PAI UIN Lampung (Yoga)

Hay Sahabat Intipers! Kenalin nih. Namaku: Yoga Anjas Pratama. Aku alumni Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Raden Intan Lampung angkatan 2013. Udah tua banget ya hehe. Saat ini aku tengah menempuh pendidikan  di Pasca sarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan konsentrasi Manajemen Kebijakan dan Pendidikan Islam (MKPI). Baiklah, sahabat Intipers disini aku mau sedikit berbagai cerita seputar jejak-jejak pengalaman ku dahulu waktu aku masih jadi mahasiswa di UIN Raden Intan Lampung.

Aku masuk UIN Raden Intan Lampung tahun 2013 dan lulus 2017. UIN RIL (Raden Intan Lampung) begitu kami menyebutnya. Di UIN RIL itu terdapat beberapa fakultas, mulai dari fakultas FEBI, Syari’ah, Dakwah, Ushuluddin dan yang terahir yang paling banyak diminati yakni Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.

Temen-temen di fakultas Tarbiyah ini ada jurusan tertua, terfaporit, dan terbanyak mahasiswanya. Jurusan itu ya jurusan Pendidikan Agama Islam, dengan 12 kelasnya A-L dan jumlah mahasiswa perkelas minimal 30 orang. Kebayangkan banyaknya mahasiswanya.

Tau kenapa jurusan PAI (pendidikan agama Islam) jadi favorit?. Karena di PAI itu

di-web

Dosenya muda-muda, asik dan ramah. Selain itu karena di PAI diajarkan tentang bagaimana menjadi guru agama Islam yang baik, dan menyenangkan.

Sahabat Intipers, di PAI juga di ajarkan mengenai pelajaran-pelajaran agama lho seperti, Fiqih, Al-Qur’an Hadis, Aqidah Ahlak dll. Sehingga ketika sahabat Intipers lulus dari PAI, sahabat Intipers akan mempunyai keahlian medidik, dan keahlian agama. Hal inilah yang akan mempermudah sahabat Inipers mendapat lapangan pekerjaan diluar sana khusunya di bidang pendidikan.

Sahabat Intipers. Fokus dari PAI ini adalah untuk mencetak guru-guru agama, sehingga lulusan dari PAI ini akan bekerja di semua lembaga pendidikan di khusunya pendidikan Islam dan pendidikan umum. Tapi tak jarang juga banyak lulusan PAI yang bekerja sebagai Dosen, P3N, Kemenag, kepala sekolah dll. Sahabat Intipers ada satu keunggulan lagi yang dimiliki lulusan PAI, Keunggulan itu yakni, bahwa lulusan PAI dapat mengajar di tingkat MI, MTS, MA, dan SMA sederajat lainya. Sehingga semakin membuka luas lowongan bagi lulusan PAI.

ASUMSI SALAH TENTANG JURUSAN PAI

Saat ini banyak sekali orang yang menganggap belajar di PAI itu membosankan, pelajaranya agama melulu, mahasiswanya culun pakaian diwajibkan dasar dan rapi. Terus asumsi yang paling banyak dimasyarakat, bahwa setiap mahasiswa yang berkuliah di PAI, semuanya pinter mengaji, ceramah, tahlilan, dan intinya semua kegiatan keagamaan di masyarakat dia bisa.  Disini, perlu aku jelaskan bahwa tidak semua lulusan PAI pinter, ceramah dll, karena di jurusan PAI di fokuskan untuk mencetak calon guru agama berdasarkan semangat keagamaan dan pendidikan, bukan untuk mencetak seorang yang ahl cermah dan sebagainya. Hal ini juga tergantung dari kemaunan individu itu sendiri sih.  Tapi banyak juga sih mahasiswa PAI yang pinter mengaji, tahlillan/yasinan dll. Ini dikarenakan di kampus UIN RIL (Raden Intan Lampung) sendiri memang diadakan partikum setiap akhir semester, pratikum tersebut berupa hapalan jus 30, hadis, dzikir, tahlilan, hingga pelatihan ceramah dan khutbah. Tujuan dari pratikum ini untuk membentuk mahasiswa yang beriman, berilmu, dan berahlak mulia dan tentunya agar mahasiswa tersebut dapat bersosiallisasi dan memenuhi harapan atas asumsi masyarakat tersebut.

Mahasiswa dan Mahasiswi kelas D Pendidikan Agama Islam UIN RIL 2013

KEGUNAAN ILMU JURUSAN

            Apasih ??? kegunaan ilmu jurusan PAI. Sahabat Intipers pasti sudah tau dong manfaat/kegunaanya. Hehehe. Kegunaanya yaitu untuk menyiapkan dan mencetak calon-calon pendidik yang beriman, berilmu, dan berahlak, yang mempunyai disiplin dan daya saing tinggi berdasarkan semangat pendidikan dan keagamaan. Hal ini sejalan dengan tujuan UIN Raden Intan Lampung, yakni: “menyiapkan peserta didik agar menjadi anggota masyarakat yang memiliki keunggulan akademik atau profesional, intergritas iman, taqwa, dan ahlaqul karimah, serta kemampuan daya saing dalam rangka menjawab tantangan sosial”.

Pada akhirnya kegunaan dari ilmu ini sendiri yaitu: agar sahabat bisa menjadi tenaga pendidik, mengetahui tentang ilmu keagamaan dan dapat menerapkanya dalam kehidupan sehari-hari.

 

JENIS MATA KULIAH YANG BERKESAN

Masih tertarik untuk membaca artikel saya? Haha. Yuk!! Kita lanjut lagi. Sahabat Intipers di jurusan PAI ini diajarkan beberapa mata kuliah mulai dari mata kuliah dasar seperti: Psikologi Pendidikan, Metodelogi Penelitian hingga Fiqih, Al-Qur’an Hadis, Sejarah kebudayaan Islam, Aqidah Ahlak dan Micro teaching. Di PAI ada dua mata kuliah yang menurutku sangat berkesan, dua mata kuliah ini akan terasa berkesan ketika sahabat Intipers berada di semester 5-6, dua mata kuliah ini yakni, Aqidah Ahlak dan Sejarah kebudayaan Islam. Karena ketika berada di semester 5-6 maka dua mata kuliah ini akan menjadi mata kuliah Micro teaching dengan pembahasan seputar Aqidah Ahlak dan Sejarah kebudayaan Islam. Dan yang paling menarik ketika Micro teaching adalah kita seakan menjadi guru sungguhan dan teman-teman kita adalah muridnya. Jadi kita dapat  bertindak sebagai guru terhadap teman-teman kita yang saat itu menjadi murid. Kebayangkan gimana rasanya jadi guru dari temen-temen kita. Hahaha.

TUGAS YANG PALING BERKESAN

Selain mata kuliah diatas, biasanya dosen di PAI sering kali memberikan tugas sepert, diskusi, merangkum makalah, hapalan hadis, surah-surah pendek, ayat-ayat pendidikan, dll. Dan diantara tugas-tugas tersebut yang menurutku sangat berkesan ialah hapalan hadis dan surah-surah pendek, karena dengan mempunyai hapalan-hapalan tersebut secara otomatis akan menjadi nilai tambah bagi kita, dan tentunya akan berguna untuk masa depan. Disamping itu juga karena setiap lulusan PAI UIN RIL diwajibkan untuk memiliki hapalan Juz 30 yang menjadi salah satu persyaratan untuk ujian kelulusan. Biasanya hal ini akan diuji ketika sahabat Intipers mendaftarkan diri untuk sidang kelulusan (skripsi). Asik kan!!, kuliah di PAI, bisa hapal Juz 30 Hehehe. Udah dapet dunia dapet akhirat juga, dapet ilmu umum dapet ilmu agama.

KONSENTRASI JURUSAN

Sahabat Intipers. Perlu diketahui bahwa fokus/konsentrasi dari jurusan PAI adalah untuk mencetak guru-guru (agama) yang unggul, kompeten, berkarakterkan Islam dan siap bersaing di bidang pendidikan. Untuk mendukung itu semua maka di PAI sering kali diadakanya tugas-tugas lapangan, seperti: melakukan penelitian disekolah-sekolah (mengajar disekolah,  dan bersosialisasi dengan guru-guru, murid-murid/lingkungan sekolah). Tugas ini biasanya diberikan oleh dosen-dosen mata kuliah tertentu, ketika sahabat Intipers berada pada semester 5-6. Tetapi ketika sahabat Intipers berada di semester 7 maka mau tidak mau sahabat Intipers harus terjun kelapangan untuk PPL (Praktek Pengalaman Lapangan) selama 2 bulan lamanya, hal ini merupakan kebijakan dari kampus yang mewajibkan setiap mahasiswa fakultas tarbiyah dan keguruan untuk melaksanakan PPL tersebut.

Tugas Lapangan. Mengajar di SDN 1 Sukabumi Bandar Lampung 2015

TUGAS LAPANGAN

Selama PPL dua bulan lamanya sahabat Intipers akan mendapatkan sebuah pengalaman yang tidak pernah sahabat dapatkan selama perkuliah di kelas. Sahabat Intipers akan mulai mengajar disekolah-sekolah yang ditentukan oleh kampus dan dihadapkan dengan ragam murid, ragam karakter, dan ragam kondisi sekolah. Disana sahabat akan dilatih untuk menyesuaikan diri, dan bersosialisasi dengan lingkungan sekolah, dan disana juga sahabat akan dilatih untuk menjadi guru sesungguhnya dengan bekal yang telah sahabat miliki dari hasil perkuliahan sebelumnya. Hal ini tentunya akan semakin membentuk jati diri sahabat untuk menjadi seorang tenaga pendidik/pengajar. Sehingga ketika sahabat Intipers lulus dari PAI, sahabat Itipers telah siap menjadi seorang tenaga pendidik yang berkompeten, unggul, berdaya saing dan tentunya berkarakterkan Islam.

PPL di SMPN 6 Bandar Lampung 2016

ALUMNI BEKERJA DIMANA

Pada akhirnya setelah sahabat sekalian menyelesaikan semua tugas yang diberikan kampus, (tugas kelas, praktek, ataupun lapangan). Kini tibalah sahabat sekalian untuk meninggalkan/lulus dari kampus. Nahh!! Biasanya para tamatan PAI ini tidak membutuhkan waktu yang lama untuk mendapatkan pekerjaan. Hal ini dikarenakan memang dimasyarakat kita banyak yang membutuhkan tenaga pendidik, khusunya yang fresh gruade lah. Hehehe. Biasanya tamatan PAI ini banyak yang menjadi tenaga pendidik/guru disekolah-sekolah umum ataupun swasta karena memang pasar pekerjaan dari PAI ini adalah pendidikan. Tapi tak jarang ada tamatan PAI yang bekerja di Kemenag, P3N, menjadi kepala sekolah, hingga mendirikan sekolahan swasta. Itu sih tergantung dari niat, usaha, do’a dan nasib sahabat sekalian.


Tentang Penulis :

Yoga Anjas Pratama. Instagram: @Yogaanjaspratama. @mail: Yogaanjas2@gmail.com. Blogspot: rigaronatama11.blogspot.co.id Alumni UIN Raden Intan Lampung. Hobi: mengarang cerpen yang bernuansa percintaan, nonton drama korea, dan seri anime jepang. Film kesukaan One Piece (itu lho anime berserinya Eiichiro Oda yang bercerita tentang impian menjadi bajak laut). Saat ini penulis adalah seorang pengangguran yang tengah menempuh bangku kuliah tingkat lanjut di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Umur 22 Tahun, hari ulang tahun 23 November 1995.

Kode Konten : X282

Ayo komen disini untuk bertanya ke penulis ! Kami akan kirim balasan melalui email

Your email address will not be published. Required fields are marked *