Pend. Agama Islam UHAMKA (Dresti)

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Hai Intipers! Salam Mahasiswa! Salam Jurusan! Kalau orang dewasa bilang, “Tak kenal maka ta? Ta’aruf dong” hehe. Ok kenalin nama saya Tri Anti Drestiani, panggil aja sayang *eh bercanda, panggil aja Dresti. Buat kamu yang agak susah ngucapin huruf R, panggil saya Anti aja juga boleh hehe.

Saya Mahasiswa aktif di UHAMKA Jakarta. Tau kan UHAMKA? Itu lho PTS yang dikenal banyak meluluskan Sarjana Keguruan yang berkompeten dibidangnya (Alhamdulillah). Ets tunggu dulu, biarpun yang banyak dikenal itu Jurusan Keguruan sebenernya UHAMKA ini punya 8 Fakultas dan 30 Program Studi (Jurusan). Banyak kaaan? Hehe. Btw saya masuk di salah satu Fakultas itu. Kebetulan saya masuk di Fakultas Agama Islam dan ambil S1 Jurusan Pendidikan Agama Islam (waaaaw calon ustadzah dong?) belum tentu, tapi Insya Allah, doain aja hehe. Saya masuk kuliah itu tahun 2014, berati sekarang udah semester 6 otw semester 7 (yeeeyy tahun depan lulus!).

Oya apa sih yang kalian pikirin kalo kalian kuliah di jurusan Pendidikan Agama Islam? Jadi guru agama, jadi ustadzah di pondok pesantren, atau bahkan jadi guru ngaji di masjid-masjid lingkungan sekitar dan berpakaian lucun atau tidak modis layaknya profesi lainnya? Tentu saja itu tidak buat kami, karna kami juga memperhatikan penampilan yang baik namun tetap sesuai syariat islam dan tidak berlebihan. Banyak orang berfikir kalo orang yang kuliah di jurusan Pendidikan Agama Islam pasti hanya bisa jadi guru agama disekolah-sekolah. Bahkan saya dan teman-teman seperjuangan yang masih menjadi mahasiswa pun sudah dipanggil ustad atau ustadzah sama teman-teman sendiri. Itu memang sudah identik banget buat kami yang kuliah di jurusan Pendidikan Agama Islam. Tapi itu bukan masalah buruk buat kami, bahkan menurut kami itu adalah doa yang diucapkan teman-teman buat kami yang kelak kami akan menjadi guru teladan yang akan mereka butuhkan (Aamiin, Insya Allah).

Sekarang jadi Guru itu enak lho, sudah dijamin hidupnya sama pemerintah, mulai dari gaji sampai tunjangan dan lain-lain, karna guru dan dosen sudah punya undang-undangnya khusus untuk guru dan dosen. Tapi buat yang tetep mau belajar Agama namun merasa jiwanya tidak bisa mendidik disekolah nih saya kasih tau, lulusan Pendidikan Agama Islam itu tidak selalu menjadi guru. Tapi memang pada dasarnya lulusan pendidikan ini diarahkan menjadi Guru Agama yang Profesional, namun selain itu lulusan Pendidikan Agama juga dipersiapkan menjadi Dosen, Kepala Sekolah, Kepala Bidang Kurikulum, Peneliti pada Bidang Agama, Pengawas Pendidikan, Kementrian Agama, Konsultan Agama, Kemendikbud, atau bahkan bisa menjadi Ahli Waris (semua ini bagi yang sudah melanjutkan jenjang S2). Intinya setiap manusia pasti butuh Pendidikan Agama, apalagi buat kita para pemuda baik laki-laki maupun perempuan yang pasti sangat membutuhkan pengetahuan Agama untuk persipan Anaknya kelak nanti (sangat berfaedah kan? Hehe).

Bicara soal mata kuliah, saya mau sharing tentang apa saja yang dipelajari di Jurusan Pendidikan Agama Islam ini. Kuliah di jurusan Pendidikan Agama Islam ini kita belajar semua yang berhubungan dengan Agama, seperti hafalan qur’an, Ibadah 1 dan 2, Ushul Fiqh 1 dan 2, Fiqh Mawaris, Fiqh Kontremporer, Praktikum Qiraat, Sejarah Peradaban Islam, Sejarah Pendidikan Islam, Ulumul Qur’an, Ulumul Hadits, Tafsir, Hadits Tarbawi dan masiiiiih banyaaaaakkk lagi. Enak kan jadi ngerti Agama sendiri, dan jadi ngerasa bodoh karena dari lahir beragama Islam tapi belum sepenuhnya mengerti tentang Agama sendiri. Eh tapi selain itu kita juga diajarin tentang ilmu perasaan atau ilmu jiwa seperti Character Building 1 dan 2, Psikologi Perkembangan, Psikologi Pendidikan, dan Bimbingan Konseling. Tujuannya untuk memahami karakter siswa nanti kalau kita sudah menjadi guru. Belum lagi mata kuliah wajib kedua tentang keguruan seperti Teori Pembelajaran, Desain Pembelajran, Teknologi Pendidikan, Manajemen Pendidikan, dan Kewirausahaan (jadi pendidik harus bisa berbisnis juga hehe). Eeets satu lagi yang gak ketinggalan, mata kuliah wajib ketiga, yaitu bahasa Arab dan bahasa Inggris yang udah pasti ada disetiap semester. Dua mata kuliah ini sangat berkesan menurut saya, karena ini adalah mata kuliah bahasa yang sampai kapan pun dipakai dan terpakai. Namanya juga guru Agama kita diwajibkan bisa berbahasa Arab dan mengajar dengan menggunakan bahasa Arab hehe. Kita juga bisa mempraktekan bahasa Arab jika kita ibadah ke Mekah (Insya Allah) atau malah mau lanjut kuliah di Saudi Arabia? Atau bisa juga lanjut kuliah di luar Negri karena Toefl nya bagus. Bisaaaaa, semua bisa kalau kalian mau belajar. Kalian perlu tau, di kampus saya ini memang mengutamakan lulusan yang dapat menguasai dua bahasa asing (selain bahasa Indonesia) yaitu bahasa Inggris dan bahasa Arab. Karna memang dikampus saya itu suka ada pertukaran mahasisawa dari Negara tetangga. (waaaww keren kan? Kebayang kalo dapet calon pasangan lulusan dari kampus ini hehe).

Setelah kalian tau mata kuliah apa saja yang dipelajari, naaah sekarang giliran tugas apa yang harus kalian laksanakan selama kuliah di Jurusan Pendidikan Agama Islam. Dari sekian banyak mata kuliah yang sudah saya sebutkan diatas, memang semua ada tugasnya hehe. Kalau untuk mata kuliah yang berhubungan Agama itu paling biasanya hafalan. Kalau untuk mata kuliah yang berhubungan dengan keguruan itu biasanya Observasi. Tau kan Observasi itu apa? Observasi itu kaya terjun langsung ke lapangan atau sekolah. Observasi ini adalah tugas yang paling sering banget dikasih sama Dosen (yaiyalah secara calon pendidik huhu). Biasanya kita itu hampir setiap bulan sekali kesekolah (minimal). Tugas yang diberikan berbagai macam, seperti melihat langsung bagaimana persiapan guru sebelum mengajar, bagaimana manajemen disekolah tersebut, cara membuat soal, cara membuat RPP dan Silabus, mencoba berbagai macam metode mengajar, membuat kalender sekolah dan lain sebagainya. Daaaaan kalau mata kuliah bahasa Arab dan bahasa Inggris itu biasanya lebih ke praktek penggunaan bahasa (percakapan dikelas) pas mata kuliah berlangsung.

(Observasi rutin ke Sekolah)

Oya satu lagi nih. Selain sibuk dengan kuliah, dikampus saya ini juga diajarin berorganisasi, bagaimana menjadi pemimpin, berinteraksi dan bertemu dengan banyak orang dijurusan lain. Organisasi dikampus banyak macemnya, mulai dari tingkat program studi (Jurusan), lanjut tingkat fakultas, terakhir kalian bisa lanjut lagi tingkat Universitas, eh tapi masih bisa lanjut hingga tingkat cabang atau daerah (domisili). Buat kalian yang gak terlalu sibuk diorganisasi, kalian juga bisa sambil kerja lho. Kerja yang saya maksud ini bukan kaya kerja kantoran, tapi kerja dilembaga private. Kalau sekali ngajar 100rb per jam lumayan kan itung-itung buat nambah uang jajan. Dan yang pasti dengan kalian mengajar ditempat les private, ilmu kalian gak bakal berkurang, malah bertambah karena sering belajar buat ngajar hehe.

(teman-teman organisasi kampus. Dua diatas tingkat fakultas, dan satu dibawah tingkat program studi atau jurusan)

(Organisasi tingkat Fakultas. Bertemu dengan orang-orang hebat)

Finally setelah kalian melewati semua mata kuliah itu, kalian bakal dikasih tanggung jawab yang lebih besar lagi. Pada semester 7 nanti saya dan teman-teman seperjuangan ingin melaksanakan PPL di sekolah atau di madrasah, selama tiga bulan full kita mengajar disekolah. Gak kebayang, umur yang masih 20an harus mengajar pendidikan agama untuk anak ABG disekolah (tanggung jawabnya besar bosss!). Dan dilanjut dengan pengabdian masyarakat dipedesaan atau dipedalaman selama satu bulan full tanpa pulang hahaha itu pengalaman yang seru banget pasti.

 

(Persiapan PPL di Sekolah)

Naaahh sekarang sudah tau dong gimana gambarannya kalau kalian masuk di Jurusan Pendidikan Agama Islam, apa yang akan kalian pelajari dan mau jadi apa kalian setelah lulus nanti. Seperti yang sudah saya bilang tadi, setelah lulus kuliah di Jurusan Pendidikan Agama Islam, kalian akan mendapat gelar S.Pd.I dan sasaran pertama pasti menjadi Guru terlebih dahulu. Sama seperti banyak kakak kelas saya yang sudah lulus, mereka lanjut mengajar disekolah dan bahkan sudah ada yang tidak menjadi Guru Agama (lho trus jadi apa?) maksudnya naik jabatan dong jadi Kepala Kurikulum ataupun jadi Kepala Sekolah. Hihi muda-muda sudah sukses ya, Alhamdulillah. (Baca: Peluang lainnya ada dipenjelasan saya ditas yah)

So, gimana? Masih ragu sama Jurusan Pendidikan Agama? Pendidikan Agama  berguna dunia dan akhirat lho. Sayang kalau kalian gak mempelajarinya hehe. Sudah ya, mungkin sampai sini saja. Jika ada yang ingin kalian tanyakaan bisa hubungi saya via line id drestianti. Terimakasih 🙂

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Instagram : https://www.instagram.com/DRESTIANTI/

Kode Konten : X190

62 thoughts on “Pend. Agama Islam UHAMKA (Dresti)”

  1. Ka, biasanya klo S2 nya itu jurusan apa aja…
    Pengantarnya indo???
    Pelajaran waktu aliyah banyak di ulang???

    1. Assalamualaikum Lutfi, saya coba jawab ya..

      S2 itu tergantung peminatan kamu mau lebih keagamanya atau kependidikannya. Contohnya penelitian dan evaluasi pendidikan, administrasi pendidikan atau lanjut ke pendidikan agama lagi juga bisa.

      Terkait bahasa pengantar, kalo selagi kamu kuliah di Indo ya pake bahasa Indo hehe. Tapi mungkin ada beberapa matkul yg menggunakan bhas Arab/Inggris.

      Kalo pelajaran Aliyah itu bukan diulang, lebih tepatnya ditambah lagi hehe.

      Syukron sudah mampir ke jurusan saya, semoga bermanfaat?

      Wassalamualaikum..

    1. Waalaikumsalam, Annisa.. UHAMKA memang ada kelas untuk karyawan, tapi hanya untuk beberapa jurusan tertentu saja. Tidak untuk Fakultas Agama Islam☺

      Terimakasih telah mampir ke tulisan saya, semoga bermanfaat☺

    1. Assalamualaikum Annisa, afwan baru balas. Untuk kelas non reguler hanya jurusan tertentu dan tidak semua ada. Dan untuk fakultas agama itu hanya reguler tidak ada non reguler.

      Syukron sudah mampir di pengalaman kuliah saya, semoga ada manfaatnya ?

  2. Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.. Ka kalau utk fakultas agama islam jam nya gman ka kalu pagi dri jam brpa smpai jam brpa ka?

    1. Waalaikumsalam.. Hay Selly, salam kenal. Perkuliahan dimulai jam 8 pagi – sore. Tergantung matkul yg diambil. Bisa saja dari pagi-siang atau siang-sore.
      Syukron sudah membaca pengalaman kuliah saya, semoga bermanfaat☺

    1. Waalaikumsalam. Hay Devi, salam kenal. Gak ada yang susah kalo kita mau belajar hehe.
      Syukron sudah membaca pengalaman kuliah saya, semoga bermanfaat ☺

  3. Assalamualaikum Ka,kalo misalnya S1nya jurusan komputer terus lanjut S2nya jurusan pendidikan agama bisa gk?
    Pengen jadi guru agama selain tau tentang teknologi ☺

    1. Waalaikumsalam.. Hi Sabrina, maaf ya komennya baru dibales. Kalo Agama ke Teknologi itu masih bisa. Ambil teknologi pendidikan. Tapi kalo untuk teknologi ke agama, saya tidak bisa memastikan bisa atau tidaknya.
      Syukron sudah meluangkan waktu untuk membaca pengalaman kuliah saya, semoga ada manfaatnya ?

  4. assalammualaikum kak, apakah bisa masuk jurusan agama? baru ngerti dikit dikit tentang agama karna baru baru belajar, jadi mau mendalami agama lewat kuliah kak. hehe makasih kak sebelumnya

    1. Waalaikumsalam.. Hi Silvia ?
      Bisa kok, dulu juga saya lulusan SMK Jurusan Multimedia hehe. Alesan kamu itu sama bgt sama alesan saya dulu ? Awalnya sempet kaget karna dulu sekolah di sekolah multikultural yg banyak agama lain di dalamnya. Gak ngerti sama sekali soal agama. Dan sekarang tbtb kuliah di bidang agama, jadi saya harus cepat beradaptasi ulang. Karna semua teman saya rata2 anak pondok hehe.
      Syukron sudah meluangkan waktunya untuk membaca pengalaman kuliah saya, semoga ada manfaatnya ?

  5. Assalamualaikum wr.wb

    Ka mau tanya, tadi saya baca disana ada mata kuliah wajib ketiga yaitu, bahasa arab dan bahasa inggris.. Itu lebih banyak ke teori atau prakteknya ka?

    1. Waalaikumsalam wr.wb
      Hi Shifa ?
      Seimbang kok, dosen kasih modul di awal perkuliahan, kemudian dimulai dengan teori dan selanjutnya praktek. Malah ada dosen yg menganjurkan untuk smt atas kalo dikelas harus biasa menggunakan bahasa arab/inggris. Kalo kelepasan ngomong bhs indo bayar 2000 ?

      Syukron sudah meluangkan waktunya untuk membaca pengalaman kuliah saya, semoga ada manfaatnya ?

  6. Assalamualaikum…anak saya berminat utk kuliah jur penddkn agama islam…tapi dia ada kekurangan fisik nya…tangan dan kaki kiri nya kurang berfungsi..bicara nya cadel…apa bisa di terima di fakultas ini…kepandaian nya tentang ilmu agama juga rata2 saja…apalagi bahasa arab nol deh

    1. Waalaikumsalam..
      Afwan ibu, untuk penerimaan mahasiswa baru itu bukan wilayah saya. Maksudnya saya kurang tau bisa atau tidak. Tapi sepenglihatan saya sama mahasiswa baru atau mahasiswa yg sudah lulus itu tidak dibeda2kan kok karna ada juga yg kurang fisiknya. Tergantung anak ibu bisa mengikuti pelajaran di kelas atau tdk, kalau tidak nanti jadi tertinggal dengan yg lainnya. Seperti itu. Dan waktu saya masuk kuliah ini saya juga sama sekali tdk ngerti bhs arab, karna dulu saya sekolah umum campuran sama agama lain, gak ada pelajaran agama yg khusus seperti bhs arab ?
      Kalau anak ibu niatnya sudah bulat, dicoba aja. Siapa tau dengan keinginannya yg besar bisa jadi motivasi buat kuliah.

      Syukron sudah meluangkan waktunya untuk membaca pengapaman kuliah saya, semoga ada manfaatnya ?

  7. Assalamualaikum kak..
    Kak, saya kan tinggal di Bali ni. Pendidikan agama saya cetek banget. Saya ga pernah masuk sekolah Islam. Saya SD negeri (yg pengaruh agama mayoritasnya sangat kuat;hindu), SMP dan SMK di sekolah kristen. Terus baru belakangan ini belajar agama dr internet, youtube dan sebagainya. Saya bilang ke mama saya kalau saya mau masuk kuliah jurusan pendidikan agama islam. Beliau bilang saya tu masih sangat kurang agamanya. Gimana menurut kakak biar saya bisa meyakinkan mama saya? Sama satu lagi, apa susah untuk menyeimbangi temen temen kakak yg dari pokdok pesantren?

  8. Waalaikumsalam.. hi Ajeng, salam kenal. Maaf ya baru sempet bales commentnya.

    Kalau saran saya, beri pengertian bahwasanya kamu sudah besar dan harus bisa memahami agama sendiri yaitu islam. Dengan lingkungan yg minoritas kamu perlu pendidikan agama yg lebih luas agar iman kamu pun kuat.
    Kalau soal nyeimbangin sama anak pondok jujur itu susah bagi saya dulu. Karna dulu saya juga sekolah di sekolah umum dan temennya ada juga yg kristen dan budha. Dan tiba2 masuk ke pendidikan agama, tujuannya agar saya bisa belajar lebih banyak dgn agama saya sendiri.
    Mungkin hanya itu saja ya Ajeng, terimakasih sudah meluangkan waktunya untuk membaca pengalaman kuliah saya.. semoga ada manfaatnya.

  9. Assalamualaikum ka, nama saya syifa nurfajriah. Saya baru kelas 2 SMA tapi sudah memiliki cita2 menjadi guru SD (pendidikan agama islam) itu ambil jurusan apa ka?
    .
    Tolong beri saran dan masukan?
    .
    Semoga dibales:))

    1. Waalaikumsalam, hi Syifa.
      Kalau ingin jadi guru SD ambil jurusan PGSD. Tapi kalo mau jadi guru yg bisa di semua tempat (smp/sma/pondok), ambil jurusan sesuai pelajaran. Misal kaya PAI, komp, bio, kimia, orkes, geo, sosio, dll.

      Terima kasih Syifa sudah meluangkan waktu untuk membaca pengalaman kuliah saya. Semoga ada manfaatnya.

    1. waalaikumsalam wr.wb
      hi ghinna, mohon maaf baru sempat balas comment nya.
      tentu saja berbeda yaa. kalau pendidikan agama ya fokusnya ke pendidikan dengan bidang agama islam. kalau syariah itu yang saya tau banyak pembagian didalamnya, bisa saja masuk ke hukum atau lain halnya.
      terimakasih sudah meluangkan waktunya untuk membaca pengalaman jurusan saya, semoga jawabannya membantu ?

  10. Assalamualaikum wr wb
    Kak apakah ada banyak hafalan qur’an untuk jurusan ini? Ada kendala ga buat kaka dari faktor mapel, teman yg pasti banyak lukusan pondok, lingkungan dll. Syukran ka jazakillah
    Wassalamu’alaikum wr wb

    1. assalamualaikum kak. saya mau nanya soal hafalan alquran itu diharuskan seperti contohnya satu semester harus hafal 1 juz, atau bagaimana. thxss?

    2. waalaikumsalam wr.wb
      hi Rahma..
      tidak banyak kok, hanya surat pilihan saja. misalnya qs tentang pendidikan atau hadits tentang pendidikan.
      kalau kendala pasti ada, yang paling susah bagi saya itu matpel bahasa arab. karna saya sama sekali tidak tau sedikitpun terkait kata-kata dalam bahasa arab hehe.
      terimakasih sudah meluangkan waktunya untuk membaca pengalaman jurusan saya, semoga manfaat yang bisa diambil dari tulisan saya ?

    1. waalaikumsalam wr.wb
      hi Suci, salam kenal..
      mohon maaf untuk di UHAMKA belum ada S2 jurusan pendidikan agama Islam.
      terimakasih sudah meluangkan waktunya untuk membaca pengalaman jurusan saya, semoga manfaat yang bisa diambil dari tulisan saya ?

  11. Assalamamu’alaikum,
    kak saya masih kelas 2 SMA. Saya dari sd sampai SMA sekarang ini, saya sekolah biasa. Tapi saya pengen banget buat masuk jurusan PAI. KAlau untuk masuk jurusan PAI, materi apa saja yg di tes waktu daftar universitas? apakah ada tes hafalan? apakah ada tes bahasa arab? atau seperti apa kak? mohon bantuannya ya kak. lagi galau nih tentang jurusan hehehe. syukron

    1. waalaikumsalam wr.wb
      hi Nur Saidah, saya coba jawab pertanyaannya yaa..
      sewaktu dulu saya daftar kuliah jurusan PAI di UHAMKA itu tidak melalui tes apapun, saya masuk hanya dengan nilai rapor saat SMK saja. karna di UHAMKA apabila saat di sekolah menengah mempunyai nilai rapor diatas rata-rata yang ditentukan maka tidak perlu tes, jadi hanya menyerfahkan fotocopy rapor.
      kalau untuk di universitas lain saya kurang tau lebih seperti apa, memang ada beberapa perguruan tinggi memberikan tes khusus saat pendaftaran seperti tes hafalan atau tes BTQ. namun tidak untuk UHAMKA ?
      terimakasih sudah meluangkan waktunya untuk membaca pengalaman jurusan saya, semoga manfaat yang bisa diambil dari tulisan saya ?

    1. Assalamualaikum Shafa.. salam kenal. saya coba jawab ya..
      kalo ditanya susah atau tidak itu tergantung pribadi masing-masing. karna saya tidak ada dasar agama dari sekolah menengah dulu, jadi saya harus belajar lebih lagi. seperti itu.
      terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca pengalaman kuliah saya, semoga ada manfaat yang bisa diambil 🙂

  12. Kak bagaimana saran kakak, saya pingin kuliah pai tapi pengetauan aku tentang pai sangatlah sedikit ka, gimana saran kakak.
    Terima kasih

    1. Assalamualaikum Ikhsan.. saya coba bantu jawab ya..
      Begini, pada dasarnya pengetahuan agama sangatlah penting, apalagi kita sebagai orang Islam. kalau memang belum mengetahui banyak tentang pendidikan agama, apa salahnya untuk mempelajarinya? justru karna belum paham dengan ilmu agama sendiri tidak ada salahnya jika Iksan masuk kuliah di jurusan PAI, walaupun harus dari dasar sekalipun.

      terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca pengalaman kuliah saya. semoga ada manfaat yang bisa diambil 🙂

  13. Assalamualaikum.. kak numpang tanya Apakah ruangan kuliah kelas FAI UHAMKA Perbankan syariah dilengkapi kamera cctv?? Kategori kelas UHAMKA Reguler masuknya tiap hari apa Kak?

    1. Waalaikumsalam, untuk ruang kelas belum ada cctv. Tapi kalo untuk seluruh ruang kecuali kelas pasti ada cctv. Dan untuk jadwal perkuliahan tergantung mata kuliah yg diambil berapa, itu menentukan berapa hari kuliah.

  14. Assalamualaikum kaka, aku mau tanya kan aku tuh gk terlalu faham tentang agama islam trus gmna cara ngeimbanginnya dengan jurusan pai ini?
    Terus d skolah saya gk ada bhs Arab apakah sulit kak untuk memahaminya
    terimakasih

    1. Waalaikumsalam, hi Ervi salam kenal. cara nyeimbangin dengan belajar dua kali lebih ekstra, biar gak tertinggal dengan teman lain yang sudah terlebih dahulu belajar mendalam mengenai agama. tapi yang terpenting konsistensi kamu buat belajar, gak males. jadi insya Allah kamu bisa, karna setiap kesulitan ada kemudahan kan? saya juga dari lulusan SMK kok. semangat belajar! 😉

  15. Assalamu’alaikum kak aku mau nanya nih, insyaAllah tahun ini aku berniat mau masuk fakultas pendidikan agama islam tapi disisi lain saya belum terlalu paham apalagi pelajrn tentang bahasa arab karna saya mulai dari SD sampai Smk itu sekolah biasa dan campur dengan agama lain apa bisa kak saya nanti masuk ke jurusan PAI ini dengan latar belakng saya yang belum terlalu paham
    Terimakasih

    1. Waalaikumsalam, hi Sadana salam kenal. Alhamdulillah, sekarang kuliah dimana? saya juga dari kecil sekolah umum kok, beru ketemu bhs arab di kuliah aja. kalo ditanya bisa apa enggak masuk pai itu tergangantung diri kamu sendiri. gimana tekad kamu buat belajar, kesungguhan dan konsisten. insya Allah semua ada jalan, Allah pasti peemudah buat hambanya yg menuntut ilmu (apalagi ilmu agama). setiap kesulitan ada kemudahan, kan?

  16. Ka mau nanya, beasiswa di uhamka yang ambil nilai rapot rata2 diatas 80 itu, diberikannya cuma sekali aja apa tiap awal semester?

    1. Assalamualaikum Ilham, salam kenal. untuk beasiswa itu hanya diberikan pada awal masuk perkuliahan saja. untuk beasiswa tiap semester bisa diajukan melalui ipk atau bakat lainnya.

    1. hi Laila, salam kenal. untuk seluruh kampus dimanapun dan apapun kampusnya, semua memakai baju bebas, kecuali kebidanan dan keperawatan.

  17. Assalamualaikum Ka Dresti..

    Perkenalkan, saya Putri. Saya memiliki adik yang ingin sekali mengambil mata kuliah PAI.
    Mohon share pengalaman Ka Dresti untuk mengikuti test masuk di UHAMKA dong Ka?

    1. Waalaikumsalam, hi Putri salam kenal. mohon maaf waktu awal pendaftaran saya tidak memakai tes, hanya menyerahkan nilai rapor saja. kalau memang nilai rapor adiknya diatas 7,5 itu sudah bisa masuk PAI tanpa tes kok 😉

  18. Assalamu ‘alaikum kk..
    ketika kk udah ambil jurusan PAI, kendala dalam pergaulan yg kk rasakan itu kayak gimana? organisasi yg kk ikuti apa saja?

Ayo komen disini untuk bertanya ke penulis ! Kami akan kirim balasan melalui email

Your email address will not be published. Required fields are marked *