Ilmu Keolahragaan UPI (Asnug)

Hai guys, perkenalkan nama saya Asep Nugraha, kalo di jurusan lebih terkenal dengan nama panggilan asnug. Oh iya, saya kuliah di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Program Studi Ilmu Keolahragaan (IKOR) angkatan 2013. Tapi, sekarang status saya sudah bukan mahasiswa lagi, karena sudah dikelurakan secara terhormat (wisuda) di bulan april 2017.

Ilmu Keolahragaan ?

By the way, selama saya berinteraksi dengan mahasiswa di luar kampus UPI, mereka masih banyak yang tidak mengenal jurusan Ilmu Keolahragaan. Saya sadar sih, kalo jurusan saya tidak se-terkenal jurusan Teknik dan MIPA. Oleh karena itu, dalam tulisan ini, saya mencoba untuk menjelaskan dan memperkenalkan jurusan saya agar bisa terkenal layaknya jurusan Teknik dan MIPA.

Sering sekali anggapan dasar orang-orang ketika mendengar jurusan ilmu keolahragaan adalah “pasti kuliahnya olahraga aja ya, di lapangan dan prospeknya pasti jadi atlet atau pelatih”. Anggapan tersebut sangat salah sekali. Nih saya kasih tau penjelasan sebenarnya, Ilmu keolahragaan adalah program studi yang mempelajari tentang keilmuan olahraga yang ditinjau dalam perpektif tiga cabang ilmu, yaitu terapan, kesehatan, dan sosial. Tiga cabang ilmu tersebut bisa dikatakan sebagai konsentrasi keilmuan, yang akan ditentukan di semester 5, jadi setiap mahasiswa hanya bisa memilih ke dalam satu cabang ilmu. Sedangkan di semester 1-4, akan belajar tentang ilmu-ilmu dasar dari ketiga cabang ilmu tersebut seperti, mata kuliah Anatomi, Fisiologi, Mekanika Gerak, Tes dan Pengukuran, Sejarah Olahraga, dan Olahraga Tradisional.

400

Selain itu, jika ingin masuk jurusan Ilmu Keolahragaan, kamu harus siap secara fisik, mental, dan pikiran karena akan ada mata kuliah praktek seperti matkul kecabangan olahraga sepak bola, atletik, olahraga kebugaran, pencak silat, berenang dst. Tenang, jangan down dulu, untuk praktek olahraga kecabangan, mahasiswa tidak dituntut untuk mahir, tetapi hanya sekedar mengetahui dandapat melakukan teknik dasar dan peraturan permainan olahraganya saja. Jadi, jangan heran kalo badan mahasiswanya pada berotot dan kulitnya hampir mirip warna sawo matang karena praktek.

Ada Konsentrasi atau Penjurusan Apa Saja ?

follow_intipjurusan_COMPRES

Setelah tadi saya membahas secara umum mengenai penjurusan di Ilmu Keolahragaan,sekarang saya akan menjelaskan lebih dalam tentang konsentrasi di jurusan Ilmu keolahragaan, diantaranya :

  1. Terapan

Terapan merupakan konsentrasi yang saya ambil di semester 5. Mahasiswa yang mengambil konsentrasi ini akan bertemu dengan mata kuliah Tes dan Pengukuran Olahraga Lanjutan, Game Analisis, Program dan Evaluasi Kebugaran, dan Kondisi fisik Lanjutan. Di sini mahasiswa akan mengetahui lebih dalam bagaimana caranya untuk menganalisis performa atlet dalam pertandingan dan bagaimana untuk meningkatkan performa atlet saat bertanding. Kalo sudah masuk konsentrasi, praktek kecabangan olahraga sudah tidak ada lagi karena pembelajaran akan lebih sering di Laboratorium. Selain itu juga, kalian harus siap dengan hitung-hitungan, seperti mata kuliah kondisi fisik, diperlukan keahlian menghitung untuk mengukur dosis latihan.

2. Kesehatan

Konsentrasi kesehatan akan mempelajari tentang bagaimana cara memberikan resep nutrisi yang baik bagi atlet ataupun non-atlet. Spesialnya, kalian akan mengetahui cara terbaik dalam menurunkan berat badan dalam sudut pandang olahraga. Mata kuliah yang diajarkan contohnya adalah nutrisi olahraga lanjutan. Intinya di konsentrasi ini hampir mirip seperti dokter olahraga. Selain itu khususnya anak konsentrasi kesehatan bakalan tau banget cara terbaik untuk menurunkan berat badan. Jadi, kalo mau konsul masalah diet coba hubungi anak Ilmu Keolahragaan.

3.Sosial

Konsentrasi sosial diperuntukan untuk mahasiswa yang menyukai olahraga rekreasi seperti outbond, hiking, dan olahraga tradisional. Selain itu, dunia psikologi, jurnalis, dan manajemen olahraga hanya akan dipelajari  dikonsentrasi sosial. Bisa dikatakan konsentrasi sosial aman dari hitung-hitungan.

Dari paparan penjurusan di atas, akan mempengaruhi output dari prodi Ilmu keolahragaan yaitu menghasilkan sumber daya manusia di bidang analis keolahragaan, konsultan olahraga, jurnalis olahraga dll. Banyak juga alumni yang sudak suskses bekerja di KEMENPORA, DISPORA, Fitness Centre, Jurnalis dan Pelatih.

Praktek Lapangan

Berdasarkan pengalaman saya, semester 7 akan menjadi semester terberat karena harus melaksanakan praktek lapangan dan penggarapan SKRIPSI, tapi hanya diperuntukan untuk mahasiswa yang ingin mengambil SKRIPSI di semester 7, jadi sifatnya tidak wajib.

Praktek lapangan sebagai media penerapan ilmu yang kita dapatkan selama kuliah, selain itu bisa disebut juga simulasi dunia kerja. Dinas olahraga, fitness centre, outbond centre, dan laboratorium olahraga adalah contoh tempat praktek lapangan. Berbeda tempat akan memiliki tantangan yang berbeda juga. Contohnya dulu saya praktek di Balai Kesehatan Olahraga Masyarakat, tantangan terberatnya adalah aturan kerjanya sangat ketat dan sarat kelulusan praktek diharuskan membuat penelitian. jadi dapat dikatakan dalam semester 7 saya membuat dua penelitian yaitu penelitian untuk laporan praktek dan SKRIPSI. Tapi semuanya akan terasa mudah jika dihadapi bukan dihindari.

So, untuk kalian para generasi putih abu yang punya tujuan ingin menjadi praktisi olahraga, jangan ragu untuk memilih Ilmu Keolahragaan di Universitas Pendidikan Indonesia, karena prodi dan univ-nya terakreditasi A. selain itu, Fakultasnya (Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan) merupakan fakultas olahraga terbaik di Indonseia. Jangan khawatir, fasilitas belajar dan praktek sangat menunjang untuk pembelajaran.


Tentang Penulis:

Penulis adalah seorang praktisi olahraga, kontributor artikel di SainsPop.com, dan striver for master degree in Europe.

Instagram : Asep Nugraha

Twitter: @asepnugraha5

Kode Konten : X203

6 thoughts on “Ilmu Keolahragaan UPI (Asnug)”

    1. Tidak harus bisa berenang karena setiap orang mempunyai spesialisasi kecabangan olahraga yang berbeda. banyak ko mahasiswa Ilmu Keolahragaan yg tidak bisa berenag, termasuk saya.

    1. Bisa banget jadi Atlet, teman satu kelas saya aja atlet wushu kemarin pada saat Sea Games 2017 berhasil mendapatkan medali Perak. banyak juga atletyang lainnya.

Ayo komen disini untuk bertanya ke penulis ! Kami akan kirim balasan melalui email

Your email address will not be published. Required fields are marked *