Pend. Arsitektur UPI (Nisrina)

Hai Intipers! Perkenalkan nama saya Nisrina Qurrotu’aini El Yusuf mahasiswi angkatan 2014 atau semester enam dari Jurusan Pendidikan Teknik Arsitektur Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung. Saat ini kegiatan saya adalah berkuliah, mengikuti Unit Kegiatan Mahasiswa dalam bidang penelitian dan pengkajian di Kampus serta melakukan hobi-hobi kecil yang membahagiakan. Sedikit cerita sebelum masuk ke penjelasan Jurusan Pendidikan Teknik Arsitektur. Jadi, saat SMA sebenarnya saya ingin menjadi seorang arsitek akan tetapi orangtua saya menyarankan saya untuk memilih jurusan kependidikan. Hasilnya, dengan banyak pertimbangan dan mencari tahu saya memutuskan untuk memilih jurusan ini dan Alhamdulillah kini saya sangat bersyukur bisa masuk ke jurusan yang saya impikan.

Kali ini saya ingin berbagi pengalaman kepada teman-teman atau mungkin adik SMA yang masih bingung tentang jurusan ini. Mungkin dibenak kalian masih bertanya-tanya, peluang kerja lulusan jurusan Pendidikan Teknik Arsitektur itu apa sih? Guru SMK? Bisakah menjadi seorang arsitek? Atau pernahkah mendengar istilah ”arsitek bergelar S.Pd”? Wajar mungkin apabila banyak teman-teman disini masih kebingungan karena kalau boleh jujur jurusan ini bisa dikatakan satu-satunya di Indonesia. Psst…terbayang kan dengan jurusan yang langka namun  banyak dibutuhkan di lapangan pekerjaan tentunya peluang kerja dan karirmu setelah lulus sangatlah besar! Lalu, apa saja sih peluang lulusan mahasiswa dari Pendidikan Teknik Arsitektur ini? Yuk, simak di bawah ini!

saat mengerjakan salah satu tugas di Studio Perancangan Arsitektur

Peluang yang pertama jika kamu masuk ke jurusan ini adalah tentu saja menjadi Guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Untuk lebih spesifiknya kamu akan mempunyai kompetensi sehingga mampu menjadi seorang pendidik di jurusan Teknik Gambar Bangunan atau bahkan jurusan lainnya seperti Teknik Kontruksi Bangunan dan Teknik Survey dan Pemetaan. Hmm…kok bisa? Alasannya adalah karena pertama jurusan ini berada di Universitas dengan ciri khas Pendidikannya dan terkenal sudah mencetak banyak sekali guru yang professional. Selanjutnya kuliah di jurusan ini saya belajar banyak tentang ilmu kependidikan seperti Mata Kuliah Psikologi Pendidikan, Kurikulum Pendidikan, Landasan Pendidikan, Kurikulum dan Pembelajaran dan lain sebagainnya. Dengan demikian, bagi kalian yang masuk ke jurusan ini tentu saja akan belajar bagaimana memahami peserta didik, mempelajari metode pembelajaran yang baik dan lain-lain. Pokoknya, belajar jadi guru itu menyenangkan dan tidak sejenuh yang banyak orang kira.

(Kiri) saat melakukan survey mata kuliah Utilitas Bangunan. (Kanan) salah satu tugas Mata Kuliah Nirmana

Setelah peluang menjadi Guru selanjutnya adalah menjadi seorang arsitek. Katanya pendidikan kok bisa sih jadi arsitek? Hmm…Mengapa tidak? Jujur saja selama berkuliah disini beban perkuliahan saya bisa dikatakan sama saja dengan mahasiswa Teknik Arsitektur murni. Alasannya karena selain mempelajari materi tentang kependidikan dan materi yang akan diajarkan ke murid SMK nanti saya juga belajar banyak tentang dunia arsitektur. Disini saya mendapatkan materi tentang Gambar Teknik, Gambar Arsitektur, Fisika Bangunan, Struktur Kontruksi Bangunan, Studio Perancangan Arsitektur, Mekanika Teknik, Manajemen Proyek, Perencanaan Tapak, Perancangan Interior & Furniture, Rencana Anggaran Biaya, Nirmana, berbagai macam praktek seperti Mata Kuliah Praktek Batu dan Beton, Praktek Plumbing & Sanitasi dan yang lainnya. Nah, satu hal yang ingin saya beritahukan adalah di jurusan ini saya belajar menggambar dari nol. Mulai dengan mengenal alat gambar, bagaimana cara menggunakannya dengan benar dan teknik-teknik menggambar arsitektur yang berbeda dengan teknik menggambar biasa. Jadi, untuk kalian yang ingin masuk ke jurusan ini dan belum terlalu bisa menggambar jangan khawatir ya.

400

Sebelum melanjutkan ke peluang selanjutnya, saya ingin memberikan tambahan tentang peluang menjadi seeorang arsitek dari Jurusan Pendidikan Teknik Arsitektur. Menjadi seorang arsitek dari jurusan ini memiliki keunggulan lebih daripada yang lainnya. Mengapa? Karena selama berkuliah di jurusan ini selain mempelajari materi tentang arsitektur saya juga belajar bagaimana cara mengaplikasikannya melalui Mata Kuliah Praktek. Oleh karena itu, ketika terjun di lapangan pekerjaan proyek baik itu di konsultan perancangan, konsultan pengawas bahkan di kontraktor kita sudah memahaminya sehingga akan lebih mudah bekerja dengan baik. Untuk mendapatkan pengakuan dari organisasi arsitek sendiri seperti IAI (Ikatan Arsitek Indonesia) saat ini harus terlebih dahulu melanjutkan pendidikan S-2 di bidang arsitektur tidak bisa langsung dari jurusan ini.

saat mata kuliah praktek

Lanjut ke peluang selanjutnya, kalian yang masuk ke jurusan ini bisa menjadi seorang pebisnis. Mengapa? Karena di jurusan ini kalian akan berikan materi perkuliahan yang dapat mendukung lulusannya untuk menjadi pebisnis khususnya dalam bidang bisnis arsitektur. Mata kuliah yang bisa kalian pelajari adalah Mata Kuliah Kewirausahaan, Praktek Kayu Kontruksi dan Furniture, serta Material Bangunan. Bisa terbayang kan bagi kalian yang menyukai dunia bisnis bisa saja setelah lulus kalian dapat berbisnis Furniture, material bangunan dan tentunya memliki kelebihan daripada yang lainnya karena kalian selain berbisnis kalian juga faham dengan ilmunya.

Peluang selanjutnya kalian bisa menjadi pendamping masyarakat dalam perencanaan pembangunan di pedesaan maupun perkotaan. Peluang ini sebenarnya sangat dibutuhkan mengingat banyaknya program yang diberikan pemerintah ke daerah seperti pemberian uang satu milyar satu desa. Dalam kasus ini, lulusan dari Jurusan Pendidikan Teknik Arsitektur bertugas untuk mendampingi dan membantu masyarakat untuk menata atau membangun infrastruktur dengan baik dan sesuai standar yang berlaku. Hal inilah yang membuat saya tergerak untuk banyak belajar dan melakukan penelitian tentang permasalahan arsitektur di masyarakat.

follow_intipjurusan_COMPRES

Passion saya dalam menulis dan meneliti permasalahan masyarakat serta pendidikan Alhamdulillah membuka kesempatan saya untuk menjelajahi belahan bumi lain di dunia ini. Saya sangat senang belajar menulis dan meneliti oleh karena itu saya sempat mengikuti beberapa konferensi Internasional di Malaysia, Korea dan Jepang. Saya rasa dengan menulis setidaknya kita dapat menyumbang ilmu pengetahuan yang kita miliki untuk memberikan solusi sehingga dapat bermanfaat untuk masyarakat. Karena dalam sebuah hadist dikatakan bahwa sebaik-baiknya orang adalah yang bermanfaat bagi orang lain.

(kiri) saat presentasi poster di UiTM Shah Alam, Malaysia. (Kanan) saat presentasi CISAK di Seoul, Korea

Selain mengikuti konferensi internasional, Alhamdulillah saya juga diberi kesempatan untuk mengikuti workshop internasional di Universitas Kitakyushu, Jepang. Disana saya dan partisipan lainnya bekerjasama untuk mendesain suatu kawasan di Kitakyushu, Fukuoka dengan tema Digital City Kokura.

 

(kiri) saat proses mendesain, (kanan) setelah mempresentasikan desain

Banyak sekali pelajaran yang saya dapat ketika mengikuti kegiatan-kegiatan. Salah satunya dengan mengunjungi beberapa tempat kita dapat melihat secara langsung bangunan karya arsitek ternama, mempelajari ciri khas bangunan di daerah tertentu, bagaimana lingkungan dan penataannya dan lain-lainnya yang berkaitan dengan arsitektur itu sendiri. Yang paling penting adalah mentadaburi segala ciptaanNya dan mencari hikmah di penjuru dunia lainnya. Karena apa? Kita dapat belajar sesuatu dimanapun, dari apapun, dan dari siapapun.

Kesuksesan bisa diraih oleh siapa saja dimanapun ia berada. Yang menentukan keberhasilan kita adalah usaha, doa dari kita sendiri, orangtua dan diiringi kehendak Allah SWT. Jadi, sudah tertarikah kalian dengan jurusan Pendidikan Teknik Arsitektur UPI? Yang sudah yakin sesuai dengan minatnya yuk gabung disini dan apabila diantara kalian ada yang kebingunan silahkan tanya di kolom komentar atau hubungi saya via e-mail. Masih banyak cerita menarik tentang Pendidikan Teknik Arsitektur UPI yang belum terkuak. Salam sukses! Terimakasih.

Kode Konten : X164

 

19 thoughts on “Pend. Arsitektur UPI (Nisrina)”

  1. Kakk bedanya teknik arsitektur murni sama pend. Arsitektur itu apa? Terus lebih bagus yg mana kira kira?

    1. Hi Syg, sorry for late reply ya.
      jadi bedanya seperti di artikel dari pelajaran jelas berbeda, dan yang paling ketara yaitu nanti profesinya kalau yang murni jelas bakal jadi arsitek. nah kalau yang pendidikan arsitektur profesi utamanya adalah guru SMK jurusan gambar bangunan atau praktisi di masyarakat misal membantu proyek pemerintah. tapi, walaupun pendidikan tetap bisa bekerja sebagai perancang bangunan layaknya arsitek murni. Thx

  2. Assalamualaikum ka
    Aku sangat ingin menjadi seorang arsitek tapi masih bingung harus masuk jurusan arsitektur murni atau yang seperti kaka.
    Maksudnya di akui oleh organisasi IAI apa ka? Diakui bahwa kita seorang arsitek kah?

    1. Hi, sorry for late reply.
      Kalau kamu pengen banget jadi arsitek aku saranin kamu masuk arsitektur murni dek. tapi kalaupun kamu memiliki potensi yang bagus dan pekerja keras kuliah di pendidikan arsitektur juga tetap bisa jadi seorang arsitek.
      Yap betul. pengakuan bahwa kita seorang arsitek yang profesional, karena ada beberapa proyek yang harus menyertakan persyaratan itu dan syaratnya lulusan dari arsitektur murni. kalau kamu S1 mengambil pendidikan arsitektur dan tetap ingin jadi arsitek profesional maka kamu harus mengambil kuliah S2 dengan jurusan arsitektur murni. Thx

    2. Waalaikumsalam. aku doakan kamu jadi arsitek hebat kelak karena denga mencari tahu seperi ini mendandakan kamu orang yang bersungguh-sungguh!

    1. Hi, ryan!
      oke untuk arsitektur murni tetu saja pelajaran yang diutamakan adalah dasar-dasar perancangan, cara menggambar baik manual maupun digital, sejarah arsitektur dari klasik-modern-post modern, tradisional dan lingkungan dan banyak lagi. pokoknya bakal seru!

  3. Ka, ada tips nya ga supaya keterima di jalur undangan ke jurusan arsitektur upi? Kebetulan saya tahun 2018 un. Dan sekarang lagi persiapan. Kira kira apa aja ya yang harus di persiapkan supaya masuk arsitektur upi? Makasih ka

    1. Hi Sally, so sorry for late reply 🙁
      Kalau secara teknis mau diterima undangan pastinya harus nilai raportnya naik atau stabil. Terutama pada mata pelajaran eksak seperti matematika dan fisika. Untuk selebihnya rajin2 sholat tahajud, dhuha, hajat dan pastinya minta doa restu dari ortu. Asli itu yang saya lakukan dulu karena Allah yang mempermudah urusan kita. Sukses ya, see you sayang!

  4. Kak mo tanya. Kalo mau ambil jurisan pend. arsitek di upi lwat jalur sbmptn, ada tes keterampilannya juga gak? Trus biasanya disuruh gambar apa? Gambar suasana apa gambar perspektif?

    1. Hi Iza!
      Di UPI tidak ada tes keterampilan dalam jalur apapun, baik SNMPTN, SBMPTN maupun SM. Tapi nanti ketika sudah diterima ada semacam tes kemampuan menggambar secara singkat program himpunan di acara penerimaan mahasiswa baru. Yang sering digambar biasanya perspektif, landscape, maupyn rumah atau gedung biasa dari tampak depan. Terima kasih 🙂

  5. Kak, izin bertanya. Saya dapet info di jurusan arsitektur upi ini kan terdapat tiga prodi yaitu: teknik arsitektur, pendidikan teknik arsitektur dan D3 teknik arsitektur perumahan. Nah, saya ingin jadi arsitek tapi khusus di bidang perumahan. Jadi mau tanya, gimana sih jurusan D3 arsitektur perumahan itu? Buat masuk nya lewat jalur snmptn, sbmptn atau seleksi mandiri? Juga prospek kedepannya, barangkali kakak tau.
    Makasih kak 🙂

    1. Hi Ihsan!
      Prodi D3 Arsitektur Perumahan di UPI sejak tahun 2015 sudah dihapus. Jadi sekarang Prodi di Departemen Pendidikan Teknik Arsitektur UPI saat ini hanya 2 yakni Prodi Arsitektur yang gelarnya S. Ars dan Prodi Pend. Teknik Arsitektur yang gelarnya S. Pd.

Ayo tanya kak Nisrina disini ! Kami akan kirim balasan melalui email kamu. :)

Your email address will not be published. Required fields are marked *