Pembangunan Sosial Dan Kesejahteraan UGM (Gawat)

Assalammualaykum warahmatullahi wabarakatuh, salam peace shalom kawan-kawan  “pengintip” jurusan aka intipers semua. Perkenalkan saya Gawat, lima huruf yang diambil dari nama seorang bidadari mistis bernama asli Yogawati. FYI, saya adalah mahasiswi angkatan 2014 di jurusan/departemen Pembangunan Sosial Dan Kesejahteraan UGM.

Emmmm…mungkin belum banyak yang familiar ya dengan jurusan/departemen PSDK? Berfikiran kalau kuliah di ranah sosial, lantas sama sekali terhindar dari hitung-menghitung dan tidak ada PRAKTIKUM? Eitss ternyata kalau di PSDK ada matakuliah wajib bernama PRAKTIKUM juga lho gengs.  Daripada penasaran, yuk langsung kenalan sama PSDK, barangkali nanti ada yang kepincut (red.tertarik) lalu segera mencari restu orangtua ^^

Saya harap melalui artikel ini kalian akan sedikit tercerahkan, terutama untuk calon mahasiswa pemilik kepekaan dan jiwa sosial yang menawan. Cocok dibaca juga sebagai bahan referensi kaum pelajar yang alergi Matematika (kayak saya), lemah dalam ilmu sains, sulit memahami rumus, tapi pengen membantu masyarakat marginal dengan tulus.

Kita simak dulu ya gan beberapa informasi terkait jurusan PSDK UGM. Check this out! :

  1. PSDK adalah singkatan dari Pembangunan Sosial Dan Kesejahteraan.

Mengapa PSDK, bukan PSK  saja?.

Sederhananya, kalau kamu ditanya teman-teman atau kerabatmu, “kamu kuliah di jurusan apa”? Kamu tidak perlu menjawab, “saya kuliah di jurusan  PSK ”.

Intinya … betapa berartinya huruf kapital “D” dalam P-S-D-K

  1. PSDK berada di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

PSDK merupakan salah satu jurusan di Fisipol UGM. Kalau di universitas lain, nyaris kembaran dengan jurusan Kesejahteraan Sosial milik UI, Unpad, USU, UMM, dsb.

  1. PSDK dahulunya bernama Ilmu Sosiatri

Merujuk pada SK Rektor UGM Nomor 10/P/SK/HT/2010, secara resmi nama Jurusan Ilmu Sosiatri berubah menjadi Departemen Pembangunan Sosial dan
Kesejahteraan, yang memiliki program S1 dan S2 Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan.

Sosiatri sendiri merupakan perpaduan ilmu Sosiologi dan Psikiatri. Seiring perkembangan ilmu sosial kontemporer, akhirnya Sosiatri UGM diubah menjadi PSDK.

  1. PSDK memiliki 3 fokus kajian/konsentrasi

Ketiga fokus kajian didasarkan pada analisis aktor perwujudan kesejahteraan masyarakat, yang terdiri dari negara, swasta dan masyarakat sipil. Konsentrasi tersebut antara lain:

  • Kebijakansosial (social policy). Berfokus pada upaya negara dalam memecahkan masalah-masalah sosial. Meliputi aspek preventif dan pengembangannya melalui pelayanan kesejahteraan sosial.
  • Tanggung jawab sosial korporasi/perusahaan(corporate social responsibility/CSR). Merupakan respon terhadap berkembangnya komitmen swasta untuk terlibat aktif dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat. Berfokus pada analisis dan tata kelola CSR.
  • Pemberdayaan masyarakat (community empowerment). Fokusnya adalah elaborasi konsep dan pendekatan yang bertujuan untuk mengembangkan kapasitas masyarakat. Masyarakat diharapkan secara mandiri dan berkelanjutan dapat mengelola lembaga, sumber daya dan potensi lokal.
  1. Metode belajar yang komplit di PSDK

Sebagaimana cabang ilmu lainnya di rumpun soshum, pembelajaran di PSDK melibatkan mahasiswa dalam proses pembelajaran di dalam kelas dan melakukan aktivitas lapangan secara langsung. Proses membaca, menghafal, diskusi, presentasi, menulis, observasi, adalah metode yang diterapkan dalam perkuliahan.

Untuk mengakomodasi konsentrasi/peminatan mahasiswa, departemen memberikan panduan pengambilan matakuliah yang ideal untuk tiap peminatan. Selain itu, terdapat fasilitas berupa program magang ke perusahaan/institusi mitra departemen. Biasanya mahasiswa pengambil magang tersebut adalah mahasiswa peminatan CSR (Corporate Social Responsibility) yang menggunakan hasil magangnya sebagai bahan skripsi. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi lulusan, baik kapasitas intelektual yang mendalam maupun kemampuan praksis yang menjadi bekal pengembangan diri setelah lulus.

  1. PSDK bisa nyambung ke ilmu lain, misalnya ekonomi, kesehatan, bahkan pertanian

Meskipun termasuk cabang ilmu di ranah sosial, apa yang diajarkan di PSDK juga berhubungan dengan disiplin ilmu lain. Ada beberapa matakuliah seperti Kesehatan Masyarakat, Reforma Agraria dan Lembaga Keirigasian, Ekonomi Kerakyatan, yang bisa dilihat dari perspektif pembangunan sosial.

  1. Bisa satu kelas terus sama teman-teman sejurusan selama 2 semester

Di semester 1, terdapat sistim paket yang mengharuskan semua mahasiswa barunya mengambil matakuliah wajib seperti Ilmu Sosial Dasar, Pengantar Ilmu Politik, Pengantar Pembangunan Sosial Dan Kesejahteraan, Teori-Teori Sosial, Sejarah Sosial Politik Indonesia, dll. Di semester 3 dan selanjutnya, mahasiswa mulai berhak menentukan matakuliah pilihan sesuai keinginan, disamping juga harus mengambil mata kuliah wajib.

  1. Satu-satunya jurusan di Soshum UGM yang mempunyai matakuliah PRAKTIKUM

Praktikum 1, Bali

Menginjak semester 4, terdapat matakuliah wajib bernama Praktikum 1 yang cukup menyita waktu,tenaga,pikiran, juga biaya. Mungkin terdengar agak sedikit berlebihan, yang jelas di  Praktikum 1 tersebut mahasiswa belajar untuk menjadi peneliti sosial. Mulai dari  menentukan tema, menentukan variable, teori, latar belakang masalah, responden, hingga input data SPSS, terjun lapangan dan laporan. Selain Praktikum I, Praktikum II adalah matakuliah di semester 6 berbentuk proposal penelitian yang wajib ditempuh mahasiswa PSDK. Perbedaan keduanya dapat dilihat pada tabel berikut:

Perbedaan Praktikum 1 Praktikum 2
Jenis metode penelitian Kuantitatif Kualitatif
Distribusi tugas Berkelompok (5-6 orang) Individu
Lokasi penelitian Sesuai perundingan tim perumus dan dosen Belum terjun ke lokasi, sebatas pada usulan proposal saja
Keuntungan tambahan Belajar meneliti sekaligus  jalan-jalan/berwisata Proposal skripsi lebih cepat di ACC dosen pembimbing

 

Berdasarkan perspektif pribadi, matakuliah yang paling berkesan adalah Praktikum I. Pada angkatan saya, pengambilan data Praktikum 1 dilaksanakan di Desa Adat Tenganan Pegringsingan, Bali. Dari matakuliah tersebut saya belajar untuk bertahan dalam tekanan akibat tugas-tugas yang diberikan, berusaha memahami berbagai karakter dalam tim, belajar layaknya peneliti sosial, belajar berkomunikasi dengan masyarakat adat, dsb. Meski sebelum terjun lapangan kami sebagai anak sosial harus mempelajari dulu apa itu regresi, korelasi dalam aplikasi SPSS, dan segala tetekbengeknya, hakikatnya semua itu adalah proses pembelajaran yang mencerahkan.

Di samping praktikum 1, matakuliah lain yang paling saya sukai adalah Evaluasi dan Pemantauan Pembangunan (EPP). Matakuliah tersebut merupakan sejenis riset terhadap suatu program pembangunan yang diselenggarakan oleh instansi pemerintah maupun NGO (Non Government Organization). Kami secara berkelompok, belajar mengevaluasi suatu program dan memberikan rekomendasi perbaikan. Dengan banyak terjun ke lapangan, saya belajar banyak dalam berpikir kritis, mengamati objek berupa perilaku manusia, melatih komunikasi serta mengolah data.

Seminar Internasional yang diselenggarakan oleh Departemen

Untuk peminatan, saya memutuskan topik skripsi di konsentrasi Pemberdayaan Masyarakat (community empowerment). Meski demikian, saya tertarik juga mempelajari isu CSR. Untuk itu matakuliah pilihan yang pernah saya ambil di antaranya: Pengorganisasian Masyarakat dan Advokasi Kebijakan, Metode dan Teknik Fasilitasi, Gerakan Sosial dan Pembangunan, Sejarah Perkembangan dan Konsep CSR, Etika dan Kebijakan Korporasi, dan Tata Kelola CSR.

Seperti jurusan lainnya di Fisipol, penugasan di PSDK tidak begitu memberatkan. Sikap kritis pada keadaan sosial-politik dibangun melalui kultur diskusi, membaca, menulis, berorganisasi, dan turun langsung ke lapangan. Maka dari itu, penugasan untuk perkuliahan tidak jauh-jauh dari membuat paper/makalah, presentasi, observasi, meresume buku/jurnal,dan sebagainya. Ujian di hampir semua matakuliah berbentuk essai, tidak ada pilihan ganda. Argumen-argumen yang dibangun untuk menjawab pertanyaan ujian biasanya dipengaruhi oleh seberapa banyak referensi bacaan dan pemahaman materi yang dimiliki mahasiswa.

Pertanyaan krusial yang sering diajukan banyak orang (terutama barisan orangtua) sebelum calon mahasiswa memilih jurusan kuliah adalah tentang prospek kerja. Di PSDK, telah banyak sekali citra positif kiprah alumni yang tersebar di berbagai sektor publik maupun privat. Beberapa instansi pemerintah, organisasi masyarakat sipil dan swasta seperti Pertamina, Kemensos, Dompet Dhuafa, PT. Holcim, Semen Gresik, Kemendes, adalah contoh real mitra strategis departemen. Berikut profil singkat lulusan PSDK:

  1. Mampu menjadi ahli pembangunan masyarakat (Community Development Specialist) untuk institusi pemerintah(state), LSM (Civil Society Organization) dan perusahaan(corporate).
  2. Mampu melakukan analisis kebijakan sosial untuk pemerintah dan lembaga legislatif.
  3. Mampu menjadi peneliti sosial (sosial researcher).
  4. Mampu menjadi akademisi.

Sebagai alumni Sekolah Menengah Kejuruan, saya sangat bersyukur menjatuhkan pilihan di Departemen PSDK. Selain perkuliahannya yang menarik, saya dapat belajar sambil beramal. Mengamalkan materi di dalam kelas dengan mempraktikannya di kehidupan nyata. Kita bisa ikut berbagai organisasi, aktivitas sosial, magang, menjadi relawan, pengabdian masyarakat, dan hal-hal berbau sosial lain yang tentunya menggembirakan diri sendiri dan banyak orang. Sangat menarik bukan??? J


Tentang Penulis : Yogawati

Mahasiswi tingkat akhir Departemen Pembangunan Sosial Dan Kesejahteraan – FISIPOL UGM. Hobi berorganisasi, ngisi TTS,baca buku. Sesekali mendaki gunung,belajar masak dan nonton drama korea. Saat ini sedang menggarap skripsi, magang, dan menjadi volunteer di sebuah LSM yang peduli pada pendidikan anak yatim/kurang mampu, bernama BARKASMAL (Barang Kertas Bekas Tapi Jadi Amal) Jogjakarta.

Line: @gaw_wat | Instagram: @gaw_wat | Fb: Yogawati(Gawat) | Linkedin: Yogawati S.Sos

Kode Konten: X313

2 thoughts on “Pembangunan Sosial Dan Kesejahteraan UGM (Gawat)”

  1. Insya Allah pgn msk jurusan ini ka, udh lama nunggu artikel ttg jurusan ini..ok ka pgn nanya nih
    1. Bedanya ama kessos apa ka
    2. Peluang kerja nya tuh sesuai peminatan matkul?
    3. Matkul jurusan ini d setiap univ beda?
    Gitu dulu ka,

Ayo komen disini untuk bertanya ke penulis ! Kami akan kirim balasan melalui email

Your email address will not be published. Required fields are marked *