Fisika Undip (Vany)

Assalamualaikum warrahmatullahi wabarrakatuh,

Oh, hai intipers semua! Semoga kalian selalu dalam lindungan Allah SWT. Perkenalkan namaku Evany Fasya, panggil saja vany. Aku kuliah di Jurusan Fisika Universitas Diponegoro dan sedang menjalani penghujung semester 5. Sedikit curhat setelah perkenalan nih, kebanyakan orang ketika menyapaku, menanyakan nama, menanyakan kembali apakah aku sedang kuliah/bekerja, apabila jawabannya kuliah, pertanyaan selanjutnya adalah terkait jurusan dan balasan yang sering aku dapatkan “Wah, kamu mau jadi guru ya?”, “Susah banget ya kuliahnya?” dengan ekspresi yang beragam pula. Ada yang geleng-geleng kepala, angguk-angguk bingung atau bahkan bergidik nyeri tiba-tiba.

Eits tenang, jangan salah sangka dulu sobat intipers,  fisika tidak semenakutkan itu koq kalau kata Einstein semua yang ada di bumi ini memang relatif tergantung dari titik acuan kita apa. Toh, semuanya dalam tahap pembelajaran untuk meraih berbagai ilmu jadi susah-gampang itu tergantung bagaimana kita menyikapi setiap mata kuliah yang diberikan. Tanamkan perspektif terbaik kalian dulu ya yang utama.

Nah, Sebelumnya hal yang perlu digaris bawahi terkait jurusan fisika, tentunya antara Fisika, Pendidikan Fisika atau Teknik Fisika itu beda lho, jurusan kuliahku nama lainnya fisika murni atau ilmu fisika lebih kepada konsep dasar rumus dan fisis hal-hal dalam kehidupan manusia dan merupakan seorang saintis. Kalau pendidikan fisika tentunya jenjang karir sebagai guru dan kalau teknik fisika lebih kepada aplikasi fisika itu sendiri. Hal ini yang sangat sering aku jelaskan kepada orang awam yang aku temui. Seringkalinya sih ketika di bandara untuk pulang dan berkenalan dengan orang baru ditempat tersebut. Intermezonya, aku berasal dari Pulau Belitung yang jaraknya ratusan kilometer dari Semarang, Jawa Tengah.  Lintas pulau untuk menempuh pendidikan, why not?

Informasi umum mengenai fisika mungkin sudah banyak yang tahu bahwa fisika sendiri memiliki arti yakni alam. Di bumi tempat kita berpijak semuanya berkaitan penuh dan dijabarkan dengan baik melalui eksperimen, teori fisis, dan rumus matematis di fisika. Jurusan fisika Universitas Diponegoro sendiri memiliki empat bidang peminatan atau kami selaku mahasiswa menyebutnya kelompok studi (KS) yang terdiri dari KS Radiasi medik, KS Elins (elektronika dan instrumentasi), KS Geofisika, dan KS Material dengan adanya pembagian peminatan tersebut tentunya jenjang karir seorang ilmu fisika lebih spesifik dan akan membantu juga untuk skripsi apabila nantinya mau mengambil tugas akhir (efek mau semester akhir xoxo).

Oh iya, peminatan itu bisa diambil ketika kalian memasuki semester 3 kuliah dengan memilih mata kuliah pilihan yang terkait dengan kelompok studi tersebut. Aku sendiri memilih kelompok studi radiasi medik dan Insya Allah akan meniti karir sebagai Fisikawan Medik rumah sakit nantinya. Terkait alasannya mengapa, tentunya jurusan dengan peminatan ini masih dibilang langka atau bahkan asing dikalangan masyarakat. Padahal, kebutuhan fisika medik radiodiagnostik rumah sakit unit daerah (RSUD) saja diperlukan minimal 1 orang, untuk kedokteran nuklir suatu rumah sakit harus memiliki 1 orang per alat dan untuk radioterapi 1 orang fisika medik per alat. Kebayangkan sebegitu pentingnya profesi ini untuk segera tersebar merata di setiap rumah sakit di Indonesia mengingat akan adanya resiko bahaya yang diakibatkan paparan sinar radioaktif dan menjadi tugasnya fisikawan medik untuk menekankan pentingnya penentuan dosis pemanfaatan sinar pengion terutama pada sinar-X.

follow_intipjurusan_COMPRES

Memperjelas jurusan fisika sudah, jenjang karir sudah, nah selanjutnya mata kuliah nih, selain mata kuliah pilihan tentunya ada mata kuliah wajib dan praktikum-praktikum yang harus dipelajari juga. Untuk mata kuliah wajibnya dimulai dengan kata “dasar” pada kata kedua yaitu fisika dasar, kimia dasar, biologi dasar, elektronika dasar dan matematika dasar (saat ini menjadi kalkulus dan vektor). Berlanjut dengan bestfriend-nya fisika yaitu matematika sehingga dari semester 2-4 kalian akan keasyikan mengulik perhitungan di mata kuliah fisika matematika I-III. Ada juga mata kuliah metode pengukuran fisis, fisika modern, termodinamika, fisika statistika, fisika zat padat, fisika nuklir, optika modern, mekanika dan mata kuliah paling super extra mikir versiku (meskipun yang lain juga sih) the one and only fisika kuantum yang mampu mengalahkan mekanika klasik didalam menjelaskan sifat bahan elektron dalam skala atom sehingga muncul Teori Max Planck (silahkan mangut-mangut hehe). Next, praktikumnya juga tidak kalah asyik koq layaknya para saintis muda menggunakan jas laboratorium serba putih dan harus segera akrab dengan jangka sorong, micrometer sekrup, neraca, power supply, multimeter, dan lain sebagainya. Dimulai dari praktikum fisika dasar I (mekanika & kalor), kimia dasar, fisika dasar II ( listrik & optik), elektronika dasar, fisika modern, dan fisika komputasi dengan penguasaan pada pembuatan jurnal dan laporan juga tentunya. Bahkan nantinya pada semester 5 kalian juga berkesempatan menjadi asisten praktikum fisika dasar untuk jurusan lain seperti teknik mesin, teknik industri, dll yang nantinya kegiatan menjadi asisten tersebut dapat memenuhi mata kuliah praktek kerja laboratorium. Menurutku, hal paling menarik di fisika lebih kepada praktikumnya yang menantang terkhusus fisika dasar II dan yang paling berkesan ketika pra-test sebelum praktikum yang harus menjelaskan “Bagaimana bola lampu bisa menyala?” di depan asisten. Pada praktikum terakhir di fisika dasar I & 2 selalu dilaksanakannya praktikum OH (Open Hand) dimana praktikan dapat berkreasi tentang materi praktikum terkait dan nantinya akan ada sidang presentasi untuk praktikum tersebut. Seru bukan?

Mengenai tugas atau ujiannya kebanyakan soal-soal 11-12 dengan olimpiade fisika, yang butuh penalaran mengerjakannya, tetapi jangan takut nantinya di jurusan fisika himpunannya menyediakan tentor untuk belajar bareng koq. Tugas lainnya biasanya beberapa dosen juga sering memberi tugas telaah jurnal, makalah dan resume materi. Yang menjadi mata kuliah favoritku hmm sebenarnya semua mata kuliah menjadi prioritas utama di hati, tidak ada yang dibeda-bedakan, semuanya selalu berusaha dipelajari dengan baik. Fisika tentunya tidak melulu tentang akademik dengan berpraktikum ria, penelitian, dan lomba karya tulis ilmiah, mahasiswa jurusan fisika juga banyak yang berorganisasi baik itu himpunan, bem, senat, ukm, upk, kerohisan, ikut membuka bisnis, ikut kegiatan live-in atau volunteer layaknya “jika aku menjadi”, belajar musik dan menari juga tetap diwadahi di jurusan, fakultas dan universitas diponegoro itu sendiri. So, jadi saintis juga tetap bisa keren koq! Silahkan tanya-tanya di kolom komentar atau di sosmed ya tentunya dengan senang hati akan aku jawab pertanyaan sobat intipers jurusan.


Tentang penulis : Evany Fasya

Penghujung semester 5 jurusan fisika dengan peminatan fisika radiasi medik universitas diponegoro, memegang teguh “No one to old to learn”, diantara fiksi dan ilmiah, selalu merindukan bumi laskar pelangi, wara-wiri jadi kang mpek-mpek @pempekqdanu dan kang reseller jilbab @muneerastore_smg

Ig : @evnyfsy 

fb : web.facebook.com/Evany Fasya

email : evanyfasya@gmail.com

LinkeIdn : Evany Fasya

Kode Konten: X212

 

Ayo komen disini untuk bertanya ke penulis ! Kami akan kirim balasan melalui email

Your email address will not be published. Required fields are marked *