Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Jakarta (Martini)

Hallo Intipers! Salam Komunikasi!

Mahasiswa Komunikasi itu harus jago ngomong? Harus cantik dan ganteng? It’s a big no!

Perkenalkan aku Martini, mahasiswi perantauan yang kuliah di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta angkatan 2015. Mengapa harus Jakarta? Karena passion aku memang di dunia komunikasi, dan laboratorium komunikasi terbaik adalah yang menjadi sumber pemberitaan terbanyak serta menjadi kantor pusat media di seluruh Indonesia, apalagi kalau bukan Jakarta sebagai ibukota.

Meski introvert dan tidak terlalu stylish, namun aku berhasil masuk ke jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam. Ngaku deh, kalau mendengar nama jurusan ini tuh seakan kita diajarkan untuk berdakwah, padahal tidak sepenuhnya kita diajarkan untuk pandai berceramah loh! Komunikasi dan Penyiaran Islam atau yang lebih akrab disebut KPI ini menyeimbangkan kemampuan keislaman kita dan kemampuan berkomunikasi secara umum melalui berbagai mata kuliah yang ditawarkan, mulai dari Komunikasi Massa, Produksi Siaran Radio dan TV, Jurnalistik, Manajemen Tabligh, Ilmu Dakwah, dll.

Sejak 2015, jurusan KPI menawarkan tiga konsentrasi yang dapat diambil mahasiswa sesuai minat mereka, yaitu Jurnalistik, Public Speaking dan Broadcasting. Bagi Intipers yang memiliki passion di bidang Jurnalistik, konsentrasi ini amat recommended karena akan diajarkan langsung oleh pakar dan praktisi media yang bergerak di bidang jurnalistik dan kemampuannya sudah tidak diragukan lagi. Kelas yang dibuka pun terbatas sehingga persaingannya cukup ketat. Sedangkan konsentrasi Public Speaking lebih mengarah pada kemampuan retorika mahasiswa, serta diarahkan untuk menjadi seorang da’i dan professional public speaker. Tak heran jika konsentrasi ini melahirkan banyak da’i yang tersebar di seluruh Indonesia.

SIARAN RADIO

Berbeda dengan konsentrasi Broadcasting, mahasiswa akan diajarkan secara teori dan praktik terkait media penyiaran, dan diajarkan langsung oleh para praktisi lulusan dalam dan luar negeri. Konsentrasi Broadcasting memiliki laboratorium berupa Radio Dakwah dan Komunikasi (RDK FM) serta Dakwah dan Komunikasi Televisi (DNK TV). Anggotanya seringkali mengikuti perlombaan dan juara di berbagai bidang lomba, sehingga akan mudah bagi lulusannya untuk terjun langsung ke dunia penyiaran. Intinya, sebagai mahasiswa KPI kamu harus aktif dalam kegiatan yang dapat mengasah kemampuan di bidang penyiaran.

KPI juga menawarkan berbagai komunitas yang bisa diikuti untuk menambah kemampuan mahasiswa, misalnya Jurnalis Televisi (JTV) yang bergerak di bidang pemberitaan dan jurnalistik, AIR Film yang konsentrasi di produksi film dan Iklan Layanan Masyarakat, serta Teras KPI sebagai buletin yang mewadahi tulisan-tulisan mahasiswa KPI. Nah, bingung mau pilih komunitas yang mana, kan?

Menjadi mahasiswa KPI tidak harus jago ngomong dan stylish, namun kunci utama adalah harus percaya diri dan good looking. Hal inilah yang menjadi penekanan oleh senior saat ospek dan dosen ketika pertemuan pertama berlangsung. ‘Si Jago Ngomong’ dan ‘Si Stylish’ mungkin memiliki kelebihan jika harus berada di depan layar, namun jika kamu tidak memiliki keduanya, pekerjaan di belakang layar justru lebih menantang, loh! Kamu akan diperkenalkan pada dunia produksi, scriptwriting, kreatif, dll.

Setiap tahunnya KPI selalu merayakan ulang tahun atau Milad dengan perayaan yang inspiratif bagi fakultas dan jurusan lain, dengan tajuk Communication Festival atau COMFEST. Setelah KPI sukses mengundang Payung Teduh sebagai guest star COMFEST, UIN Jakarta menjadi demam konser dan bergantian menghadirkan guest star mulai dari NAIF, Tulus, Float, Fourtwnty, hingga Sheila on 7. Duh, pasti bangga menjadi pelopor.

Bicara sumber daya yang ada di KPI, para dosen dan pengajarnya sudah tidak diragukan lagi. Kamu bisa memilih mata kuliah yang diminati dan dosen sesuai keinginan. Namun apapun pilihanmu, mereka akan tetap memberikan yang terbaik dengan metode pengajaran terbaik pula. Ada dosen yang gemar membuat diskusi, ada pula yang senang praktik di laboratorium. Se-sepele apapun cita-citamu, mereka semua adalah provokator yang terus mendorongmu untuk mencapai cita-cita tersebut, sehingga saya sudah tidak ragu lagi untuk menjadi seorang media officer sebuah klub sepakbola meski berstatus sebagai wanita. #TepukTangan

CAST – PRODUKSI TV

Secara pribadi, aku paling senang mata kuliah produksi siaran, baik radio maupun tv, karena jika sudah praktik maka seakan-akan kita sudah bisa terjun langsung ke dunia produksi radio dan tv. Hasil produksi terlihat nyata dan profesional. Hal ini tentu tak lepas dari sarana dan prasarana yang lengkap dan bimbingan dosen yang mumpuni. Makanya jangan heran jika para senior sudah langsung diminta untuk magang atau bekerja di media setelah melakukan kegiatan produksi ini.

Di KPI, aku pun aktif di komunitas radio RDK FM, menjabat sebagai anggota produksi kreatif dan kemudian menjadi produser program. Aktif di komunitas sangat membantu perkuliahan kedepannya, karena komunitas sudah lebih dahulu mengajarkan dibanding mata kuliah tersebut. Tak jarang anggota komunitas sudah mendapat jaminan nilai A dan membantu dosen dalam mengajarkan mata kuliah terkait, seakan sudah jadi asdos, hehe.

Loh, katanya Komunikasi dan Penyiaran Islam? Mana Islam-Islamnya? Intipers jangan khawatir, karena muatan keislaman sudah dirancang secara matang dan dimuat di berbagai mata kuliah seperti Ulumul Qur’an, Ulumul Hadits, Ilmu Dakwah, Ilmu Kalam, dll. Selain dalam mata kuliah, muatan keislaman juga ditunjukkan dalam berpakaian, bertutur kata dan etika, bahkan pada umumnya produksi program siaran juga harus mementingkan unsur-unsur keislaman. Makanya jangan heran jika teman sekelas kita bahkan sudah menjadi khatib di kampungnya, hehe.

Bagi Intipers yang kepo dengan jurusan KPI UIN Jakarta, boleh cek akun instagram di @kpi_uinjakarta dan @demafidikomuinjkt. See ya!


Tentang Penulis: Martini

Mahasiswi KPI yang gemar berorganisasi, penggemar sepakbola yang sedang berjuang untuk lulus 3,5 tahun. Menghabiskan waktu sebagai penyiar radio dan penulis. Intip kesehariannya di Instagram @Martinisme_17.

Kode Konten: X275

6 thoughts on “Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Jakarta (Martini)”

    1. Halo Rahma, jurusan apa aja bisa masuk KPI loh, baik IPA, IPS, atau lainnya, peluang masuknya juga sama banyak!
      Jalur rapot juga bisa, tapi namanya SPAN PTKIN yah, persiapkan file-file yang diperlukan sama kayak SNMPTN, waktu daftarnya juga barengan, cek websitenya aja, ok?

  1. dan kalo jalur sbm bisa apa harus dari soshum aja atau gimana? soalnya aku anak ipa dan pengen jurusan ini tp ga mau murtad.. wkwkwk. 😂

    1. Kalo SBMPTN bebas dong karena bisa lintas jurusan. Anyway coba daftar KPI terus ya, baik itu jalur undangan (SPAN PTKIN) atau jalur tes tulis (SBMPTN, UM-PTKIN, SPMB Mandiri), semakin ‘istiqomah’ maka semakin besar juga peluang lolosnya.

      Presentase anak IPA dan IPS di KPI sama banyak kok, so don’t worry!

      Thanks for comment and gudlak 😀

  2. Hai Safina, sama nih aku juga nggak lancar bahasa Inggrisnya, tapi di KPI akan diajarkan bahasa Inggris 6 sks / 2 semester, diajarkan dari dasar sampai bisa biar nanti saat wisuda kita pegang sertifikat toefl dengan skor tinggi. Masih ada waktu nih, yakin bisa! 🙂

Ayo komen disini untuk bertanya ke penulis ! Kami akan kirim balasan melalui email

Your email address will not be published. Required fields are marked *