Ilmu Perpustakaan Unbraw (Aldi)

Mengenal Program Studi Ilmu Perpustakaan Universitas Brawijaya

Perkenalkan nama saya Aldi Rahman Untoro, bisa dipanggil Al, Di, Aldi. Saat ini sedang menempuh pendidikan Program Studi Ilmu Perpustakaan, Universitas Brawijaya, angkatan 2014, semester 7. Sepertinya nama prodi ini akan berganti menjadi Information Science sesuai dengan peraturan Dikti.

Program Studi Ilmu Perpustakaan termasuk ke dalam Jurusan Administrasi Publik, dimana jurusannya disini ada dua, bisnis dan publik. Berada di dalam lingkup Fakultas Ilmu Administrasi (FIA), berarti berkaitan dengan administrasi, kebijakan maupun pemerintahan. Di bisnis prodinya ada tiga, Ilmu Administrasi Bisnis, Perpajakan, dan Pariwisata. Sementara di publik pun ada tiga, Ilmu Administrasi Publik, Ilmu Perpustakaan, dan Administrasi Pendidikan.

Saya diterima disini melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Kenapa memilih prodi ilmu perpustakaan? Karena saya suka sekali pergi ke perpustakaan. Setelah searching di Google, ternyata ada jurusan terkait dengan perpustakaan. Maka saya memutuskan untuk memilih prodi ini. Walau katanya sepi peminat, tetap saja tak sedikit yang memilihnya.

Ilmu Perpustakaan dianggap hanya akan menjadi penjaga perpustakaan tua. Banyak persepsi keliru yang beredar, tak jarang membuat mahasiswa menjadi kurang percaya diri. Seperti perpustakaan itu tempat yang angker, tidak boleh berisik, banyak tidak bolehnya. Orangnya aneh, asing, kacamatanya tebal, kerjanya cuma jaga perpustakaan, semuanya menjauh dari kebenaran. Menjaga sumber ilmu tak boleh dipandang remeh. Buku adalah jendela dunia, merawatnya merupakan keelokan, hingga manfaatnya dapat tersalurkan tiada henti.

Prodi Ilmu Perpustakaan ini tergolong baru. Pada tanggal 31 Desember tahun 2010 dibuka, berarti kurang lebih sekitar tujuh tahun yang lalu. Kabar baiknya, prodi ini mendapat akreditasi A pada tahun 2015 oleh BAN-PT.

Ternyata kuliah itu menyenangkan. Inilah yang saya rasakan selama menjadi mahasiswa Ilmu Perpustakaan. Para dosen yang bersemangat sekali dalam mengajar, menuangkan idealismenya. Menanamkan mindset, bahwa Anda tersesat di jalan yang benar. Dan lulusan prodi ini akan sangat dibutuhkan.

follow_intipjurusan_COMPRES

Lulusan prodi Ilmu Perpustakaan akan menjadi pustakawan. Apa itu pustakawan? Seseorang yang mempunyai tanggung jawab untuk melaksanakan pengelolaan, pelayanan, serta pengembangan perpustakaan. Dengan menjadi pustakawan, maka ia dituntut untuk mampu menyediakan informasi kepada yang membutuhkan.

Mata kuliah yang ada disini, sebagian besar lebih kepada bagaimana mengelola informasi dengan baik. Temu Kembali Informasi salah satunya, ialah mengenai bagaimana memudahkan proses pencarian informasi secara lebih cepat dan akurat. Konservasi dan Preservasi, tentang perawatan bahan pustaka, mencegah tindakan vandalisme, maupun langkah menjaga koleksi supaya tidak mudah rusak.

Bahan dan Jasa Rujukan, mengenai layanan referensi, layanan yang menjawab pertanyaan pemustaka menggunakan koleksi referensi. Dimana tugasnya ialah membimbing seseorang dalam menemukan referensi yang dibutuhkannya. Saya diajarkan untuk bersabar, berpikir positif, serta bagaimana berinteraksi yang baik. Untuk lebih tahu apa yang dibutuhkan oleh pengguna layanan.

Salah satu tugasnya ialah memberikan layanan kepada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi. Akhirnya saya tahu, gap antara teori dan praktik. Bahwa di lapangan, ternyata kepribadian orang itu beragam. Maka sebagai pustakawan, ia siap sedia untuk membantu dengan ramah, bersikap baik, walaupun pengguna layanan bersikap kurang responsif.

Tugas yang paling sering diberikan ialah membuat makalah, observasi lapangan. Untuk observasi biasanya ke perpustakaan, maupun Taman Baca Masyarakat (TBM). Seperti mata kuliah Konservasi dan Preservasi, tugasnya melakukan observasi. Jadi kami melihat apakah perpustakaan tersebut sudah melaksanakan kegiatan konservasi dan preservasi? Dan jika belum, maka apa alasannya?

Tugas Observasi Perpustakaan Mata Kuliah Konservasi dan Preservasi

Pengalaman yang cukup berkesan ialah saya dapat bertemu dengan Pakar Ilmu Perpustakaan, Prof. Sulistyo Basuki. Beliau kami temui di kediamannya. Saat itu saya sedang mengikuti kegiatan Study Excursie (SE) yang dilaksanakan oleh HMPIP. Jadi kami pergi mengunjungi Perpustakaan Nasional.

Dosen saya, pak Hendra, beliau ingin bersilaturahmi, mengunjungi rumah Prof. Sulistyo Basuki, dosen beliau saat kuliah di Universitas Indonesa. Dan akhirnya kesempatan itu datang, saya pun dapat berbicara dengan pakar Ilmu Perpustakaan. Sosok yang telah menghasilkan berbagai karya mengenai Ilmu Perpustakaan. Sungguh, pengalaman yang luar biasa.

Bertemu dengan Pakar Ilmu Perpustakaan

Di rumah beliau terdapat perpustakaan pribadi. Saya jadi ingin membuat hal yang sama. Kami diberikan hadiah berupa buku beliau, lengkap dengan tanda tangannya. Saya bersyukur dapat berjumpa dengan beliau. Seseorang yang pikirannya begitu kritis, dan mencerahkan.

Organisasi bernama Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan (HMPIP) merupakan tempat mahasiswa untuk bergerak maju. Bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa Ilmu Perpustakaan dalam berorganisasi. Karena dengan organisasi, maka kita bisa mendapat pengalaman, softskill serta relasi. Saya pernah mengikuti HMPIP sebagai anggota divisi internal.

Saat ini saya menjadi Student Employment (SE) di Fadel Muhammad Resource Center (FMRC). Tugas saya ialah membuat resensi buku, tak jarang buku terbaru. Biasanya yang saya resensi ialah karya civitas akademika, seperti karya dosen. Tujuannya supaya pengunjung tertarik untuk membaca buku. Maka tugas utama saya adalah memperkenalkan karya luar biasa kepada pembaca.

Karena sayang sekali jika banyak buku berkualitas, lalu tidak dibaca. Ini dapat dikatakan mubazir. Tanamkan perasaan menyesal, bila tak memperoleh ilmu. Maka saya melakukan kegiatan membaca dan menulis, hingga saya dapati diri nantinya menjadi orang yang bermanfaat bagi sesama.

Kegiatan Himpunan Program Studi Ilmu Perpustakaan

Untuk kegiatan magang, pilihannya ialah perpustakaan, maupun lembaga informasi lain, seperti lembaga kearsipan. Ke depannya, prodi akan bekerjasama dengan penerbitan buku, jadi bisa magang disana. Saya magang di perpustakaan fakultas, kurang lebih hampir dua bulan. Ada yang magang di perpustakaan sekolah, umum, serta perguruan tinggi.

 

Prospek kerja lulusan Ilmu Perpustakaan dapat bekerja di perpustakaan perguruan tinggi, umum, khusus, sekolah, nasional, serta lembaga pemerintah maupun swasta. Seperti alumni prodi ini yang bekerja di Perpustakaan Universitas Brawijaya, Fasilitator PerpuSeru (Coca-Cola Foundation & Bill Gates Foundation), serta Perpustakaan TNI AD. Pekerjaannya tentu berkaitan dengan informasi. Sehingga tugasnya ialah memanage informasi.

 

Dalam buku berjudul A Day in the Life: Career Options in Library Information Science, terdapat beberapa pekerjaan berkaitan dengan perpustakaan dan informasi, jadi tidak hanya menjadi pustakawan, tetapi juga bisa di bidang lain. Ada Technical Services Manager, Administrator, Curriculum Specialist, Conservator, Metadata Specialist, Knowledge Manager, Training Resource Manager, Cataloger, Editor, Marketing Manager, Knowledge Management Specialist dan masih banyak lagi.

 

Kesuksesan bukan ditentukan oleh jurusan, lembaga, tetapi oleh diri kita sendiri. Karena kita yang menjalani kehidupan. Maaf jika ada kata yang kurang berkenan. Terima kasih telah membaca tulisan saya. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat untuk kamu.


Tentang Penulis: Aldi Rahman Untoro

Aldi Rahman Untoro lahir di Jakarta, 23 September 1996. Mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan, Universitas Brawijaya semester 7. Saat ini sedang menyusun skripsi, seraya menggapai ilmu di Fadel Muhammad Resource Center (FMRC). Membaca buku dan menulis, dua kegiatan yang disukai.

Instagram: @aldirahman108

Linkedin: Aldi Rahman Untoro (https://www.linkedin.com/in/aldi-rahman-untoro/)

Kode Konten: x229

 

7 thoughts on “Ilmu Perpustakaan Unbraw (Aldi)”

    1. Hai Luthfi, kalo prodi itu lebih spesifik. Contohnya di Fakultas Ilmu Administrasi, jurusannya administrasi publik, program studinya Ilmu Perpustakaan. Jadi belajarnya juga berkaitan dengan organisasi dan administrasi publik, karena lingkupnya masuk jurusan tersebut.

  1. intinya di bidang ilmu perpustakaan ini, ilmunya komplit karena mencakup multidisiplin, jadi bisa belajar apa saja, bahkan itu tuntutan. so, serba bisa deh, ya nggak Al?

    1. Afib adalah mahasiswa ilmu perpustakaan yang memiliki skill di bidang IT, dan menyukai bidang entrepeneur.

Ayo komen disini untuk bertanya ke penulis ! Kami akan kirim balasan melalui email

Your email address will not be published. Required fields are marked *