Muamalah UIN SGD (Septian)

Hai umat manusia di mana pun kalian berada. Dengan bangga memperkenalkan saya,  Septian Setiawan dengan berbagai nama panggilan tetapi kalian tidak perlu tahu ya ini rahasia. Saya adalah mahasiswa muamalah UIN SGD Bandung semester 5 angkatan 2015. Untuk sekarang saya sedang di so sibukkan dengan kegiatan organisasi Pers kampus jadi sekarang hidup ini diwarnai deadline. Pastinya kalian bingung apa sih muamalah karena asing banget ditelinga kids zaman now apalagi jurusan di UIN itu kebanyakan pake bahasa Arab. Nah saya kenalkan muamalah di kampus terbarokah ini.

Muamalah?

Muamalah memiliki nama Indonesia yaitu hukum Ekonomi syariah dan Muamalah sendiri jika di definisikan secara singkat yaitu hubungan manusia dengan manusia tentang kebendaan dan menitik beratkan pada aqadaqadnya atau perjanjian. Nah itu sob secercah tentang Muamalah. Jadi Muamalah bisa disebut sebagai prodi tentang kehidupan Ekonomi masyarakat tapi bukan ke praktik transaksinya tetapi lebih kepada sah tidaknya atau tata caranya atau mengatur syarat-syaratnya.

Untuk Muamalah di uin Bandung sendiri dibagi dua konsentrasi ada hukum perbankan syariah (HPS)  dan hukum bisnis syariah (HBS). Di mana HPS mempunyai spesialisasi di bidang perbankan khususnya perbankan syariah dan HBS mengurusi aqad dan tata cara berbisnis secara hukum Islam. Berbicara syariah jika kalian  masih bingung  syariah itu hukum-hukum atau ketentuan dari Allah SWT.

400

Apa saja yang dipelajari?

Nah untuk pembelajaran sendiri karena nantinya kita anak-anak Muamalah akan memiliki gelar S.H dan memang Muamalah ada di fakultas syariah dan hukum maka di sini kita diajarkan hukum positif dan hukum Islam terutama yang berkaitan dengan masalah ekonomi terkhusus ekonomi syariah, seperti sengketa bagi hasil harta gono gini dalam perceraian, menangani masalah aqad antara mitra atau nasabah dengan bank syariah, ataupun hukum-hukum dilembaga keuangan syariah non bank dan masalah bisnis syariah juga. Pelajaran yang sering dipelajari adalah hukum baik pidana, perdata dan hukum Islam seperti Fiqh dan landasan hukumnya seperti Alquran dan Hadits. Pelajaran terhadap keadaan ekonomi sekarang pun menjadi mata kuliahnya. Jadi intinya ini adalah suatu percampuran antara hukum, ekonomi dan konsep syariah. Hal yang sangat berkesan karena sangat eksklusif dan made in UIN dan only UIN. Jadi anggapan bahwa hal yang berbau syariah itu kaku , enggak kok kita mengikuti zaman karena fiqh itu progresif.

follow_intipjurusan_COMPRES

Prospek kerja ?

Untuk kerja sendiri jangan kawatir sobat, peluang untuk mahasiswa Muamalah sangat terbuka lebar bukan terbuka selebar bahu seperti yang diinstruksikan guru olahraga saat pemanasan. Menjamurnya segala sesuatu yang berbau syariah seperti bank syariah, bahkan bank konvensional pun mulai membuka cabang syariah karena dianggap bebas riba dan lebih terbuka sebab memiliki konsep suka sama suka. Lembaga keuangan non bank juga mulai bertebaran seperti perumahan, reksadana syariah, pegadaian syariah dan di situ peran anak muamalah sebagai orang yang mengarti terhadap itu, bisa masuk dan memahami permasalahan serta aqadaqadnya. Selan bekerja dilembaga juga anak Muamalah bisa menjadi pengusaha seperti konsentrasi tadi yaitu bisnis syariah di mana sobat sendiri bisa membuka bisnis dengan konsep syariah yang tentunya akan lebih di Ridhoi dan halal sob.  Kalian juga bisa jadi hakim dan bekerja di pengadilan agama ataupun meneruskan dan menjadi notaris karena bergelar S.H. dan jadi praktisi ekonomi syariah.

Jadi buanglah segala keraguan itu dan bergabunglah bersama kami untuk ekonomi yang baik.


Tentang penulis :Septian Setiawan

Mahasiswa semester 5 UIN sunan gunung Djati Bandung jurusan muamalah, sedang aktif di pers mahasiswa dan mengerjakan tugas kuliah selain akan mengerjakan PKL di bank syariah.

Twitter: @septian_s09 Fb: Septian setiawan Wa:085321489816 Ig: @septian_s09 blog: medium.com/@septian_s09

Kode Konten: X245

 

 

2 thoughts on “Muamalah UIN SGD (Septian)”

    1. 1.Sangat bisa sekali, karena saya juga mengambil konsentrasi hukum perbankan syariah jadi kita konsen dalam menangani permasalahan aqad di bank syariah.
      2. Karena kita bukan fokus kehitungan dan lebih fokus ke maslah teknis dan aqad atau perkanjian jadi hitungan sedikit sekali.

Ayo komen disini untuk bertanya ke penulis ! Kami akan kirim balasan melalui email

Your email address will not be published. Required fields are marked *