Bahasa Inggris Undip (Evho)

Halo Intipers! Aku Afifah Andan Darmawan, panggil aja Evho (@evhodarmaone) yang berada di semester penghujung; yup, semester 5 nih, dari jurusan D3 Bahasa Inggris 2015 Undip.

Sudah pernah dengar tentang D3 Bahasa Inggris dari Universitas Diponegoro? Belum ya? Pasti banyak yang bertanya-tanya β€˜Memang ada?’. Nah, pasti lebih banyak yang kenal dengan S1 Sastra Inggrisnya, bukan? Jadi apa sih perbedaan dari Sastra Inggris, (disini kita sebut Sasing ya), dengan Bahasa Inggris (sebut saja Basing) nih?

Tentu dari prodinya saja sudah sangat berbeda. Meskipun sama-sama di bawah payung Fakultas Ilmu Budaya (tapi mulai tahun 2017 ini pindah ke Sekolah Vokasi) Sastra Inggris, Strata 1 lebih ke teori, sedangkan Bahasa Inggris yang mana notabene nya Diploma 3, lebih mengarah ke praktik. Jadi tidak ada yang lebih rendah maupun lebih tinggi karena berbeda titel. Lulusan D3 Bahasa Inggris akan bergelar A.Md, wuih Ahli Madya lho. Ahli nih. Keren kan? hehe. Latar belakang D3 Bahasa Inggris adalah Tourism yang mana mahasiswa-mahasiswinya nanti akan diarahkan ke kepariwisataan. Wuih, seru banget kan? Nggak cuma belajar writing, grammar, reading, Β tapi juga bisa belajar guiding technique, tourism, public speaking, Pengantar Kepariwisataan yang bikin tahu tentang tempat-tempat wisata dan masih banyak lagi tentunya.

Baru dengar tentang D3 Bahasa Inggris? Jurusan baru ya? Eits, kata siapa? Prodi D3 Bahasa Inggris sudah ada sejak tahun 1995. Untuk peminatan D3 Bahasa Inggris juga macam-macam lho. Ada Public Relation, Tourism, Office Management, yang mana ketiganya tetap berbasis pada pariwisata.

Nah, daripada penasaran, langsung aja deh cus ke bagian cerita.

Pada awal semester, kami akan mempelajari dasar-dasar Bahasa Inggris. Semuanya pakai basic. Basic writing, basic reading dan seterusnya. Awal semester, step up from the high school. Oiya, ada bahasa yang akan kita pelajari selain bahasa Inggris. French! Wah, menantang banget loh! French nya juga mulai dari basic. Jadi di semester ini, nilainya pada aman-aman. Ngerjain ujian sambil merem juga bisa *boleh dicoba :D*. karena masih awal, jadi pelajaran nggak jauh-jauh dari SMA. Tenses masih dibahas, dijelasin lagi. Itungannya masih aman. lanjut ke semester 2, mulai kerasa bumi rada gonjang-ganjing. Disini semua udah naik tingkat, ke yang lebih susah tentunya. Kalau di semester awal speaking masih berkelompok, nah kalau di semester 2 udah harus maju sendirian, ga pake gandeng-gandeng temen. Terus reading yang biasanya cuma 1 halaman, sekarang berlembar-lembar. Di semester 2 ini ada matkul Pengantar Budaya Indonesia (PBI) dan Pengantar Budaya Inggris Amerika (PBIA). Nah, disini ini kerennya.

keterangan foto: KKL di Prambanan saat pelajaran Pengantar Budaya Indonesia

Selain kita belajar cas-cis-cus bahasa Inggris, kita juga belajar tentang awal mula budaya Indonesia serta budaya Inggris-Amerika. Saat semester 2 pelajaran PBI, dosen kami mengajak KKL ke Museum Sangiran yang mana museum purba terbesar se Asia dan Candi Prambanan untuk mengetahui tentang budaya Indonesia. Yay! Seru banget deh. Baru semester 2 udah diajak jalan-jalan. Mungkin kalo Amerika sama Inggris deket, diajakin kesana juga kali ya. Di Candi Prambanan, kita tidak hanya lihat-lihat kesana kemari saja. Tapi juga praktek berbicara dengan bule. Ini namanya baru praktek lapangan!

Keterangan foto: kegiatan pengabdian masyarakat di SMK Jayawisata tentang English For Tourism

Mulai semester 3 dan 4, kesabaran kita mulai diuji bung! Nantinya selain kuliah, juga ada pengabdian masyarakat dengan dosen yang dilakukan pada hari libur semesteran. Beberapa aja sih yang terpilih. Tapi honestly seru banget! Bisa ngajarin sekaligus praktek tentang materi yang selama ini udah disampaikan. Mulai semester-semester itulah skill Bahasa Inggris semakin rumit, njlimet dan harus sabar. Pasalnya, semua sudah naik level pastinya. Terlebih lagi mulai ada pengantar-pengantar untuk peminatan. Dari OM, PR ataupun Tourism. Konsentrasi dibagi-bagi menjadi beberapa bagian. Yap, inilah namanya semester puncak. Disinilah berbagai kesetiaan dan kesabaran diuji haha. Semester 4 juga waktunya peminatan. Aku sendiri ambil PR sih, cuma tetep basisnya ke tourism, jadi nggak jauh-jauh dari PR nya perusahaan, pariwisata dan lainnya. Ambillah peminatan yang sesuai passion biar gampang jalaninnya. Kalau tourism, udah jelas tentang perhotelan, wisata. Kalau OM tentang surat-menyurat, PR lebih ke masyarakat, kantor perusahaan dan media. Yang agak susah adalah matkul wajib Interpreting. Matkul ini tentang menerjemahkan, tapi pakai lisan. Mulai dari percakapan, pidato, berita, lagu, puisi dan masih banyak lagi. Kadang kaget aja gitu, baru nyoba mencerna tau-tau ditunjuk dosen langsung nerjemahin di tempat pakai lisan juga.

Di semester yang sedang puncak pusing-pusingnya, tenang aja Intipers, di semester 4 kita rasakan namanya Kuliah Kerja Lapangan (KKL)! Yuhu, seru banget. KKL ku kemarin ke Bali. Ke desa adat, tempat-tempat pariwisata serta study banding di STP Nusa Dua Bali. Disinilah waktunya kita refreshing meskipun ntar ada tugasnya πŸ˜€

Keterangan Foto: Kunjungan KKL ke Bali

Lalu semester 5, kita lebih dimatangkan lagi dalam persiapan magang. Lebih sering kelas peminatan daripada kelas umum. Hal ini supaya kita fokus dengan peminatan dan tidak salah mengambil langkah dalam magang. Karena lebih mempersiapkan mahasiswa untuk bekerja, jadi D3 Bahasa Inggris lebih ketat dalam parktik. Semisal no jeans, shirt and sport shoes waktu pelajaran PR. Selain itu Bahasa Inggris juga selalu dipakai seperti menerjemahkan surat-surat perusahaan, public speaking, latihan membuat event dan seterusnya. Dengan basis kepariwisataan, di semester ini, kita juga belajar mengenai table manner; tata cara makan yang baik dan benar. Tentunya banyak banget yang bisa dipelajari disini mulai dari tata cara makan serta tata cara berperilaku. Di penghujung semester inilah lalu bersiap ke tahap magang.

Oiya, ada bedanya lagi dengan S1 Sasing. Kalau pada akhir semester sibuk membuat skripsi, nah kalau Basing akan sibuk membuat Tugas Akhir. Tugas Akhir tersebut berupa laporan magang yang dikerjakan pada semester 6. Lama magang juga berbeda-beda, bergantung oleh kebutuhan perusahaan. Tapi rata-rata magang selama 1 bulan pada liburan akhir semester 5. Magang tersebut adalah praktik dari materi-materi yang telah diberikan selama ini. Akan ada penilai magang dari perusahaan serta dosen pembimbing.Β  Nyeremin? Nggak juga kok. Bakal banyak banget pengalaman yang bakal kita dapet.

Atmosfir di D3 Bahasa Inggris sangat nyaman. Tenang aja guys, dosen Basing asik-asik. Lulusannya juga dari luar negeri. Dosen Basing sama Sasing juga sama. Jadi ilmu dan pengalamannya terjamin luar biasa. Admin prodinya juga baik banget, bener-bener helpful.

Terus lulusan D3 Bahasa Inggris kerja dimana?? Eits, karena D3, bukan berarti susah untuk mendapatkan pekerjaan. Lulusannya sudah tersebar luas. Ada yang di airport, jadi translator, kerja di international trading, jadi karyawan di perusahaan asing bahkan menjadi entrepreneur. Semua aman dan terjamin asal mau bekerja cerdas.

Bahasa Inggris punya Himpunan Mahasiswa yang kece abis. Namanya HMPSD Bahasa Inggris, jangan lupa follow IG nya @hmpsbasingundip. Organisasi tersebut adalah wadah untuk mahasiswa-mahasiswa Basing dalam menyampaikan inspirasi, aspirasi, bergerak dan berkerja sama untuk melatih soft skill. Yup, dari sekian hal akademik yang penting, berorganisasi juga sangat diperlukan. Organisasi kampus yang aku ikuti adalah BEM Fakultas, UKM Kronik Filmedia, dan organisasi tingkat kota. Capek? Nggak, seru yang ada. Pokoknya harus coba! Selain itu juga akan ada banyak sekali lomba yang tentunya harus dicicipi. Bakal nambah banyak banget pengalaman dan teman.

Jadi, kamu suka Bahasa Inggris? Mau coba hal baru selain teori? Mau langsung kerja? D3 Bahasa Inggris tentunya sangat menjamin pada zaman now. Selain bahasa Inggris merupakan bahasa Internasional, skill yang didapatkan saat di bangku kuliah juga sangat berguna di dunia kerja. Gengsi masalah gelar A.Md? Banyak kok lulusan D3 Basing yang sukses di luar sana. Sekarang giliranmu. Oiya dan satu lagi, saat kuliah nanti, ikutlah organisasi yang sesuai dengan minat bakat kita. Selain ijazah dan rentetan IP yang berbilang sekian, organisasi melatih untuk banyak hal sehingga tidak akan canggung di dunia kerja dan bermasyarakat. Last but not least, follow your passion for your future.

See you Millenials! Ku tunggu di D3 Bahasa Inggris yang #ruarrbiasa ini! More info bisa DM ke IG @evhodarmaone.


Bio Penulis:

Afifah Andan Darmawan, biasa dipanggil Evho. Saat ini sedang menikmati masa kuliah semester 5 nya di Undip jurusan D3 Bahasa Inggris. Sembari kuliah, hobinya membaca dan mengikuti beberapa kegiatan kampus. Sedang menjabat sebagai Kepala Divisi Apresiasi di UKM Kronik Filmedia, anggota HMPSD Bahasa Inggris, dan anggota Perhumas Semarang. Sekaligus nyambi ng-olshop di @beyzavetta_id.

Twitter: @evhodarmaone

IG: @Evhodarmaone

Facebook: www.facebook.com/evhodarmaone

Kode Konten: X277

 

12 thoughts on “Bahasa Inggris Undip (Evho)”

  1. Kak aku mau tanya, kalo lulusan SMA IPA bisa masuk ke jurusan D3 Bahasa Inggris atau engga? Makasih sebelumnya πŸ™‚

  2. kak mau nanya, kalo mau ambil D3 basing apa hrus bener” bisa ngmong inggris? soalnya aku hanya bermodalkan vocab yg sgt sedikit.

    1. bisa dek. kalo km ngrasa itu passionmu, ntr sambil belajar juga berkembang πŸ™‚

  3. kalo mau masuk d3 basing harus bisa bahasa inggris dari awal? soalnya aku lemah di grammar dan vocab:(

    1. halo dek, nggak harus kok. hanya saja akan lebih mudah kalau ada bekal.
      tai jangan khawatir, nanti akan ada makul grammar, dari grammar 1.
      kalau masalah vocab, sambil jalan nanti bisa nambah kok.
      semisal kamu doyan dengerin lagu, baca, nonton film, nah dari situ misal enasaran bisa banget sambil buka kamus. jatuhnya bakal gamang buat diinget.
      bisa dimulai dari sekarang πŸ˜‰

    1. Halo Zevanya, iya dek. tesnya pakai soshum. Kalau kamu masih ada jurusan IPA yg mau diambil, contohnya Teknik, nanti tesnya pakai campuran. IPA+IPS. cuma kalau mau bahasa inggris aja, bs lsg ambil soshum. wah semangat ya!

  4. kan sekolah ku smk kak tapi pariwisata apakah bisa masuk D3 bahasa inggris tapi jurusan nya culinary dept masih bisa nggak kak makasih

Ayo komen disini untuk bertanya ke penulis ! Kami akan kirim balasan melalui email

Your email address will not be published. Required fields are marked *