt gitu, masih dalam batas bisa dipelajari. Aku serius lho. Karena aku juga termasuk dalam orang yg ngga suka hitung-hitungan, tapi karena aku mau belajar dan mencatat selengkap mungkin, jadi aku alhamdulillah bisa melewati hitung-hitungan yg kata anak anak calon maba manajemen menyeramkan ehehe

      Jadi begini,mungkin orang tua kamu agak bingung juga, karena kan sebelumnya kamu bilang mau masuk manajemen, dan akhirnya kamu pingin masuk HI. Jadi orang tua kamu pasti mikir, kamu kok plin-plan banget. Gitu. Saran aku, entah itu manajemen ato HI, kamunya harus bisa meyakini ortumu, misal :
      “mah, pah, menurut aku manajemen itu bagus lho, karena di setiap perusahaan itu pasti butuh manajer atau HRD, dan pasti tenaganya akan selalu di butuhkan di semua kantor, jadi aku akan lebih mudah nanti dapat kerjanya, dan alasan lain aku juga bisa jadi wirausaha yg bisa bersaing dengan pasar lho, mah, pah, dan aku yakin aku bisa mempelajari semua mata kuliah di jurusan manajemen dengan baik.”

      Barusan contoh aja ya, karena aku manejemen jadi aku pilih alasan manajemen hehe.

      Intinya, kamu harus yakinin diri kamu sendiri dulu, bidang apa yg kamu sukai, yg kamu kuasai, dan yg kamu yakinin bahwa di bidang itu kamu bisa bersinar *cieilahh

      Semoga saran aku berkenan ?

  10. Assalamualaikum kak Annissa…..
    Kak aku masih SMA kelas 3 dan jurusan Ipa. Aku berminat untuk masuk ke perkuliahan bagian Manajemen Perbankan kak, dalam hitung menghitung aku juga cenderung kurang tapi dalam soal menghafal insyaallah kak dan aku juga belum mendalami seperti apa pelajaran Manajemen Perbankan itu ?????? Nah terus aku mau tanya kak kuliah bagian Manajemen Perbankan itu masuknya ke Fakultas apa ya kak Ekonomi atau apa ?
    Makasih ya kak sebelumnya
    Wassalamualaikum Kak Annissa…….

    1. Wa’alaikumsalam Putri ?
      Manajemen perbankan itu setahu aku memang harus memiliki kemampuan setingkat lebih tinggi tentang perhitungan dan penganalisisan. Tapi kalau kamu merasa kamu pasti bisa, kamu akan lebih percaya diri mempelajari tiap tiap mata kuliahnya.

      Untuk manajemen perbankan itu masuk fakultas apa, setahu aku dia masuknya ke fakultas ekonomi deh. Setahu aku yaa hehe

  11. Assalamualaikum kak. Saya kuliah ambil manajemen. Sekarang mau penjurusan. Bingung pilih pemasaran atau manajemen sdm. Gambaran milih manajemen itu biar bisa kerja dikantoran gt kak. Lebih baik pilih yang mana ya kak..bingung banget soalnya..

    1. Wa’alaikumsalam Ayu.
      Menurut aku 22nya memiliki peluang untuk kerja di kantoran. Bedanya nanti mungkin akan ditempatkan dimananya, beberapa temen aku yg ambil penjurusan pemasaran, mendapatkan pekerjaannya yg mengarah ke marketing, dana beberapa temen aku yg ambil sdm, apabila masih fresh graduate bisa menjadi admin, call center, customer service, atau teller bank. Namun kembali lagi ke jalan rejeki masing masing orangnya, terkadang jurusan tidak menentukan bidang pekerjaan apa yg kita dapatkan nanti. ?

  12. Assalamualaikum kak
    Sekarang saya udah kelas 3 SMA dan orang tua suruh ambil jurusan manajemen. Sya pikir2 ya kurang mampu dalam ilmu hitung2 an sya takut kalo nanti ndak mampu buat nerusin kuliahnya. Soalnya nilai mat sya kurang bagus kak.
    Kira kira gimana ya?
    Terus kalo manajemen sama akutansi tuh lebih mudah dipelajari yang mana ya kak
    Makasih…

    1. Wa’alaikumsalam Fina.
      Kalau kamu bisa baca komentar aku yg sebelum sebelumnya, aku sering tidak mempermasalahkan di hitung hitungannya, karena semuanya masih dalam tahap yang bisa dipelajari.
      Kalau masalah nilai matematika rendah, akupun begitu ? nilai mata pelajaran yg menyangkut hitung hitungan, biasa biasa saja. Tapi manajemen itu tidak semenyeramkan yg dipikirkan orang orang ?
      Untuk akuntansi dan manajemen mana yg lebih mudah. Di manajemen pun nanti kamu akan mempelajari beberapa mata kuliah akuntansi, menurut aku lumayan bikin alis berkerut ehehe. Kalau di akuntansi mempelajarinya akan lebih intens hitung hitungannya.
      Coba Fani browsing lagi mengenai perbandingan akuntansi dan manajemen supaya lebih mendalam ?

    2. Assalamualaikum kak annisa yang cantik 🙂
      Saya udah lulus sma jurusan ips tapi 3 tahun yang lalu, tapi sekarang orang tua ku suruh aku kuliah. mereka sebenernya nge bebasin mau di jurusan apa aja, cuma sy tertarik nya ke jurusan manajemen. yang bikin aku bingung aku udh lupa sm pelajaran ips ku waktu di sma, hehe jd skrg itu istilah nya aku perlu mempelajari dari dasar. apa nanti di jurusan manajemen itu di pelajari dari awal dan dasar gak?
      makasih kak 🙂

  13. Wa’alaikumsalam Sisma ?

    Pertanyaannya apakah dipelajari dari awal, jawabannya iya. Karena semua yg dipelajari benar benar umum, tidak yg langsung fokus pada ilmu ekonominya. Aku rasa bukan masalah kalau kamu sudah lupa dengan pelajaran ips, karena aku dari sma ipa, alhamdulillah lumayan mudeng saat mulai awal perkuliahan hehe, apalagi Sisma yg pernah di jurusan ips, pasti bukan masalah besar untuk memulai perkuliahannya ?

    Selamat memulai ?

  14. ka saya kan termasuk kurang dlam masalah hitungan.jadi kalau saya ngambil manejemen menurut kaka sulit gk buat saya kedepannya…???

    1. Hai Nurul. Menurut aku kalau kamu kurang dalam hitungan, kamu harus berusaha untuk menyukai hitungan, karena dimana ada kemauan untuk belajar, pasti akan ada jalan ke depannya. Tidak ada yg sulit kok,hanya saja kamu memang belum membiasakan diri dengan apa yg saat ini kamu ragukan. Coba yakinkan diri terlebih dahulu ?

  15. Selamat malam kak, aku sekarang sudah menjalani kuliah aku di semester 2 dan semester selanjutnya akan di suruh memilih konsentrasi manajemen, mana sih yang cocok kak, karena aku menghitung kurang paham, MSDM, MKeuangan, MPemasaran, atau manajemen operasional, konsentrasi tersebut yg terdapat dlm kampus ku kak.
    Mohon solusi dan pndpt nya ya kk. ?

    1. Selamat malam Fila ?
      Wuih kampus kamu cepat ya untuk penjurusannya?
      Menurut aku, kalau kurang paham dalam perhitungan itu bukan masalah besar. Yang terpenting itu minat kamu mengarah kemana?
      Apakah SDM, yang nantinya akan membahas tentang organisasi, cara berkomunikasi dengan karyawan lain, dan mengurus perusahaan berdasarkan adanya pengaruh dari dalam dan luar perusahaan.
      Apakah Keuangan, yg mempelajari cara menganalisis laporan keuangan.
      Apakah Pemasaran, yg nantinya akan mendalami tentang brand,product,dan cara mempertahankan atau menaikan omzet product/jasa.
      Dan apakah Operasional, yang nantinya akan membahas tentang proses produksi yg nantinya akan efektif/efisien kah.

      Menurut aku, kenali dulu minat kamu dan cita cita kamu lebih condong kemana. Masalah kekurangan pahaman dalam berhitung,nantinya kan akan tetap bisa dipelajari ?

    1. Wa’alaikumsalam Rahmad..
      Ngga kok ngga sulit-sulit, tenang aja ?
      Yang penting catatannya harus lengkap dan kalau dosennya lagi ngajar serius harus disimak ya ?

  16. kak menurut kaka konsentrasi kewirusahaan yang di ambil saat di smstr 6 bakal ngaruh banget ga sih di dunia pekerjaan, apakah kalau memilih konsen kewirus akan menyulitkan kita untuk mendapatkan pekerjaan ?

    1. Hi Dilian. Aku kira Dilan hehehe

      Berhubung di kampusku ngga ada penjurusan kewirausahaan, maaf banget aku gabisa jawab pertanyaan pertama kamu.

      Tapi inshaAllah aku bisa jawab pertanyaan kedua. Jadi gini, tentang apapun penjurusan yg akan kamu ambil nanti, aku rasa ga ada hubungannya dengan kesulitan saat mencari kerja nanti.
      Aku yakin pekerja akan didapat bagi siapa yang giat. Jadi jangan sampai ada persepsi kamu ke arah sana ya, yang dikhawatirkan malah akan menjadi mind set kamu bahwa penjurusan tertentu bisa menjadi kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan.
      Asal kamu yakin dengan skill yang kamu punya dan bisa meyakinkan interviewer pada saat interview, inshaAllah jadi mudah. Jangan lupa sambil menunggu panggilan pekerjaan, kamu bisa baca kiat-kiat interview yang baik dan membaca apapun yang kamu yakini dapat membantu kelancaran dan kepercayaan dirimu nanti saat sudah jadi karyawan.

      Good luck ?

  17. Assalamualaikum,kak menurut kaka kalauambil managemen nah terus apakah prospek kerjanya lumayan ka,soalnya kan banyak lulusan managemen di luaran sana y,otomatis peluang lapangan kerjanya sedikit dong ka?…nah menurut kaka ialau misal akuntansi dari smk sudah dipelajari,masih mending pilih prodi akuntansi apa managemen?…

  18. Wa’alaikumsalam Kiki,
    Kalau menurut aku, karena kamu sudah mempunyai ilmu dasar akuntansi, aku lebih prefer kamu untuk kuliah jurusan akuntansi, karena aku juga melihat untuk saat ini banyak sekali jumlah lulusan dari jurusan manajemen, nah kalau kamu tetap ingin ambil jurusan manajemen tapi tetap ingin memiliki peluang dapat pekerjaan yang besar, kamu harus unggul dari yang lain, semisal kamu ingin ambil penjurusan SDM, kamu harus benar-benar mendalami tentang SDM, semisal belajar tentang KPI, Performance Appraisal, Pph 21, Training Evaluation, Job Description, dan Lembur.

    Selamat memilih =)

  19. kak mau tanya…. aku sama kyk kakak.. anak IPA ngelajur ke IPS… saya masuk jurusan manajemen di perguruan tinggi swasta di jakarta.. sebenernya dari SMP sampe SMA passionku itu ke arah ilmu pemerintahan dan politik… behhh, sampe guru2 aja bilang aku master PKN sm sejarah ( seriusan loh wkwkwk)…. tiba2 mak wuusss gagal SBM sama UM.. tetapi sebelum daftar SBM sm UM sih udh daftar ke PTS.. hahaha.. itupun pas milih jurusan juga kyk pilih menu makan.. ini ini itu… hahah gk liat ntar gimana kuliah gmn.. hahahah
    sekarang baru semester 2 belum penjurusan.. nah mau tanya nih… saya setelah mempelajari lebih dalam ilmu manajemen.. saya bimbang diantara masuk jurusan manajemen keuangan atau ganti jurusan ke akuntansi… soalnya pas ngeliat lowongan kerja di kampus..yang dicari anak akun mulu.. (-_-).. gmn menurut kakak?? apa manajemen keuangan boleh masuk ranah accounting.. walaupun kriteria yg dicari lulusan S1 akuntansi… jawabnya sepengetahuan kakak aja yak.. hahaahha

    1. Hi Effra.. thanks for ur komen dan masukkannya yah. Berguna banget hihi
      Agak menusuk sih sebenernya, yupp.. that’s the point! Harus mengasah kemampuan diri sendiri di minat yang kita punya aja, masalah kita lulusan apa itu nomor kesekian hehehe

  20. Hi Effra,
    Sama ya, kita gagal di SBM hehe
    Kalau aku lihat dari kasus kamu, bukan aku ingin mempengaruhi dan mendukung kamu untuk pindah ke jurusan akuntansi. Tapi kamu juga ada benarnya, untuk jurusan manajemen sebenarnya lebih fleksibel untuk ke pekerjaan manapun, namun yang disayangkan adalah ilmu yang didapatkan kurang terfokus. Kalau akuntansi ilmunya lebih menjurus, dan pekerjaan yang didapatkan biasanya pasti ke accounting. Dan untuk saat ini memang sudah banyak sekali mahasiswa manajemen, kalau kamu tetap mau di manajemen keuangan, kamu harus lebih unggul dengan cara mempelajari sendiri tentang ilmu accounting yang belum di ajarkan di manajemen keuangan.

    1. hadeh (-_-)///
      entahlah kak… skill diri aja masih saya pertanyakan.. hahaha… jujur di PTS saya itu anak accounting buanyak banget.. ya manajemen sama sih.. tapi disitu mereka persaingannya bener2 WoW… dan yg saya mikir 2 kali masuk accounting itu itungannya bener2 spesifik…. jadi gk bisa asal masuk jurusan tersebut… jangan hanya karena accounting banyak dibutuhkan perusahaan kita nekat ke accounting cuma demi dapet pekerjaan.. modar entar.. hahaha.. banyak tuh temen yang sok2an masuk accounting.. eh sialnya modar di UTS sm UAS.. hahaha…
      dan… dari komentar2 kakak diatas … mereka menganggap masuk manajemen itu mudah dan gak ada itungan.. ada sih tapi gk spesifik accounting sih… saya gk menyalahkan mereka nganggep kek gitu karena rata2 review senior saya juga sama kok bilang kek gitu… tetapi resiko anak manajemen itu gak spesifik belajarnya… kudu mandiri, asah skill, klo bisa kyk anak double degree aja deh.. kyk jago di IT, bahasa asing, ato mungkin networking yg begitu luas….
      sebenernya saya gk takut sama “banjir” sama lulusan anak manajemen, toh itu cuma gelar, skill masing2 lulusan juga beda2…
      ahhhhh… mumet dah hahhaahah… klo jago itungan saya sih gak juga.. labil pokoknya… ada di matkul tertentu bisa ada juga yang bikin saya banting kalkulator.. hahaahha… tp saran dari kakak boleh saya coba deh masalah ttg ilmu acconting harus lebih unggul.. mungkin itu bisa jadi kemampuan plus saya kelak melamar ke perusahaan…
      ciayoooo.. thx kak infonya

  21. kak aku mau tanya, kan aku pngin kuliah manajemen perusahaan tapi aku kurang dlm hitungan jdinya kan aku tkut untuk mengambil jurusan itu,minta saran nya ya kak

    1. Hi, Rizka!

      Jangan takut sama hitungan, dia ga gigit kok hehehe
      Semua yang ada di mata kuliah manajemen itu masih dalam tahap bisa dipelajari, kalau kamu masih agak ragu, silahkan untuk cari tahu kembali tentang mata kuliah yg ada di manajemen, dan coba baca sedikit-sedikit, dari baca bisa jadi nanti akan timbul rasa penasaran untuk mempelajari (alias nyolong start buat pelajarin mata kuliah itu, jadi pas sudah masuk kuliah, kamu sudah ada gambaran tentang apa saja yang akan dipelajari), jadi bisa mengurangi rasa takut kamu, kan hihi

  22. aslm kak,hmm langsung aja deh aku sekarang kan lagi bingung2 nya nih sama jurusan pilihan aku yaitu manajemen karena ngerasa takut aja gitu kak kalo nanti gk bisa ngejalanin nya apalagi aku lemah banget masalah hitung2an,jujur deh nilai aja hmm jan ditanya dehh apalagi mtk..apakah saat kuliah ada tugas presentasi hitung2an nya gk sih kak aku juga gk tau knp klo presentasi suka gugup muluu.trs sulit tidak kak saat kuliahh apakah tugas selalu menumpuk klo ngambil jurusan manajemen.mohon bantuannya kak…oyah mau nanya lagi lebih baik ngambil kelas tiap hari apa kelas karyawab kak..dan katanya denger2 kls tiap hari lebih banyak tugasnya dari pd kelas karayawan..karena kan aku juga bingung mau kuliah doang apa kuliah sambil kerja..maaf kak panjang banget jadi curhat deh.mohon bantuannya kak makasihh

    1. Hi, Rika!

      Kamu boleh scroll scroll deh ke atas, pertanyaan awal mereka tuh sama. takut katanya hehe
      Padahal di manajemen ngga ada yang serem lho, serius deh. Hitungannya ngga sebanyak teorinya, dan semua materi kuliah itu pasti dari awal diajarinnya, ngga tiba-tiba langsung materi uts ato uas yg dipelajarin hehehe

      Untuk saran kamu masuk jadi anak regular atau jadi kelas karyawan, itu kembali lagi ke kebutuhan kamu. Apakah niat kamu untuk kuliah sambil kerja ato hanya kuliah saja.

      Tapi dari apa yang aku alami dan lihat, karena aku masuk di kelas karyawan, aku lebih prefer kelas karyawan. Karena eh karena.. Di kelas karyawan kamu bisa ketemu dan tukar pikiran dengan orang-orang yang lebih dewasa, orang yang sudah berpengalaman di dunia kerja, jadi setiap ada kasus yang sedang di angkat sama dosen, mereka tuh nyambung, dan ngga canggung dalam menyampaikan pendapat, jadi kan pastinya kita juga akan terlatih untuk berani berpendapat, dan kita bisa ada gambaran dunia kerja sebenarnya itu seperti apa.

  23. Ka aku mau nanya, hope it’s still not too late. Aku kuliah nih ka agustus ini (maba) hehehe, aku bingung inggris itu digunain sehari” gak sih ka? Soalnya bahasa inggris aku not that good, aku cuma takut bahasa inggris bukunya terlalu susah. Terus boleh jelasin manajemen operasional gak ka? Aku sebenernya tertarik pemasaran cm aku gak pede karena gak begitu menarik penampilannya.
    Sorry banyak pertanyaan ya ka

    1. Hi, Catasha!

      I hope so! 🙂
      Untuk bahasa inggris di kampusku sih ngga digunain setiap hari, digunainnya selama matkul bahasa inggris berlangsung saja, kok.
      Dari yang aku tahu, manajemen operasional itu lebih mempelajari pengelolaan dari faktor produksi, kayak bahan mentah, mesin, dan juga menentukkan lokasi pendirian pabrik / office.
      huu.. Kata siapa mau masuk pemasaran harus punya fisik yang menarik? Menurutku yang terpenting itu kita pinter ngomong, (tapi ga omong kosong yaa, omongannya harus mengandung edukasi ke customer), masalah penampilan bisa dipoles Kak :)))

  24. Kak mau tanya, saya lulusan SMA 3 thn yang lalu, dan saya berfikiran ingin kuliah, dan saya tertarik ke jurusan manajemen, tapi saya udah lumayan lupa hitung”an, sebaiknya saya pilih jurusan lain apa di manajemen saja, takut.nya ketinggalan sama yang lain

    1. Hi, Amir!

      Hayo jangan berfikiran aja untuk kuliahnya ya, harus action!
      Aku ga terlalu jago dihitungan kok, tapi aku nekat ehehe

      Di manajemen itu semuanya dipelajarin dari awallll.. dari dasarrr..
      Jadi jangan khawatir bakal ketinggalan ya. Semangat!

  25. Kak mau tanya
    aku itu lulusan smk jurusan tata boga
    Dan aku disuruh orang tua kuliah buat ambil jurusan managemen,sedangkan aku gk tau apa” tentang managemen,dan soal itung”an aku kurang jg, apakah waktu kita masuk kuliah harus udah tau managemen
    Atau bakalan di ajarin dari dasar

  26. Hi, Siti!

    Menurut aku, tergantung di niat dan ketertarikan kamu juga. Kalo kamunya ga tertarik di manajemen jangan dipaksakan, nanti yang ada kamu tertekan, itu ga baik lho buat ke depannya. Coba kamu cari tahu dulu tentang jurusan manajemen, kalo kamu tertarik baru deh go a head! Tapi kalo kamu masih tetep ragu, jangan dilanjut. Apa yang bikin ragu itu lebih baik ditinggalkan. Kasih orang tua kamu pengertian dengan cara sopan ya, misal kamu emang misalnya ngerasa ada bakat di bidang lain.

    Semua mata kuliah di jurusan manajemen dari awal kok diajarinnya, jadi tenang aja ga perlu khawatir! ;))

  27. Kak Aku baru Lulus sma , Aku Dari IPA .
    Aku binggung ngambil manajemen atau teknik industri .
    Manajemen bagus tapi Banyak peminatnnya ,jadi gimana ya prosper kedepannya ?
    Mohon sarannya kak, terimakasih

    1. Hi, Steven!

      Semua jurusan kuliah itu bagus dan memiliki prospek pekerjaannya masing masing. Bukan perihal mana jurusan yg lebih bagus, tapi perihal minat dan tujuan kamu ke depannya mau ke bidang apa 😊 Perdalam lagi minat dan cita-cita kamu, cari plus minus jurusan yg sedang kamu pertimbangkan. Semangat!

  28. Halo kak…mau nanya nih tentang jurusan manajeman…klau aku kedepan maunya bikin usaha sendiri atau dengan kata kain menjadi pengusaha…hehe…nah menurut kakak konsentrasi manajemen yang paling cocok buat aku apa ya???…karna jujur nih kak…saya masi bingung mau pili mana kalau mau jadi pengusaha

    1. Hi, Agung!
      Menurut aku konsentrasi yang paling berkontribusi apabila ke depannya kamu mau menjadi pengusaha inshaAllah ambil pemasaran cocok, karena di sana bisa dapat ilmu yg lebih dalam tentang product, brand dan teknik pemasaran itu sendiri. And for the other choice u can choose manajemen keuangan. Semangat!

  29. assalamualaikum ka, sebelumnya aku smk multimedia, mau kuliah ambil sasing tapi ortu gak izinin. jadi skrg aku kerja dibagian admin/asisten hrd. setelah dipikir2 jadi mau ganti jurusan kuliah dan minatnya ke manajemen. tapi agak ragu kak, ragu karena gapinter bgt mtk tapi setelah baca komentar diatas menurut kaka mtk di manajemen gak sesulit dipikiran orang2. pertanyaanya, gimana ya ka caranya memotivasi diri kita biar bener2 fix buat ambil manajemen dgn kemampuan yg gak pandai2 bgt dibidang manajemen itu sendiri. sama tips dong sebelum ambil kuliah manajemen apasih yg harus dipelajari dulu biar gak bengong2 aja (gak ngerti apa2) pas kuliah

    1. Wa’alaikumsalam, Karisma.

      Haduh.. agak sedih ya kalau orangtua ngga ngizinin kita kuliah di jurusan yg kita minati, tapi kembali lagi kita harus patuh sama orang tua kita, dan mungkin aja ini memang jalan Tuhan untuk memberikan kita rejeki yg lain. Oiya kamu udah kerja jadi admin hrd ya? Wah hebat! Nah pas banget memang kalo semisal kamu mau ambil jurusan manajemen.
      Jadi begini Karisma, aku rasa kamu ga perlu khawatir tentang perhitungan yg ada di manajemen, karena itu persentasenya kecil sekali, yg mana itu cuma beberapa persen dari teori yg akan dipelajari. Kembali lagi ke pekerjaan kamu sekarang, admin hrd itu cocok banget kalau kamu ambil jurusan manajemen dan nanti untuk penjurusannya kamu bisa ambil sdm. Jadi nanti kamu bisa jadi admin hrd yg lebih hebat dan menguasai ilmu sdm lagi.

      Mengenai pemanasan alias apa yg harus dipelajari sebelum kuliah manajemen, mungkin lebih baca-baca lagi mengenai akuntansi ya, soalnya lumayan agak kaget sih bagi yg memang buta banget mengenai ilmu akuntansi. Selebihnya sih aku yakin kamu malah udah mahir mengenai manajemen hehehe

      Semangat, ya! U can do it!

    1. Hi, Irsan!

      Kalau di kelas aku sih lebih banyak cewek dibanding cowok, tapikan beda universitas dan beda kelas pasti beda juga komposisi gender-nya 😁

  30. Hallo kak Annisa, aku kepo nih kak Annisa kan SMA nya di IPA yaa kakak ke universitasnya pakk jalur apa trs sebelum tesnya kak Annisa hrs belajar mapel apa aja. krn aku SMK Infokom tp pengen ke fakultas manajemen sda jdi penegn belajar dr sekarang biar bisa ngejar wkt gt

    1. Hi, Dewi!
      Kebetulan masuk ke kampusku waktu itu apabila rata-rata nilainya di atas 7, maka bisa skip pada tes masuknya, dan alhamdulillah aku ga ikut test jadinya, hanya tes kesehatan saja.
      Tapi setau aku ada tes potensi akademik, yg mana TPA ini memang sebaiknya menguasai semua topik, secara merata dan seimbang.
      Jangan lupa buat perencanaan belajar setiap waktu ya dan buat skala prioritas apa yg mesti dipelajari lebih dulu dan lebih banyak.

      Maaf sekali aku gabisa kasih jawaban yg memuaskan huhu. Semangat ya! U can do it!

Ayo komen disini untuk bertanya ke penulis ! Kami akan kirim balasan melalui email

Your email address will not be published. Required fields are marked *