Pend. Bahasa Jerman (Jibon)

Liebe Grüβe sobat intipers! Perkenalkan nama saya Fajri Syahputra, tapi boleh dipanggil Jibon. Loh kok nama panggilannya beda jauh sama nama aslinya ? Wah kalau dibahas sejarahnya panjang banget tuh hehe. Usia saya 21 tahun dan merupakan mahasiswa tingkat empat nih, ya bisa dikatakan angkatan tua lah ya, dari Departemen Pendidikan Bahasa Jerman, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra, Universitas Pendidikan Indonesia yang dulunya merupakan eks-IKIP dan terletak di kota kembang, Bandung.

Banyak banget yang nyangka kalau saya tuh mahasiswa sastra Jerman, padahal beda banget loh antara Pendidikan Bahasa Jerman dengan Sastra Jerman. Lah bedanya apa? Toh sama-sama ada kata Jermannya kan. Hey guys, you must open your mind deh, kalau Sastra Jerman itu lebih belajar bidang kesastraan, seperti puisi, teks, novel, dan mungkin filsafat Jerman. Nah sedangkan Pendidikan Bahasa Jerman tuh belajar bidang kebahasaannya seperti tata bahasa Jerman dan juga ilmu Pendidikan. Dimana kedua bidang tersebut akan dikombinasikan dan nantinya ilmu bahasa Jerman yang kami dapatkan di kampus akan diajarkan ke para siswa-siswi di sekolah. Ya bisa dikatakan jurusan calon guru bahasa Jerman lah ya. Nah sekarang keliatan kan bedanya kaya gimana antara Sastra Jerman dengan Pendidikan Bahasa Jerman.

By the way, ga cuman ilmu kebahasaan dan pendidikan tapi saya pun mempelajari ilmu (mata kuliah) lain yang berhubungan dengan bahasa Jerman dan pendidikan loh, seperti Ilmu Penerjemaah Lisan dan Tulisan (Dolmetschen und Übersetzung) baik dalam bahasa Jerman ke Indonesia atau sebaliknya, Pariwisata Jerman dan Indonesia (Reiseführung), Media Pembelajaran Bahasa Jerman, Apresiasi Bahasa dan Seni, bahkan mempelajari juga Budaya Jerman, Politik Jerman, Sejarah Jerman, Geografi Jerman serta belajar Bimbingan dan Konseling, Kewirausahaan dan Literatur Jerman loh. Beragam bukan? Ya karena tidak hanya menjadi Calon Guru Bahasa Jerman, mahasiswa Departemen Pendidikan Bahasa jerman UPI pun diharapkan bisa menjadi seorang profesional di bidang Kejermanan dengan keterampilan-keterampilan yang sudah disebutkan diatas.

Dari beberapa mata kuliah yang saya sebutkan sebelumnya, mata kuliah Penerjemahan Lisan dan Tulisan merupakan mata kuliah yang paling saya sukain guys.

400
(Keadaan Kelas, Mata Kuliah Penerjemahan)

Kenapa? Karena dalam mata kuliah tersebut saya belajar banyak mengenai bahasa Jerman serta diberitahu cara menerjemahkan suatu bahasa dengan mudah loh. Ya karena ternyata untuk menerjemahkan suatu bahasa itu terbagi beberapa cara. Bisa menerjemahkan secara kata perkata (Wort für Wort) dan menerjemahkan yang disesuaikan dengan budaya bahasa yang dituju untuk diterjemahkan. Awalnya emang agak pusing sih karena mesti baca banyak teks dan bersahabat dengan beberapa buku, tapi ternyata sesudah mengenalnya kita bakalan gampang banget untuk menerjemahkan baik dari bahasa Jerman ke bahasa Indonesia atau sebaliknya. Dan ternyata hal itu juga bisa diterapkan untuk menerjemahkan bahasa lain loh. Keren kan J jadi mahasiswanya bisa menguasai penerjemahan bahasa Jerman, bahasa Indonesia, dan bahasa lain yang mereka inginkan. Karena hal tersebut pula, banyak dari mahasiswanya yang jadi Polyglot (seseorang yang menguasai beberapa bahasa asing). Ga cuman itu aja, dosennya pun sangat luar biasa dan sudah terjamin bahasa Jermannya, karena semua dosen merupakan dosen yang pernah menempuh ilmu bahasa Jerman di Jerman langsung loh. Jadi punya banyak pengalaman dan udah tau banget tuh bahasa Jerman sampai ke hal-hal kecil kaya tutup panci aja tau bahasa Jermannya apa haha. Di setiap penyampaian mata kuliahnya pun selalu diselingi motivasi mengenai pengalamannya di Jerman, jadi selalu bikin semangat sebelum belajar. Ada juga nih mata kuliah lain yang paling berkesan bagi saya yaitu mata kuliah Apresiasi Bahasa dan Seni. Hah apaan tuh? Kok asing banget dengernya. Eits jangan salah, pada mata kuliah Apresiasi Bahasa dan Seni, saya dilatih untuk mengapresiasikan ilmu bahasa Jerman yang sudah dipelajari dalam bentuk pembuatan film Jerman loh. Sehingga dari situ kita bisa mempelajari aksen, gestur serta mimik berbicara orang-orang Jerman. Seru banget deh udah serasa jadi aktor Jerman terkenal gitu haha.

Sedangkan untuk tugas yang sering didapatkan beragam, mulai dari tugas kebahasaan, menulis teks bahasa Jerman seperti cerita pendek, surat dan teks lainnya, juga tugas praktek langsung berbicara bahasa Jerman, seperti drama dan dialog kebahasaan mengenai suatu hal. Kami pun sering datang ke suatu tempat seperti institusi dan perusahaan Jerman untuk melatih berbicara langsung dengan orang Jerman dan mengadakan karya wisata ke suatu tempat wisata untuk mempraktekkan langsung menjelaskan mengenai wisata indonesia dalam bahasa Jerman,

(Praktek berbicara bahasa Jerman langsung dengan Orang Jerman)
(Wisata Bangunan Tua Kota Bandung)

dan bahkan kita suka debat dalam bahasa Jerman mengenai suatu hal yang lagi jadi berita terkini di televisi atau sosial media loh. Pokoknya beda banget deh dengan asumsi orang-orang yang taunya cuman jadi calon guru bahasa Jerman doang hihi. Jadi tau kan kalau tugas dan prakteknya lebih banyak hafalan dari pada hitungan.

follow_intipjurusan_COMPRES

Ga cuman itu guys, Departemen Pendidikan Bahasa Jerman UPI pun ikut aktif dalam berbagai kegiatan baik internal ataupun eskternal kampus dan juga ke taraf Internasional loh. Salah satunya adalah beasiswa student exchange dalam rangka kerjasama antara Departemen Pendidikan Bahasa Jerman UPI dengan Pädagogische Hochschule Heidelberg di Jerman. Sedangkan mahasiswanya sendiri terhimpun dalam Ikatan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Jerman se-Indonesia yang dimana merupakan wadah untuk saling bertukar informasi dan berbagi ilmu sesama jurusan bahasa Jerman.

(Ikatan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Jerman se-Indonesia)

Tak hanya itu adapula kerjasama beasiswa dalam kampus yang dapat menunjang finansial, dan kebetulan saya pun merupakan penerima beasiswa itu. So banyak banget hal yang didapetin di Departemen Pendidikan Bahasa Jerman UPI.

Nah sedangkan untuk lulusannya sendiri banyak yang menjadi guru dan dosen bahasa Jerman di berbagai sekolah dan universitas yang tersebar di seluruh Indonesia. Tapi ga cuman itu kok, ada juga yang bekerja di kedutaan Jerman, perusahaan Jerman, Institusi Jerman bahkan banyak juga yang bekerja langsung di negara Jerman loh. So sembari bekerja, bisa sembari merasakan feel Jerman bahkan mencari pasangan hidup dari sana haha. Sekian penjelasan mengenai jurusan yang saya tempuh. Semoga bermanfaat dan terimakasih, Oh iya kalau ada pertanyaan langsung aja yaa tanyain di kolom komentar 🙂

Fajri Syahputra

Mahasiswa tingkat akhir yang mempunyai hobi membaca dan jalan-jalan, merupakan penerima beasiswa yang masih aktif serta sedang disibukkan dengan mengajar privat bahasa Jerman dan sedang melakukan penelitian mengenai model pengajaran bahasa Asing. Email: fajri.syahputra17@gmail.com

Kode Konten : X142

 

13 thoughts on “Pend. Bahasa Jerman (Jibon)”

    1. Tergantung jurusan. Jika memang S2 nya melanjutkan ke bidang yg berhubungan dengan bahasa Jerman seperti sastra Jerman, penerjemahan ataupun pendidikan bahasa Jerman tentu saja akan lebih mudah karena sudah punya bekal sebelumnya di S1 🙂

  1. Hai kak! Saya lulusan smk jurusan musik klasik dan saya diterima di pendidikan bahasa jerman. Apakah itu dapat mendukung saya dalam bidang musik, secara pusat gerakan musik klasik kan dari jerman heheh

  2. Hai! ich gratuliere dir! (Selamat yaa). Semua yang berhubungan dengan Jerman tentu saja berpengaruh. Kamu bisa ikut Paduan Suara Bahasa Jerman, disana kamu bisa kembangin kemampuan musik klassik kamu. Ada juga mata kuliah Pengetahuan Jerman (Deutschlandkunde) tentu kamu punya point plus dalam wawasan musik klassik jerman 😊

    1. Danke! Iya nih lumayan, temen” yg lain yg masuk ke musik malah minta diajarin bahasa jerman haha.. Thankyou info nya kak😊😊

    1. Ada, pertukaran pelajar ke kota Heidelberg (Jerman Selatan) bekerjasama dengan Pädagogische Hochschule Heidelberg 🙂

Ayo komen disini untuk bertanya ke penulis ! Kami akan kirim balasan melalui email

Your email address will not be published. Required fields are marked *