Pekerjaan Sosial STKS Bandung (Ilmi)

Hello good friends! Hello intipers!

Perkenalkan, nama saya Nurul Ilmi Hidayati Anwar, nama kecil saya Mimi dan di kampus saya juga sering dipanggil Ilmi. Saya bersal dari Sulawesi Selatan, saya mahasiswi semester 5 angkatan 2015 di STKS Bandung, inget yah bukan STiKeS heheh soalnya banyak yang mengira sekolah kesehatan padahal bukan suka sedih deh jadinya wkwk. STKS itu adalah Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial Bandung, jurusan pekerjaan sosial dan sekarang hanya ada satu jurusan. Pasti banyak diantara kalian yang belum tau dan penasaran tentang STKS dana pa itu pekerjaan sosial. Nah disini saya akan berbagi sedikit cerita dan pengalaman.

Sebelum cerita panjang lebar ke jurusannya nya, saya akan memberi sedikit info tentang kampusnya dulu. Disimak yahh guys! Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial Bandung itu adalah Lembaga Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK) yang dinaungi oleh Kementrian Sosial RI yang menyelenggarakan Program Pendidikan Diploma IV jurusan Pekerjaan Sosial.  Pekerjaan sosial atau Social Worker itu sendiri adalah profesi yang memberikan pertolongan pelayanan sosial kepada individu, kelompok, komunitas dan masyarakat dalam peningkatan keberfungsian sosial mereka dan membantu memecahkan masalah-masalah sosialnya. Sasaran utama pekerja sosial biasa disebut dengan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang terdiri dari 26 jenis diantaranya ada frakir miskin, anak terlantar, ODHA, lansia terlantar, disabilitas, gepeng, korban penyalahgunaan NAPZA, PRSE dan sebagainya.

STKS termasuk sekolah kedinasan, hanya saja kurang dikenal nih gak seperti IPDN, STAN, STTD dan STIS tapi jangan salah di Indonesia pekerja sosial mulai  jadi profesi yang sangat dibutuhkan tapi sedikit berbeda dengan PTK lain yang ikatan dinas lulus langsung ditempatkan dan bekerja, kalau STKS nonikatan dinas jadi kita bebas menetukan untuk kerja dimana, nanti akan dibahas prospek kedepannya seperti apa. So, lanjut baca lagi yah ..

Sama halnya sekolah kedinasan lainnya kalau kuliah pakai seragam lengkap. Ada dua seragam namanya Pakaian Dinas Harian (PDH) warna coklat jadi ala ala PNS gitu dan Safari berwarna krem dan bawahan coklat dipakai senin-kamis dan jumat pakai batik atau bebas rapi. Nah itu sekilas tentang STKS dan profesi pekerjaan sosial, salah satu dosen saya pernah bilang kalau jurusan peksos ini adalah profesi yang sangat mulia dan berkah dunia akhirat heheh aamin…

Foto kelas J angkatan 2015 STKS Bandung

Pekerja sosial belajar apa aja sih? Yah, banyak sekali yang tanya tentang ini. Pekerja sosial belajar tentang  kesejahteraan sosial pastinya, pada semester awal mungkin sama dengan jurusan lain yang belajar tentang mata kuliah dasar seperti Bhs Indonesia, PPKN, agama, bhs Inggris, ekonomi, psikologi, sosiologi dll. Namun, saat naik semester kita akan lebih difokuskan dengan mata kuliah yang berbau sosial, seperti analisis masalah sosial, psikologi perkembangan, metode praktek peksos, teori peksos, ada kajian kemiskinan, disabilitas, NAPZA, anak, bencana dan masih banyak lagi. Semakin naik tingkat, semakin lebih menjurus mata kuliah yang akan kita dapat. Nah gimana nih good friends udah ada gambaran kan tentang apa sih sebenarnya pekerja sosial itu.

Nah kalau bicara tentang tugas kampusnya sendiri, di STKS itu menurut saya pribadi tugasnya gampang gampang susah *wah gimana tuh?hehe. Iya seperti tugas pada umumnya ada tugas kelompok,  individu, observasi ke lapangan dan presentasi. Pekerja sosial akan belajar dan berhadapan dengan masyarakat dan banyak orang.

follow_intipjurusan_COMPRES

Ada beberapa pengalaman saya observasi ke lapangan mencari klien anak jalanan, mencari gelandangan, ke daerah tebing keraton lembang untuk observasi jaminan sosial seperti BPJS, KIS, KIP dll. Saya pernah ke panti asuhan sosial anak (PSAA) Khoirunnisa dan PSAA Putra, juga pernah ke komunitas Puzzle Indonesai yaitu komunitas Lelaki Suka Lelaki (LSL) atau gay yang terjangkit HIV/AIDS, wah kebanyangkan bagaimana? Rasanya tuh campur aduk merasa takut dan penasaran juga, hmm semua punya cerita masing-masing di setiap pengalamannya yang kalau diceritain bisa jadi satu novel wkwkw.

Kunjungan ke Rumah Perlindungan Sosial Asuhan Anak Putra Ciumbuleuit

Hampir semua mata kuliah saya suka, tapi pada semester 4 kemarin yang merik perhatian saya adalah mata kuliah social casework atau pekerja sosial dengan individu yang didalamnya ada metode konseling individu dalam pekerja sosial. Apa yang membuat saya tertarik? karena kita melakukan konseling pada individu yang bermasalah, kita belajar trust building dengan klien, bagaimana kita berempati, keterampilan verbal atau non verbal seperti ekspresi wajah, cara duduk, intonasi suara dan penampilan. Kita juga diajarkan keterampilan berkomunikasi  bagaimana agar tidak menyinggung perasaan orang lain, namun perlu dicatat yah konseling dalam peksos itu berbeda dengan psikolog ataupun terapis. Wah, pasti kalau orang awam mengira apanya sih yang perlu dipelajari semua orang juga bisa. Tapiiii disini berbeda guys yang aku dapat itu sangaat sangat banyak pokonya susah untuk dijelaskan haha kok lebay sih, yah gitu deh!

Semester ini saya juga sangat tertarik dengan praktek peksos dengan lansia karena saya belajar banyak hal mulai dari perkembangan lansia, cara perawatan (beda dengan perawat yah), karakteristik dan permasalahan lansia. Bukan hanya ilmu untuk orang lain tapi juga nanti sangat bermanfaat untuk orang tua kita, jadi kita bisa memahami dan mewarat orang tua atau mertua kita nanti dengan sebaik mungkin, nah lho wkwk. Kebayangkan kalau punya pasangan pekerja sosial orang lain aja disejahterain apalagi pasangan eaa hahah ..

Praktek dengan alat bantu menjadi lansia

Nah sekarang kita bahsan tentang prospek kedepannya seperti apa yang tadi udah disinggung sedikit diatas. Pekerja sosial bekerja membangun kesejahteraan sosial, pada umumnya nanti akan bekerja dalam setting pelayanan sosial, misalnya peksos di panti werdha, peksos di PSAA, peksos dengan NAPZA di BNN atau panti Rehabilitasi, peksos bidang pendidikan di sekolah, peksos bidang kesehatan di Rumah sakit, peksos bidang industri di perusahaan mengelola CSR (Corporate Social Responsibility), save the children dan masih banyak peluang kerja lainnya. Pekerja sosial juga memiliki peluang besar di Kementrian Sosial RI, Departemen Sosial, menjadi pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), menjadi supervisor, peneliti, dll. Selain itu jurusan peksos bisa daftar dimana aja nantinya banyak alumni yang bekerja di Bank, kantor kantor dan bahkan terjun dan menjadi pemimpin politik. Pokonya peksos mah bebas heheh.

Nah okey good friends itulah sedkit info seputar Pekerjaan sosial, sebenarnya masih banyak yang mau di share tapi mungkin hanya itu dulu, semoga bisa bermanfaat buat kalian yang membacanya. Kalau mau nanya sok di koment ajaah. Makasihh 🙂


Tentang Penulis :
Mahasiswi semester 5 jurusan Pekerjaan Sosial – STKS Bandung, bersuku Bugis, fokus kuliah, berorganisasi dan mengejar impian. Kadang nulis dan suka seni. Simple: smile, sincere and be grateful 🙂

Instagram: https://www.instagram.com/nurulilmiiii/?hl=id

Twitter: https://twitter.com/nurullmiiii

Blog: https://nurulilmiii.blogspot.co.id/

Kode Konten: X222

2 thoughts on “Pekerjaan Sosial STKS Bandung (Ilmi)”

    1. Makasih pertanyaannya 🙂
      1. Di STKS Bdg sendiri ada 4 jalur yaitu beasiswa tugas belajar, beasiswa prestasi, beasiswa kerja sama daerah dan mandiri. Klo yang ketiga beasiswa itu gratis, tapi klo yang mandiri itu kita bayar sndiri hehe.
      2. Kalau masalah jaminan lolos ke Kemensos itu gak ada soalnya skrng sudah nonikatan dinas tapi lulusan STKS bisa diprioritaskan/ada banyak peluang untuk masuk ke Kemensos.
      3. Sudah dijelaskan sedikit pada artikel mengenai prospek lulusan. misalkan gambaran pekerjaan pekerja sosial bidang anak di Save The Children itu bisa sebagai Manajer Kasus sebagai broker, fasilitator, mediator, advokat dll menangani berbagai masalah dibidang anak, begitu pula dengan peksos dibidang yang lainnya.

Ayo komen disini untuk bertanya ke penulis ! Kami akan kirim balasan melalui email

Your email address will not be published. Required fields are marked *