Psikologi UGM (Akhmad)

Halo intipers, salam bahagia!

Nama saya Akhmad Kurniawan. Kalau di kampus, saya biasa dipanggil Akhmad. Tapi, kalau di rumah saya biasanya dipanggil Wawan. Boleh dipanggil siapa aja deh, Kur juga boleh (wkwk). Oke, saya merupakan mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada 2013. Sekarang saya sedang menjadi sesepuh (baca: mahasiswa semester akhir) di fakultas saya (hehe).

Mmm… Bicara tentang Psikologi, apa sih yang pertama terpikirkan di benak masing-masing manusia? Sejak saya semester satu sampai hari ini, orang-orang pasti langsung tercengang ketika saya mengatakan bahwa saya adalah mahasiswa Psikologi. Beberapa di antara mereka ada yang hanya terpikir tentang Rumah Sakit Jiwa. Ada yang dengan bersemangat mengatakan, “Wah, saya mau konsultasi anak saya yang nakal dong!”. Yang lain lagi mengatakan, “Kamu pasti bisa baca pikiran saya ya?” Mungkin mereka mengira bahwa Fakultas Psikologi mencetak lulusan-lulusan dukun bersertifikat sarjana (wkwk).

Psikologi merupakan sebuah ilmu yang mempelajari individu dari pikiran, perilaku, dan otak manusia. Kalau bahasa kerennya, Psychology is the science of mind, behavior, and brain. Jadi, Psikologi bukan ilmu yang bisa menerka atau menebak kepribadian manusia, ya! Hal ini yang membuat Psikologi menjadi ilmu saintifik yang sangat dibutuhkan umat manusia di seluruh penjuru dunia dan semesta (wkwk). Selagi masih ada manusia, mereka akan membutuhkan ilmu Psikologi.

Lulusan Psikologi juga belum tentu bekerja di Rumah Sakit Jiwa. Mereka bisa bekerja di perusahaan, rumah sakit, Puskesmas, biro konsultasi psikologi, lembaga pendidikan, lembaga militer, hingga kehakiman. Tapi, lulusan Fakultas Psikologi di Indonesia harus menempuh program Magister Profesi Psikologi agar mereka bisa menjadi psikolog. Lalu, Sarjana Psikologi kerja jadi apa dong? Yap, mereka memiliki peluang pekerjaan yang luas untuk mengembangkan kualitas sumber daya manusia di perusahaan atau lembaga lainnya. Santai, kamu bisa menentukan pilihanmu sendiri buat kerja di mana.

FYI, Universitas Gadjah Mada membedakan program S-2 di Fakultas Psikologi menjadi dua, yaitu Program Magister Psikologi dan Program Magister Profesi Psikologi. Bedanya apa? Program Magister Psikologi mendidik ilmuwan-ilmuwan Psikologi yang tidak hanya berasal dari S-1 Psikologi. Tapi, setelah lulus, mereka tidak menjadi psikolog tapi menjadi ilmuwan psikologi. Mereka bisa menjadi dosen, pendidik, atau bekerja di instansi lainnya. Program Magister Profesi Psikologi mendidik profesi-profesi psikolog yang memiliki latar belakang program S-1 Psikologi. Nah, kalau kamu mau jadi Psikolog, kamu harus mengambil S-1 Psikologi lalu lanjut ke S-2 Magister Profesi Psikologi, ya.

The 7th International AAICP Conference di Universitas Padjadjaran Bandung

Sebelum melangkah lebih jauh, apa aja sih yang dipelajari saat kuliah S-1? Kamu bakal belajar banyak hal, mulai dari matakuliah-matakuliah berciri khas Psikologi Umum dan Eksperimen, Psikologi Klinis, Psikologi Industri dan Organisasi, Psikologi Pendidikan, Psikologi Perkembangan, hingga matakuliah pilihan seperti Psikologi Forensik, Psikologi Ekonomi, Psikologi Emosi, Psikologi Internet, Psikologi Lansia, Stimulasi Perkembangan Anak, dan banyak lagi. Tapi, sebagai transisi antara dunia SMA dan dunia kuliah, kurikulum bagi mahasiswa baru telah disesuaikan dengan adanya matakuliah-matakuliah dasar seperti Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Filsafat, dan Psikologi Dasar. Barulah mulai semester dua, kamu akan belajar Psikologi secara lebih mendalam.

follow_intipjurusan_COMPRES

Terus, matakuliahnya lebih banyak hitungan atau hapalan? Yap, Psikologi menerapkan kedua hal itu. Kita harus pandai menghapal tetapi harus bisa menghitung juga. Lho kok gitu? Iya, banyak matakuliah yang mengharuskan kita untuk menghapal seperti, Psikologi Dasar, Kesehatan dan Gangguan Mental, dan Teori-Teori Kepribadian. Tidak sedikit pula matakuliah yang mengharuskan kita untuk menghitung seperti, Teori dan Aplikasi Pengukuran Psikologi, Statistika, dan Metodologi Penelitian Kuantitatif. Berarti masuk rumpun IPA atau IPS ya? Nah, untuk beberapa universitas seperti Unpad dan UNS, Psikologi dimasukkan ke dalam rumpun IPA. Sementara itu, UGM, UI, dan beberapa universitas lainnya memasukkan Psikologi ke dalam rumpun IPS. Tapi, mahasiswa berlatar belakang IPA dan IPS di tempat kuliah saya memiliki perbandingan yang sama meskipun UGM memasukkan Fakultas Psikologi ke dalam rumpun IPS.

Peer Counseling Mahasiswa Baru Fakultas Psikologi UGM oleh dosen dan mahasiswa

Enak ga sih kuliah di Psikologi? Saya sendiri merasa sangat bahagia (haha). Selain kuliah di kelas, kamu akan diberikan praktikum mulai semester tiga. Nah, praktikum ini yang akan membuat kamu jadi mahasiswa seutuhnya (wkwk). Kamu diwajibkan membuat laporan praktikum yang tebalnya sampai ratusan halaman. Praktikum yang diujikan akan mempraktikkan proses wawancara, observasi, administrasi alat tes, skoring, pembuatan skala Psikologi, dan praktik lainnya. Selain itu, kamu juga bakal jalan-jalan ke Puskesmas, RSJ, TK, SD, atau tempat wisata buat kuliah lapangan dan mengerjakan tugas dari dosen. Nah ini yang paling nyenengin. Kamu bakal belajar langsung untuk menerapkan ilmu psikologi di lapangan. Kuliah lapangan yang menurut saya paling berkesan adalah kunjungan kuliah Gangguan Mental ke Rumah Sakit Jiwa Provinsi DIY. Di sana, mahasiswa diminta untuk mewawancarai pasien gangguan jiwa yang mengidap Skizofrenia dengan disupervisi oleh dosen dan mahasiswa Magister Profesi Psikologi. Pokoknya seru, deh!

Ohya, Psikologi juga punya banyak matakuliah yang bikin baper. Nah, salah satu matakuliah yang sangat bermanfaat bagi masa depanmu yang hanya bisa diambil di Psikologi adalah Psikologi Psikologi Perkawinan dan Keluarga. Selain membuat kamu jadi lebih berilmu, matakuliah ini juga mempersiapkan masa depan perkawinanmu (haha). Siap-siap aja ya, hati-hati nanti baper. Kalau ada yang mau nanya2 tentang jurusan psikologi bisa banget nih, langsung komen aja yaa dibawah ! 🙂

Jangan lupa bahagia, bahagiakanlah hidupmu!

Akhmad Kurniawan

Penulis merupakan alumni Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada. Kegiatan yang digemari adalah menulis, menggambar, berenang, dan lari pagi. Penulis aktif sebagai asisten konselor di Unit Konsultasi Psikologi Universitas Gadjah Mada.

Kode Konten : X114

55 thoughts on “Psikologi UGM (Akhmad)”

    1. Tantangan terberatnya kita harus belajar untuk berempati pada orang lain. Berusaha untuk mendengar dan memahami perasaan orang lain. Kalau yang lain-lain ya seperti mahasiswa pada umumnya: tantangan organisasi, IPK, dan lulus cepat 😃

    1. Di UGM, Psikologi dari tahun ke tahun berada di peminat terbanyak kedua atau ketiga untuk jurusan IPS, Dek.

    1. Mmm gak ada yang sulit kok, kalau belajar wkwk. Beneran, semua yg dipelajari di Psikologi berguna di dunia kerja. Sudah kubuktikan kok dalam menjalani dunia kerja 😀

  1. Ada syarat-syarat nilai mata pelajaran yg harus tinggi gak kak kalo masuk psikologi? Misalnya sosiologi atau lainnya ..

    1. Gak juga kok, di UGM malah banyak banget yang anak IPA. Mulai beberapa tahun terakhir Psikologi UGM juga dimasukkan ke jurusan IPA & IPS di SNMPTN, SBMPTN, dan UM UGM…

    1. Iya Dek… Tapi kalau menurutku lebih baik S-1 Psikologi, karena banyak ilmu yang bermanfaat untuk diri sendiri dan lingkungan 😀

  2. Kak saya sekolah dari smk jurusan perkantoran yg ilmunya sosial tapi bimbang masuk psikologi universitas di Bandung kan jurusannya IPA, apakah bisa ?

    1. Kalau saya kerja sebagai Human Resources Officer di anak perusahaan Kompas Gramedia Dek… Ada banyak banget peluang kerja setelah lulus dari Psikologi…

  3. mas, saya mau tanya seputar psikologi. Saya sekarang kelas 11, saya memang tertarik sama Dunia Psikologi sejak awal masuk SMA. Btw, saya memilih jurusan IPS, karena sejak awal masuk SMA pengen gampang nerusin ke jurusan Psikologi nek enggak Fisipol. Nah, passing grade untuk bisa masuk Fakultas Psikologi harus berapa nilainya nek misale melalui UTUL, SBMPTN, atau Ujian Mandiri(UMNPTN) mas???

    1. Sebenernya ga ada passing grade… Karena nanti yang masuk adalah mereka yang nilainya tertinggi sesuai pemeringkatan dari universitas…

  4. Mas Menurut Mas Jika Saya Anak SMK dengan latar belakang TKJ trs ingin masuk psikologi gimana? kemungkinan saya nyesuain diri nya kecil/gede?
    Trs Semisal Saya Sbmptn berarti ngambil nya soshum kalo UGM? dan kalo bisa pingin tau donk tentang UGM psikologi ?

  5. Mau banyak nanya ni….
    Katanya ratarata anak psikologi lulusnya lama bener ga ya:’)
    Terus tips2 kalau mau masuk fakultas psikologi apa aja ni😂 bagi bagi kak hehe

    1. Gak juga kok, saya lulus 3 tahun 9 bulan dan banyak temen saya yang lulusnya 3,5 tahun ;D Tipsnya belajar yaa Dek… In sya Allah bisa 🙂

    1. Kalau lulusan S-1 kaya saya paling banyak jadi HR Dek… Coba cek aja di jobstreet dll, buanyak banget peluang kerja Psikologi… Saya sendiri juga sekarang jadi HR Dek. Semangat yak!

  6. KAK Saya mau tanyaaa… Buat masuk ke fakultas ugm tes nya apaa.. Terus jalur prestasinya ada gak??? Susah gak kak masuknya.. Ada perbedaan peluang gak antara lulusan ipa dan ips

    1. Gak ada perbedaan peluang kok… Masuknya bisa lewat SNMPTN, SBMPTN, atau UM UGM… Kalau jalur prestasi coba search di um.ugm.ac.id yaa Dek… Semangaaat

  7. Siang kak, mau tanya nih kak.
    Biasanya kan di tiap2 jurusan psikologi itu ada keunggulannya. Misal, di UNPAD unggul di bidang psi klinis, di Univ. Ciputra unggul di bidang psychoprenenur, di UNESA unggul di bidang psi pendidikan, dll.
    Nah kalau di UGM sendiri itu paling unggul dalam bidang apa ya kak ?? Terimakasih

    1. Psikologi UGM itu peringkat 1 berdasarkan akreditasi nasional Dek… Jadi hampir semua bidangnya emang bagus… Selain itu, Psikologi UGM juga udah terakreditasi AUN (lembaga akreditasi se-Asia Tenggara). Jadi, selain terakreditasi A juga udah terakreditasi internasional… Kalau yg paling bagus, saya juga kurang tahu Dek hehe. Semangat belajar yaaa 🙂

  8. Kak, kira2 kalau mau pilih jurusan psikologi sebagai urutan di SBMPTN, ptn yang aku pilih duluan UGM, UNPAD, lalu Unair. Tepat gak kak?

    1. Kalau urutan, tergantung minat studinya aja Dek 🙂 Soalnya sudah pasti kalau nilainya tinggi bakal keterima di urutan pilihan yang pertama. Kalau denger-denger kata orang sih, universitas ga mau nerima calon mahasiswa yang dianya sendiri menempatkan universitas itu di pilihan 2 atau 3. Tapi gatau itu bener atau ngga. Yang penting semangat belajar dan gapai impianmu yaa…

    1. Kalau syaratnya ya sesuai syarat SNMPTN, SBMPTN, atau Ujian Masuk, kok Dek… Tipsnya jangan kendor belajarnya yaa… Saingan masuk PTN itu seluruh Indonesia yang lulus tahun ini, tahun lalu, dan 2 tahun yang lalu. Semangat Dek, semoga dimudahkan menggapai impian yaa 🙂

  9. Hallo, Kak Akhmad! Terima kasih banyak atas review-nya. Membuat saya semakin termotivasi untuk mendapatkan UGM terutama Jurusan Psikologinya. Semoga tahun depan saya diterima di Psikologi UGM, di tahun kedua saya mengikuti SBMPTN dan UTUL. Sekali lagi terima kasih dan sukses selalu, Kak! 🙂

  10. Kaa mau tanya dong.Syarat masuk fakultas psikolog itu harus selalu yang pinter pinter kaya masuk fakultas kedoktern ga sih yang masuknya aja harus dimihat nilai sama uang ?hhe jawab ya

    1. Di FK UGM dan FK-FK PTN lain seluruh Indonesia gak pake gede-gedean duit kok Dek… Kan sekarang pakainya Uang Kuliah Tunggal, jadi paling mahal masuk FK sekitar 10-15 juta, gak ratusan juta. Kecuali kalau di PTS saya kurang tahu ya Dek… Kalau masuknya, kamu akan bersaing dengan semua lulusan SMA SMK tahun ini, tahun lalu, dan 2 tahun yang lalu. Jadi jangan kendor belajarnya yaa! Harus semangat dan tetapkan target. Psikologi UGM itu peringkat 3 se-jurusan IPS di UGM jadi saingannya banyak banget. Semangat belajar yaaa 🙂

  11. Ka. Aku kulian di UIN jurusan bimbingan konseling islam. Nah, aku tuh ga lulus sbm sm utul (curhat wkwk) teruuss akhirnya nyangkut di UIN jurusan BKI (alhmdulillah juga) nah kan aku sempet stress ga masuk ugm, papah saya bilang nanti s2 nya psikologi ugm aja katanya. Tp setelah baca yg kaka kan kalo magister profesi psikologi hrus s1nya psikologi juga. Nah kalo magister psikologi bisa ga ka dari bimbingan konseling gitu??

  12. Hallo kak, maaf mengganggu, mau bertanya, saya jurusan IPA, kalo mau masuk psikolog nilai yang harus dinaikkan drpd yang lain apa ya kak? Apakah ada seperti itu? Terimakasih

  13. Kak aku mau nanya, kalo masuk psikologi ugm jalur snmptn bsa ga kalo lintas jalur?soalnya aku dri ipa mau lintas ke ips (psikologi).

  14. Mas Wawan ada tdk ya buku panduan atau contoh2 soal buat modal bisa masuk sbmptn di fakultas psi ugm, soalnya anak saya dari ipa. Klo ada mohon bantuan infonya..tks

  15. halo ka, aku mahasiswa salah jurusan nih😂 dari farmasi mau pindah ke psikologi, kasih cara belajar kaka gimana sih bisa keterima psikologi ugm, soalnya selama ini belajar ipa, takut ngga kekejar ips… doain aku ya ka. kka jg smg slalu sukses😊

Ayo komen disini untuk bertanya ke penulis ! Kami akan kirim balasan melalui email

Your email address will not be published. Required fields are marked *