Pend. Tata Busana UPI (Nadiyah)

Hello intipers! Hello fashion people!

Perkenalkan, saya Nadiyah Nur, tapi kalian bisa panggil saya dengan sebutan Nadin, atau Nadiyah juga boleh deeh. Saya adalah mahasiswi Pendidikan Tata Busana Universitas Pendidikan Indonesia tingkat tiga, angkatan 2014. As we know, seperti kakak-kakak yang ada di artikel lainnya, di sini saya juga akan berbagi sedikit cerita pada kalian semua tentang jurusan yang sedang saya geluti *cie amat ya geluti*. Semoga apa yang ada di dalam artikel ini bisa menjadi referensi, dan bermanfaat untuk para pembaca sekalian.

 Pendidikan Tata Busana ?

Pendidikan Tata Busana atau yang kita sering sebut dengan Fashion Design Education, merupakan salah satu program pendidikan (prodi) yang ada di dalam Departemen Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK), di bawah naungan Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (FPTK). Jadi, sebenarnya, Pendidikan Tata Busana di universitas kami bukan termasuk ke dalam “jurusan”, melainkan “prodi”. Dikarenakan Pendidikan Tata Busana adalah prodi di dalam Departemen PKK, maka dari itu, apa yang kita pelajari bukan hanya seputar “busana”-nya aja loh temen temen, tapi mata kuliah-mata kuliah lain yang belum banyak orang tau tentang ini. Mau tau kaan? Yuk teruskan bacanya, ya 🙂

Belajar apa aja

Pendidikan Tata Busana yang kami geluti memiliki pembelajaran tentang kependidikan (mata kuliah-mata kuliah yang harus didapatkan oleh semua program sarjana awalan “Pendidikan ……..”), lalu ditambah dengan mata kuliah yang harus didapatkan satu departemen, misalnya: mata kuliah Pendidikan Kesejahteran Keluarga, mata kuliah Manajemen Sumber Daya Keluarga, Dasar Rias, Dasar Boga, dan lainnya. Frequently Ask Question yang sering mendarat di telinga saya adalah Pendidikan Kesejahteraan Keluarga itu belajarnya kayak gimana? Nah, sambil saya jawab aja di sini ya untuk temen-temen yang penasaran juga, bahwa di mata kuliah PKK yang teman-teman satu jurusan dapatkan itu kita belajar bagaimana membangun keluarga yang sejahtera, ada belajar prinsip memilih pasangan hidup juga, ada gimana juga cara ngurus anak, ah pokoknya banyak diisi sharing dari bu dosen, dan adalah salah satu mata kuliah terrrr-favorit~ Nggak nyangka kan anak fashion belajar juga kayak gitu? Hihihi.

400

Di luar itu, mata kuliah yang kita dapat tentunya mata kuliah yang berhubungan langsung dengan fashion design itu sendiri. Pertanyaan yang nggak kalah sering saya dapat juga adalah… Di tata busana belajar jait juga? Belajar bikin baju apa aja? Abis uang berapa untuk setiap kali praktek? Bikin baju teh susah engga? Di sana belajar ngegambar doang? La~la~la~, saya coba sharing ya sekarang 😀 Jadi gini temen-temen, kami mahasiswa/i tata busana di UPI itu bukan hanya belajar menjahit atau menggambar saja, kami di sini belajar dari mulai desain, hingga mewujudkan desain itu yang meliputi proses membuat pola, memotong, menjahit, finishing, display statis (pemajangan karya busana mahasiswa di lobby fakultas), hingga goalnya (selain skripsi) nanti adalah mengadakan fashion untuk busana-busana terpilih yang sudah dibuat. Busana yang dibuat adalah mulai dari busana anak, busana untuk sendiri, hingga busana-busana “cetar” seperti busana pengantin, juga busana kreasi. Untuk hal “abis uang berapa” itu relatif, setiap orang dengan ide yang berbeda, akan punya budget masing-masing, tapi yang pasti kami selalu berusaha maksimal mewujudkan desain yang kita buat. Di Prodi Pendidikan Tata Busana ini, kami memiliki 5 konsentrasi, masing-masing konsentrasinya adalah: a) Manajemen Butik, b) Manajemen Desain, c) Manajemen Garmen, d) Manajemen Tata Rias, dan e) Manajemen Kriya Tekstil. Konsentrasi tersebut bisa dipilih setiap mahasiswa/i ketika memasuki semester 4.

Secara keseluruhan, “pekerjaan” mahasiswa/i Prodi Pendidikan Tata Busana ini cukup banyak, di samping memiliki mata kuliah praktik yang jumlah jamnya lebih dibandingkan mata kuliah teori, pekerjaan tata busana pun harus dikerjakan teliti, hati-hati, sabar juga, sehingga memakan banyak waktu. Tapi yaaa, kalau sabar dan ditekuni, hasilnya pun nggak akan membohongi. Kita mah percaya aja kalau begadangnya kita, materi yang kita keluarkan akan berbuah manis O:-) Selain tugas praktik, kita juga sama seperti teman-teman lainnya, ngejabanin tugas membuat makalah, presentasi juga iya, observasi juga iya, tapi itu semua tergantung mata kuliah yang diambil. Untuk ujiannya itu sendiri, ada beberapa mata kuliah praktik yang diujiankan secara teori, namun mengandung unsur praktik, seperti: membuat pola skala kecil hingga pada perencanaannya. Untuk mata kuliah-mata kuliah pure teori seperti mata kuliah kependidikan sudah pasti ujian tertulis, namun ada kalanya ditambah dengan praktik tugas observasi lapangan, contohnya kami pernah melakukan observasi pada suatu sekolah kejuruan dengan jurusan yang sama dengan kami, sekolah itu berada di daerah Bandung Selatan. Tugas observasi lapangan yang nggak kalah berkesan adalah observasi lapangan di salah satu sekolah di daerah Garut, selain bisa mengenal sekolah tersebut, kami juga bisa secara langsung berbagi pengalaman kuliah pada teman-teman yang baru akan memasuki bangku kuliah.

follow_intipjurusan_COMPRES

Mata kuliah paling berkesan

Ada pula mata kuliah teori plus praktik yang mencapai 18 jam nyata di kampus, dalam waktu 3 hari, yaitu mata kuliah Busana Kerja. Anyway, walau 18 jam –cukup lama-, tapi mata kuliah itu successfully bikin saya -khususnya- PD untuk mulai menjahitkan baju untuk orang lain, karena ujiannya pun disuruh buat baju orang lain sih –walaupun itu teman kita sendiri. Mata kuliah lainnya yang nggak kalah asik adalah mata kuliah Seni Sulaman. Asiknya, karena mata kuliah ini kami jadi lebih rajin mengerjakan tugas *karena banyak dan harus ulet*, jadi kemana-mana bawa peralatan sulam, bahkan di sela-sela pergantian mata kuliah walau hanya beberapa menit, kami isi dengan “cicilan” tugas menyulam. Yang saya ingat, lembar kerja untuk menyulamnya itu sekitar 18 produk, banyak juga kan? Hihihi.

Kegiatan dan tugas lapangan

Belajar di fashion, enaknya, kita nggak melulu ngedate bareng buku yang kadang bisa bikin jenuh, tapi untuk menambah wawasan, dan cari tau fashion yang lagi in, “tempat belajar” kita adalah mall, atau shopping center, online atau pun offline, bisa sembari refreshing juga, kan? Kami pernah mendapatkan tugas lapangan untuk mata kuliah Kewirausahaan untuk mengunjungi salah satu pusat perbelanjaan di Bandung, tepatnya Parisj van Java, atau yang sering kita sebut PVJ. Bukan untuk belanja loh temen-temen, bukan, ya! Tapi di sana kita dituntut untuk mempelajari perilaku konsumen, perilaku produsen, serta tentunya mempelajari tren yang lagi in. Menurut saya sih seru, sambil cuci mata gitu kan. Hasil tugas lapangan tersebut nantinya dijadikan analisis untuk membuat business plan masing-masing mahasiswa.

Kegiatan yang sering diikuti oleh mahasiswa/i tata busana itu banyak, nggak sebatas acara di kampus aja. Ikut fashion show, lomba drapping dan carnaval competition “Jabar Ngagaya”, design competition, dan lain-lain. Selain itu, di tahun ke-3 khususnya mahasiswi untuk konsentrasi manajemen desain mengadakan event di luar kampus, dan di tahun ke-4, satu angkatan mengadakan fashion show juga.

Walaupun begitu sibuk dengan tugasnya masing-masing, tapi tidak sedikit mahasiswa/i Prodi Pendidikan Tata Busana banyak yang punya usaha sampingan lho! Ada yang terima jahitan, punya brand sendiri untuk ready-to-wear, untuk hijab, untuk haute-couture dress, jasa MUA, hair do, design busana atau aksesori, dan usaha-usaha di luar busana pun ada. Jadi, kepadatan kuliah tidak menjadi halangan bagi kami untuk tetap menjalankan usaha sesuai passion-nya ya hehehe. Untuk saya sendiri juga punya usaha yang lagi saya rintis di ready-to-wear hijab dan custom dress or gownya, temen-temen kalau penasaran bisa dicek aja ya di instagram @helonadin, dan @nadiyahnurf 🙂

Prospek kedepannya ?

Oh iya, temen-temen, untuk Pendidikan Tata Busana ini nggak ada prodi murni yang hanya “Tata Busana”. Jadi, gelar untuk lulusan Prodi Pendidikan Tata Busana adalah S.Pd, tapi sebenarnya S.Pd ini memberi keuntungan juga untuk almunus yang akan menjadi pendidik. Tapi, jangan khawatir juga, selain ada yang menjadi pendidik, ada juga yang bekerja di bidang fashion, atau bahkan membuka usaha fashion-nya sendiri loh temen temen! Dunia fashion itu luas banget, pastinya lapangan pekerjaan akan selalu ada, atau lebih bagus lagi kalau bisa menciptakan sendiri dengan modal ilmu yang sudah kita dapat.

Sebenarnya masih banyak nih yang ingin saya bagikan sama temen-temen, tapi semoga sepatah dua patah kata di atas bisa cukup mewakili ya 🙂 Oh iya kalau ada pertanyaan langsung aja yaa tanyain di kolom komentar 🙂

NADIYAH NUR FITRI

Kesibukan saat ini kuliah, organisasi & bisnis. Suka nulis, jalan-jalan & bisnis. Bisnis yang dirintis ready-to-wear hijab & custom dress @helonadin | Feel free to contact me nadiyahnur@gmail.com

Kode Konten : X116

50 thoughts on “Pend. Tata Busana UPI (Nadiyah)”

  1. Thank u kak gambaranya tentang pend. Tata busana. Aku tertarik banget sama dunia fashion dan pengen banget belajar tentang fashion, tapi jujur aja aku gak bisa gambar2 kaya gitu. Menurut kaka gimana nih, kalau masuk dengan modal nekat doang?

    1. Halo Nida, terima kasih sudah membaca 🙂
      Menurutku, untuk desain / menggambar itu bisa dilatih asalkan “nekat”nya dibarengi semangat pengen bisa bisa soalnya itu bisa dilatih kok, karena nanti pun bukan hanya belajar gambar aja looh, jadi jgn sampai karena belum bisa gambar desain utk busana jadi deh ciut nyalinya untuk masuk sekolah-sekolah fashion, semangat!

  2. Ka syarat” jadi mahasiswa/i pend. Tata busana apa aja ya? Saya kelas 2 SMA, dan butuh banget info” tentang sekolah fashion design, karena emang passion saya di seni hehe *curhat* makasi ka artikelnya

    1. Halo Sagita, terima kasih sudah membaca 😊
      Kalau untuk syarat khusus untuk bisa masuk tata busana di UPI sih nggak ada, sama saja seperti persyaratan masuk perguruan tinggi negeri pada umumnya kok, nggak ada tes tambahan *sepengalamanku masuk tata busana via snmptn – nggak ada keharusan melampirkan portfolio juga*. Syukur kalau udah passionnya, nanti bisa semangat ngejalaninnya ya 😁

  3. Hai kak nadin, stelah baca artikel ini aku jadi makin semangat buat masuk kuliah prodi tata busana, tapi aku masih bingung kak, setelah lulus nanti kalau mau jadi pengusaha butik atau dirikan usaha lainnya, karna aku bukan org yg terlalu senang dibidang bisnis,walaupun bisnis fashion, jadi selain pekerjaan itu, pekerjan apa lagi yg bisa ditekuni/menjanjikan untuk lulusan tata busana? Apa menjadi dosen tata busana adalah pilihan yg tepat?

    Makasih kak 😊

    1. Halo Lafif, terima kasih sudah membaca 🙂
      Kalau dilihat-lihat, untuk prodi tata busana ini peluang kerjanya cukup luas dan banyak untuk alumni yang sudah lulus pun punya pekerjaan yang beragam, kalau kurang tertarik dengan mendirikan usaha butik sendiri, bisa juga dengan bekerja jadi desainer untuk orang lain, dosen/guru, make up artist, stylish, illustrator, writer, dan maaaasih banyak lagi karena cakupan pkerjaan d dunia “fashion” itu cukup luas looh, nggak sebatas mendirikan butik aja 🙂
      Semangat!

  4. kak mau tanya nih
    aku kan skarang kelas xii jurusan ipa, bisa nggak sih kak pas aku ikut snmptn aku ambil jurusan tata busana?? maksudnya lintas minat gitu
    trus di jalur snmptn, apakah wajib melampirkan portofolio atau tidak??
    saya sih bisa gambar tapi gambar saya tergolong jelek, tp apakah saya tetap bisa masuk jurusan inj kak?
    terimakasih

    1. Halo Ersa, terima kasih sudah membaca 🙂
      Untuk SNMPTN, kebetulan saya masuk tata busana ini lewat jalur SNMPTN, dan lintas jurusan, namun perlu diperhatikan juga kemungkinan-kemungkinannya, soalnya waktu itu beritanya yang punya peluang besar itu yang jurusannya relevan, tapi nggak ada salahnya dicoba 🙂 dan untuk jalur SNMPTN setau saya dan 3 tahun lalu itu nggak perlu melampirkan portofolio. Kalau bagus tidak menggambar, itu bisa dilatih, yang penting tetap semangat untuk berlatih biar jadi jago, toh nanti pun ada mata kuliah yang buat kita belajar desain dari dasar 🙂

  5. Ka aku kan mau masuk jurusan pendidikan tata busana UPI, klo nge gambar sih lumayan bisa ka. Cuman klo ngejait ga bisa ka. Jadi gimana dong ka?
    Makasih ka

    1. Halo Helena, terima kasih sudah membaca 🙂
      Tata busana memang erat banget kaitannya sama jahit menjahit, jadi mau nggak mau, dan bisa nggak bisa setidaknya kita harus paham dan terampil menjahit. Setelah masuk Prodi Pendidikan Tata Busana di UPI nanti, dari semester awal pun sudah ada praktik belajar menjahit dari dasar kok, jadi jangan khawatir 🙂

  6. Hai kak nadin..,aku kelas 3smp..
    Aku pengen banget masuk perkuliahan jurusan tata busana..
    Makasih kak.. Udah mau berbagi cerita😍
    Aku jadi nambah semangat …😍😍

    1. Halo Wirdiyana, terima kasih sudah membaca 🙂
      Semangat terus yaaa, semoga keinginannya utk masuk prodi tata busana bisa terwujud. Aamiin 🙂

  7. Hay kak nadine, saya mau nanya nih saya sama skali gk bisa nggambar. Tpi minat bgt masuk tata busana
    Apa ada kemungkinan bisa masuk?
    Dan banyak gak sih peminat di prodi tata busana?
    Terimakasih

    1. Halo Tria Faustina, terima kasih sudah membaca 🙂
      Kalau untuk bisa menggambar atau belum menggambar itu bisa dilatih kok, gak usah khawatir asal semangat selalu untuk latihan biar cepet jago 🙂 Banyak kok yang minat, akreditasi prodinya juga A 🙂

  8. Hai ka,aku kelas 3 SMA. Aku lagi milih milih jurusan. Sebenernya aku suka berhubungan tentang fashion design. Aku juga suka ngedesign baju gitu. Tapi aku cuma bisa gambar tapi gak punya bakat buat ngehidupin gambar itu. Dan kata mamah aku lebih nyaranin ke dunia bisnis. Soalnya menurut mamah aku kalau designer bisa otodidak. Dan aku mau nanya ada materi tentang bisnisnya juga gak?

    1. Halo Farah, terima kasih susah membaca 🙂
      Untuk di sini kita juga belajar kok tentang bisnisnya, kayak management bisnisnya, macam-macam usaha yang bisa kita ambil di busana, dan lain-lain, jadi kita bukan sekadar belajar bikin baju aja kok 😀 Banyak juga mahasiswa/alumnus yang udah punya usaha sendiri 🙂

    1. Halo Ela, terima kasih sudah membaca 🙂
      Boleh, silakan 🙂 Selama aku bisa jawab aku bantu jawab ya 🙂

    1. Halo Nur Sabrina, terima kasih sudah membaca 🙂
      Kalau untuk uang kuliah (UKT), itu tergantung kebijaksanaan dari pihak universitas, dan apa yang diuji tergantung jalur masuknya aja, seperti jurusan-jurusan lain pada umumnya, untuk SNMPTN itu sendiri waktu angkatan aku nggak ada tes apa apa 🙂

  9. Hai ka , aku mau nanya
    Ka kalo mau bikin suatu kerajinan atau pakaian-pakaian gitu semua biayanya ditanggung sendiri ya ?
    Terimakasih

  10. Haii kaa aku mau nnya kalau rata” biayanya brpa ya ka? Kalau masik jurusan tata busana bisa masuk sbnptn juga kan? Mksihh kaa udah memotivasi aku hehe

    1. Halo Nadya, terima kasih sudah membaca 🙂
      Masuk prodi tata busana bisa SNMPTN kok, dan untuk biaya itu tergantung kebijakan universitasnya, jadi setiap mahasiswa beda-beda kak baiyanya 🙂

  11. Assalamu’alaikum Kak. Aku kelas 3 SMA dan jurusan IPA. Aku berminat banget masuk jurusan tabus ini. Tapi jurusan aku sekarang dan jurusan yang pengen aku ambil kan berbeda, bagaimana? Bisa masuk atau tidak?
    Biaya kuliahnya berapa rata ratanya?
    Syarat masuk jurusan ini apa dan harus menyerahkan portofolio atau tidak?
    Terimakasih 🙂

    1. Halo Gaitshan, terima kasih sudah membaca 🙂
      Bisa-bisa aja kok, nggak ada salahnya mencoba dulu, 🙂
      Biaya kuliahnya pakai sistem UKT, jadi tergantung kebijakan universitasnya yang menyesuaikan dengan penghasilan orang tua, dan tidak perlu menyerahkan portofolio kok.

  12. Hai kak, aku sekarang kelas 3 smk jurusan RPL, aku dari smp sudah minat untuk masuk tata busana dan malah tidak dapet izin, kira kira anak rpl bisa engga ya masuk tata busana? Soalnya kalo untuk jahit menjahit dan membetulkan mesin aku sedikit mengerti, kira kira anak rpl berpeluang masuk ga ka?

    1. Halo Nurul, terima kasih sudah membaca 🙂
      Sangat berpeluang, Nurul 🙂 Dulu saya pun dari SMK jurusan RPL 🙂
      Semangat ya!

  13. Halo kak, aku minat jurusan tata busana, tapi aku gak bisa gambar, pas tes masuk universitas, ada tes menggambarnya nggak?

    1. Halo Rizki, terima kasih sudah membaca 🙂
      Sepengalaman saya masuk jalur snmptn tidak ada lampiran portofilio, dan sbmptn pun ikut tes seperti biasa, seperti jurusan lain pd umumnya 🙂

    1. Halo Fadilla, terima kasih sudah membaca 🙂
      Iya betul untuk memilih tata busana, itu ambilnya jalur IPS ya, kalau di dalam pilihan jurusan universitasnya semua masuk ke IPS, pilih IPS aja bisa kok. Yang menentukan IPA/IPS/IPC itu jurusan yang akan diambil 🙂

    1. Iya, Prodi PKK murni dan Prodi Pendidikan Tata Busana ini Prodi yang berbeda, namun sama-sama berada di bawah departemen Pendidikan Tata Busana. Kalau dipilihan jurusan tujuan semua itu IPS, bisa ambil IPS saja yaa

    1. Halo Holisoh, terima kasih sudah membaca 🙂
      Untuk masuk prodi pendidikan tata busana upi memilih tesnya soshum/ips yaa 🙂

  14. Kak, kalau misalnya saya ipa brrti gk bisa ngmbil snmptn tata busana dong? Harus sbm atau lainnya?😂
    Ohh iya banyk baca komntr sblumnya katanya harus lampirkan portofolio, itu mksdnya gimana kk?

    1. Halo Fatya, terima kasih sudah membaca 🙂
      Bisa kok ambil snmptn tata busana, dulu saya ipa teknik snmptn nya tata busana, dan masuk 🙂
      Tidak perlu melampirkan portofolio yaaa..

    1. Halo Sri, terima kasih sudah membaca 🙂
      Kalau untuk SNMPTN yang dilihat dari nilai raport, itu dilihat dari mapel apa-mapel apa nya kurang tahu kaak, itu ada kebijakan tersendiri yang saya pun nggak tau hhe 🙂

  15. Assalamualaikum ka, saya mau bertanya ketika sedang praktek menjahit, itu mesin jahit nya pakai jenis apa saja ya?
    Dan kita harus membuat jenis pakaian apa saja? Makasih kak.

    1. Halo Putri, terima kasih sudah membaca 🙂
      Wa’alaikum salam, menggunakan berbagai macam mesin jahit. Kalau pakaian yang dibuat itu beragam, mulai dari mulai busana anak, busana pria, busana linseri, busana tailoring, busana kerja, busana pesta, busana kreasi*, busana pengantin, adibusana* 🙂
      *pilihan sesuai paket

  16. Hi nad. Sya cwo… apa disana cuma nerima mahasiswi aja ya…

    Oya.. kamu tau ngga institut atau univ yg punya jurusan atau prodi tatabusana selain di UPI

    1. Apakah laki laki ada juga yang menggeluti jurusan tatabusana . saya suka jahit menjahit dari dulu dan udah ahli dibidangnya dan bisa membuat baju kebaya lengkap dengan polanya.
      Akan tetapi saya ingin mengembangkan ilmu saya,univer/fakultasmana yang bisa diandalkan di dalam jurusan tatabusana

  17. Halo kak, saya mau tau dong buku apa sih yang wajib dimiliki fashion design? Setahu saya sih biasanya masing2 jurusan punya “kitab”nya masing-masing.. Hehe.. Semoga kakak berkenan menyebutkan judul bukunya.. Makasih

  18. assalamualikum kak, kak kalo lewat jalur sbmptn itu apa aja ya buat prodi ini ? nanti ada ujian tambhanyya ga ? kalo ada seperti apa ? terus kita nanti pas ujian ngambilnya ipc ?

  19. Ka artikelnya ngebantu semangat nih supaya bisa masuk dalam prodi tabus, makasih banyak yaa ka…😊

    Disini kaka masuk jalur snmptn kan?, saya ingin tahu nilai rata rata rapot yang harus diraih berapa,? dan itu nilai seluruh pelajaran atau per mata pelajaran?

    Semangat ya ka kuliahnya !!! Sukses terus dan semoga cepet lulus yaa 😊😊. Doain aku jadi mahasiswi upi tabus ya 😊

  20. Ka artikelnya ngebantu semangat nih supaya bisa masuk dalam prodi tabus, makasih banyak yaa ka…😊

    Disini kaka masuk jalur snmptn kan?, saya ingin tahu nilai rata rata rapot yang harus diraih berapa,? dan itu nilai seluruh pelajaran atau per mata pelajaran?

    Semangat ya ka kuliahnya !!! Sukses terus dan semoga cepet lulus yaa 😊😊. Doain aku jadi mahasiswi upi tabus ya 😊

Ayo komen disini untuk bertanya ke penulis ! Kami akan kirim balasan melalui email

Your email address will not be published. Required fields are marked *