Manajemen Aset Polban (Silmi)

Hallo! Perkenalakan nama saya Silmi Dzhini Ahsaina, biasa dipanggil Sisil. Saya masahasiswa Politeknik Negeri Bandung (Polban) Program Bidang D4 Manajemen Aset angkatan 2013. Saat ini saya sedang menjalani semester 8 alias semester akhir. Sebelum mencertikan pengalaman kuliah selama di Manajemen Aset, saya mau menjelaskan beberapa hal tentang prodi tersebut. Perlu dicatat nih sama temen-temen semua bahwa D4 Manajemen Aset itu satu-satunya prodi di Indonesia dan mempunyai keunikan tersendiri, pokoknya berbeda dengan prodi Manajemen biasanya. Prodi Manajemen Aset berada dibawah Jurusan Tata Niaga. Lulusan Prodi Manajemen Aset bertitle S.ST, dan Manajemen Aset Polban terakreditasi A. Prodi Manajemen Aset lebih memfokuskan kita dalam mempelajari bagaimana cara mengelola aset dari mulai perencaanaan hingga penghapusan aset baik itu milik pemerintahan atau non pemerintahan. Matakuliah yang kita perlajari tidak hanya sebatas keuangan, sumber daya manusia, bisnis, strategic, wirausaha, ekonomi makro/mikro, tapi kita juga belajar tentang personal property, hukum, perpajakan, bangunan, infrastruktur seperti bandara, stasiun, pelabuhan, dan lain sebagainya. Hampir semua matakuliah yang berhubungan dengan “kekayaan”  dipelajari.

Kalau ditanya alasan kenapa ambil prodi ini sih sejujurnya karena mencari ridla orang tua haha. Selain itu juga memang ada saudara yang menyarankan saya masuk prodi MA karena katanya peluang kerja untuk lulusan Manajemen Aset itu luas, ditambah lagi sekarang-sekarang instansi pemerintah maupun non-pemerintah sudah menyadari pentingnya aset yang harus dikelola agar memberikan kontribusi lebih kepada instansi itu sendiri. Setahu saya juga sekarang sudah banyak instansi yang mempunyai divisi manajemen aset secara khusus.

Pada awal semester belajar di Manajemen Aset sebenernya sempet kaget karena begitu banyak materi yang harus dihapal karena materi tersebut merupakan dasar dari manajemen aset itu sendiri. Namun, pada semester selanjutnya ternyata lebih banyak aplikasi dibanding harus menghapal materi yang banyak banget. Sekitar semester satu kita lebih banyak belajar di kelas karena harus memahami dasarnya terlebih dahulu, namun semester selanjutnya kita lebih sering belajar diluar. Maksudnya lebih banyak praktek, seperti membuat daftar barang pada setiap kelas bahkan jurusan, observasi irigasi untuk melakukan pengadaan, menghitung nilai investasi dari suatu bangunan, menilai property, dan lain sebagainya. Di semester akhir sudah tidak ada lagi kegiatan belajar dikelas, dua semester terakhir dihabiskan untuk mata kuliah Praktik Kerja Lapangan, Studi Kasus dan Tugas Akhir.

Pendalaman Materi Komponen SIstem Informasi Manajemen Aset, Kelompok RFID

Tugas yang berkesan untuk saya adalah tugas membuat laporan Penilaian Aset di semester 5 dan 6 karena benar-benar terjun kelapangan, dari awal mencari objek sesuai kriteria, mengumpulkan dokumen, mencari pembanding untuk dinilai, hingga akhirnya mengeluarkan nilai untuk suatu property tersebut, meskipun tugas diberikan individual yang awalnya terasa berat tapi saat dijalankan menyenangkan juga. Selain itu di semester 2 saya mempelajari Pengadaan Aset, matkul tersebut berkesan untuk saya karena merupakan suatu hal baru diawal masa perkuliahan. Kami dibagi kedalam kelompok-kelompok yang kemudian mengobservasi irigasi dan jalan untuk dilakukan pengadaan di beberapa daerah, kemudian kami belajar melakukan lelang maka ada yang berperan sebagai pihak yang melalang dan mengajukan lelang. Mengerjakan dokumen-dokumen untuk lelang membuat kami begadang beberapa hari, cukup melelahkan namun disisi lain menyenangkan karena membuat kami jadi semakin dekat dengan masing-masing teman dikelas.

Mata kuliah Praktik Kerja Lapangan mengharuskan belajar dilapangan baik di Insntasi pemerintah atau swasta, sangat menyenangkan menjalani PKL karena bisa belajar bagaimana mengaplikasikan materi-materi yang selama ini dipelajari didalam kelas ke dunia perkantoran, salin itu saat PKL juga memberikan pelajaran bagaimana mengatasi sesuatu masalah diluar materi yang biasa dipelajari.

Manajemen Aset angkatan 2013 setelah Pengarahan PKL

Selain kegiatan akademik, prodi MA juga sering melakukan kegiatan tahunan yaitu liga MA, foto angkatan dan gathering. Tujuan dari kegiatan tersebut yaitu untuk saling mengenal dengan sesama mahasiswa MA, alumni-alumni MA, dan dosen-dosen MA. Pastinya banyak yang penasaran kalau nanti lulus bakal kerja dimana, alumni MA sendiri ada yang jadi Facility Supervisor, Project Supervisor, Building Inspector, Aset Management Information, System Assistant,Property Analyst, Basic Asset Appraiser, dan lainnya.

Malam Akrab dan Gathering Manajemen Aset 2015

Oh iya kalau ada pertanyaan langsung aja yaa tanyain di kolom komentar 🙂

follow_intipjurusan_COMPRES

Silmi Dzihni Ahsaina

Penulis merupakan mahasiswa semester 8 (saat ini/2017) di Prodi D4 Manajemen Aset Polban, kesibukan saat ini sedang fokus menyusun Tugas Akhir. Hobi saya mendengarkan musik dan menonton film.

Kode Konten : X122

2 thoughts on “Manajemen Aset Polban (Silmi)”

  1. Ka, kalo aku mau ambil jurusan ini tapi UN aku ambil pelajaran geografi ngaruh ga ke kelulusan jurusan? Atau ada ga nilai minimal un? Makasih

Ayo komen disini untuk bertanya ke penulis ! Kami akan kirim balasan melalui email

Your email address will not be published. Required fields are marked *