Jurnalistik UIN Palembang (Ica)

Assalammualaikum.. Hallo teman intipers semua!

Perkenalkan nih, nama aku Mertisa. Orang tua, keluarga, atau bahkan teman-teman dikampus biasa manggil aku dengan sebutan Ica. Banyak yang pro dan kontra, katanya, “kok bisa dari mertisa terus dipanggil Ica?”. Sebenernya terserah kalian sih mau manggil aku dengan sebutan apa. Mau Mer, tisa, atau bahkan Sa aja boleh kok hehe. Karena orang tua dulunya mungkin gak mau ribet kalo lagi manggil aku, jadi ambil aja 3 huruf dari belakang Mert(isa). S nya diganti C kan jadinya Ica hihi. Status aku saat ini sebagai mahasiswi yang sedang menjalani sistem belajar menuju gelar S1 dalam Program Studi Jurnalistik angkatan 2015 dan juga aktif dalam Organisasi Intra Kampus yaitu Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang.

Universitas Islam yang ada dikota Palembang ini dulu disebut dengan Kampus Hijau guys. Yang dulu nya dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) sekarang sudah menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) sejak Oktober 3 Tahun yang lalu. Bisa disimpulkan ya kan, sekarang akreditas nya sudah menginjak huruf paling depan (A), alhamdulillah..

Oke, Aku mau cerita nih ke temen-temen intipers tentang JURNALISTIK, ketika orang-orang mendengar kata “Jurnalistik” pasti kata yang keluar pertama kali adalah wartawan. Benar gak sih jurnalistik itu hanya tentang kewartawanan? Nah, disini aku mau ngasih tau guys. Kalo jurusan ini pada hakikat nya mencakup luas banget, dalam artian terbagi menjadi 5 bagian. Mau tau kan? Yupp baca terus yah hihi.

400

Nah jadi gini guys, jurnalistik ini terbagi menjadi 5 bagian lo. Pertama, ada Jurnalistik Photo, ini dia cocok banget buat kalian yang hobi hunting nih. Aku jelasin sedikit ya, Jurnalistik Photo itu adalah kegiatan mencari, mengumpulkan, mengolah dan menyebarkan photo melalu media massa dengan menggabungkan komunikasi visual dan verbal. Meskipun ini adalah termasuk dari hobi kalian, dalam jurnalistik photo tetap ada kode etic (aturan-aturan yang dipakai) dalam jurnalistik photo itu sendiri ya. Semisalkan, Metode dalam pengambilan photonya atau jenis-jenis photo mana sih yang termasuk kategori photo jurnalistik itu sendiri. Wahhh.. kebayang gak sih kalo hobi kalian ini dibayar? Kalian bisa hunting kemana saja dengan bermodalkan sebuah kamera dan hasil photo kalian itu bisa dibayar. Waww banget kan hehe.

Lalu. Kedua, ada Jurnalistik Radio yang biasa dikenal dengan sebutan Broadcast Journalism. Kalian sudah pernah dengarkan pastinya? Yang calon anak komunikasi pasti sudah paham tentang ini. Karena radio is sound, maka hanya dengan suara. Karya jurnalistik nya bisa berbentuk seperti berita, feature, dan artikel tetapi disajikan melalu radio dan itu berupa suara (sound, human, maupun voice). Untuk lebih lanjut dalam pemahaman tentang jurnalistik radio kalian yang nantinya bakal calon Broadcast Journalism akan menerima materi berupa karakteristik, dasar-dasarnya, maupun karier yang akan digeluti oleh jurnalistik radio itu sendiri. Nah, sampai sini sudah paham ya guys.

Ketiga, ada juga Jurnalistik Desain Grafis. Yaitu seni dalam komunikasi visual  yang menggunakan tulisan, ruang dan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Nah, dalam Desain Grafis ini terbagi lagi dalam beberapa kategori yang harus kalian ketahui nih guys. Seperti Printing (Percetakan), Web Desain, Film (CD, DVD, CD Multimedia untuk proposal), Identificasi dan juga  desain produk. Selain menggunakan seni Ilmu ini bisa kalian gunakan untuk berbisnis juga nih, yang pastinya bisa kerja freelance. Wahh.. seru banget ya.

follow_intipjurusan_COMPRES

Keempat, yaitu Jurnalistik Cetak (Penulisan). Sebelumnya aku mau tanya dulu nih, apasih yang kalian pikirkan ketika mendengar kata: Artikel dan Opini?. Jangan khawatir, jangan takut, jangan risau ataupun pusing ya hehe. Dalam jurnalistik cetak ini kita dianjurkan terlebih dahulu mengenali apasih Artikel dan Opini itu, dan pastinya tidak luput dalam naungan penggunaan bahasa indonesia yang baik benar sesuai Kamus Besar Bahsa Indonesia (KBBI) ya guys. Karena ini adalah merupakan pelatihan dasar untuk kita menrangkai setiap kata yang nantinya akan menjadi berita. Yeyyy, simple dan gak ribetkan pastinya hihi.

Dan yang terakhir atau kelima nih, tersirat juga Ilmu tentang Jurnalistik Televisi. yaitu merupakan informasi yang dikumpulkan, diolah, dan disebarkan. Dalam jurnalistik televisi ini sendiri memiliki nilai berita yang berbentuk (News Value) dimata pandangan sosial masyarakat. Untuk mengetahui sebuah informasi itu bisa dikatakan news value apabila memenuhi keriterianya ya guys. Seperti timeless, impact, conflict, prominence, proximity, the currency, dan the unusual.

Hayoo gimana? Seru-seru semuakan pastinya. Oke sekarang, kita beralih kepertanyaan yang satu ini,  Kalo ada yang nanya tentang “masalah apa saja sih yang ada dalam ilmu jurnalistik ini”?. Sebenernya dalam ilmu ini tidak ada masalah-masalah yang membebankan ya guys. Karena pada dasarnya ilmu ini lebih mencondong ke praktek lapangan langsung, namun gak memungkinkan juga tanpa menggunakan materi yang ada. Yuhuuu… kalo udah dijelasin seperti diatas. kalian pasti bertanya-tanya tentang mata kuliah apa yang sering dipelajari, lalu bagaimana sistem yang dipakai. Sini geh aku ceritain, dengan senang hati dan penuh cinta aku bakal jelasin semua nya hehe.

Yuppp, sekarang kita mulai membahas tentang mata kuliah apa saja sih yang sering dipelajari dalam jurusan ini? Sebelum kita memasuki ilmu yang memperdalam jurusan ini tentunya kita belajar dari ilmu-ilmu dasar dulu ya kan guys. Seperti contoh di semester 1 dan 2 lalu kita masih nerima pembelajaran bahasa inggris, bahasa arab, bahasa indonesia, pendidikan kewarganegaraan, antropologi budaya, sosiologi dan ilmu umum lainnya. Lalu, ketika menginjak semester ke 3 dan 4 akan ada ilmu yang berbau kejurnalistikan dasar, seperti teori jurnalistik, bisnis media, komunikasi massa, perbandingan sistem pers, sampai ke statistik. Eeittss bentar dulu, kok jurnalistik ada statistik nya? Jadi gini, dalam menuntut ilmu apapun itu kita gak pernah lepas yang nama nya mempelajari ilmu matematika ya guys, termasuk juga ilmu sosial. Dan statistik ini nantinya berguna untuk kita menyusun skripsweet mendatang hehe.

Yeaahh dari sekian mata kuliah yang tersebut diatas tadi, ada satu yang sangat berkesan untuk aku berbagi ke temen-temen intipers semuanya. Yaitu mata kuliah antropologi budaya. Kenapa itu sangat berkesan, karena disitu lah kita ditugaskan untuk terjun langsung kelapangan dan mewawancari seorang pengemis lalu semua data yang dihasilkan ditulis dalam bentuk berita. Yuhuuu.. Seru bangetkan guys.

Dan ketika menginjak semester 5 ini ada ilmu yang mempelajari tentang Teknik Wawancara Dan Konferensi Pers. Nah.. ini nih guys, salah satu dari dua Mata kuliah yang aku suka banget. Selain lebih condong kepada prakteknya langsung, ilmu ini juga memberi kita banyak pengalaman dalam cara peliputan lapangan. Bukan hanya itu, kita juga akan sadar kalo jadi wartawan itu sebenarnya menyenangkan lo. Bisa ketemu sama orang-orang penting langsung dan ketika kebagian liputan konferensi pers yang santai, semisal si narasumber nya mau dicafe atau disuatu tempat nongkrong nahh disitu kita lebih bisa menghemat 40% uang saku. Dan itu sangat membantu kita sebagai anak kost kan, hihi.

Ini poto diambil waktu kita lagi praktek Ujian Tengah Semester (UTS) guys. Gimana? Udah kayak dalam situasi konferensi pers benerankan hihi. Jadi kita memang dibawa untuk merasakan seperti benar-benar ada dalam keadaan seperti itu.

Kalo tadi tentang tekniknya, nah mata kuliah satu ini gak jauh beda kok sama yang pertama tadi. Sama-sama nyenengin dan gak akan bikin bosen, percaya deh. Apalagi untuk kalian yang suka nya hunting atau yang hobi mengabadikan moment kehidupan seseorang. Seorang kekasih mungkin, eyaa hihi. Nah, Disini kita banyak menggunakan sistem pemahaman materi ya, karena dalam sebuah kamera ada banyak hal yang harus kita ketahui ketika akan mengambil gambar. Misalkan, 3 Elemen Dasar-Dasar Photografy seperti: ISO, Shutter Speed, dan Apeture. Disitu menjelaskan bagaimana cara pengaturan cahaya, blur ataupun kecepatan rana nya. Gak sulit kok memahami ini, kalian bisa praktek langsung dengan menggunakan kamera ataupun handphone yang ada. Karena jika itu merupakan suatu hobi maka kita akan mengerjakannya tanpa merasa tertekan? Benar gak guys?

Untuk konsentrasi yang disediakan oleh pihak jurusan kalian gak perlu merisaukan masalah ini. Karena, bahkan dari pihak universitas pun turun langsung dalam penyediaan fasilitas yang satu ini. Disini yang mencakup universal ada nama nya Televisi Rafa (Raden Fatah) dan untuk terkhususnya ada Radio Fatwa (Fakultas Dakwah) yang di kelola langsung dalam naungan Fakultas Dakwah dan Komunikasi.

Nahh.. ini adalah salah satu wadah untuk menggali lebih dalam lagi skill kita nih guys. Disini kita bisa banyak mempelajari ilmu, dan untuk kalian yang hobi cuap-cuap bisa nih nuangin hobinya bersama di 107.6 FM setiap senin-jum’at yaa hihi..

Nah kalo yang ini kegiatan Made In Raden Fatah Originale hehe. Disini kita sedang wawancara pada salah satu nasumber dari kompas TV dalam workshop nasional pada tanggal 20/11/17.

Yess gimana? Serukan menjadi seorang jurnalis itu, dan pastinya pekerjaan yang gak pernah membosankan. Apa lagi nih kalo di antara temen-temen inpers semua ada yang hobi jalan-jalan sambil makan bisa tuh jadi host yang berbau kuliner. Yang hobinya nge-trip, bisa juga jadi Host My Trip My Adventure (MTMA), atau yang hobi nulis bisa juga jalan-jalan mencari suasana baru untuk inspirasi tulisannya. Banyak yang lain juga kok, atau mungkin dengan sebuah kamera kalian bisa keliling dunia. Tidak ada yang tidak mungkin ya guys, selama kita masih usaha dan berdoa. Man jadda wa jadda. Positif think with ALLAH and star bissmillah. Semangat!!


Untuk tetap terus menjalin silahturahmi dalam ukhuwah islamiyah kita, Kalian bisa follow instagram aku ya di @azzahramertisa_ mau sharing-sharing boleh juga lewat via email: icamertisa@gmail.com.  “menulislah, maka dunia akan mengenal mu” this is my motto. Anda bisa jika anda mau, J. Oke guys, terimakasih.  Wa’alaikumsalam.

Kode Konten: X258

2 thoughts on “Jurnalistik UIN Palembang (Ica)”

Ayo komen disini untuk bertanya ke penulis ! Kami akan kirim balasan melalui email

Your email address will not be published. Required fields are marked *